Whitechapel, Prosesor Custom untuk Google Pixel Baru
Google disebut bakal merilis HP Pixel baru -- kemungkinan bernama Pixel 6 -- dengan system on a chip (SoC) custom bernama Whitechapel.
Whitechapel, yang punya kode GS101, adalah SoC pertama Google untuk ponsel. Google pun disebut bakal merilis dua ponsel Pixel yang menggunakan SoC ini, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Sabtu (3/4/2021).
Kedua ponsel tersebut kemungkinan adalah penerus Pixel 5 dan Pixel 4A 5G seperti keluaran 2020 lalu. Dalam laporan XDA Developers disebutkan kalau GS101 akan memakai komposisi tiga cluster, ditambah tensor processing unit (TPU) untuk keperluan machine learning.
Sebagai informasi, Snapdragon 888 pun menggunakan komposisi tiga cluster, yang terbagi satu core Cortex-X1, tiga core Cortex-A78, dan empat core Cortex-A55. GS101 juga bakal mempunyai chip keamanan terintegrasi, mirip dengan Titan M.
Langkah Google ini mirip dengan yang dilakukan Apple untuk iPhone (dan juga iPad, serta kini, Mac). Yaitu mendesain SoC sendiri untuk dipakai di produk-produk buatannya, yang membuat mereka bisa mengoptimalkan sisi hardware dan software dengan lebih baik.
Sementara untuk Android sendiri, kombinasinya kurang lebih seperti ini. SoC dibuat oleh perusahaan seperti Qualcomm dan MediaTek, sistem operasi dibuat oleh Google, dan ponsel yang dibuat oleh pabrikannya sendiri, seperti Samsung, Motorola, Oppo, Huawei, Xiaomi, dll.
Sementara Apple, mereka mendesain SoC, membuat sistem operasi, serta membuat ponselnya sendiri.
Google sendiri sebelumnya sudah pernah mendesain chipnya sendiri, meski bukan SoC. Chip bikinan mereka itu antara lain adalah custom TPU dan chip keamanan Titan M, serta chip Neural Core yang dipakai di Pixel 4. Namun SoC akan lebih kompleks ketimbang chip yang pernah mereka buat.
Whitechapel pun sudah beberapa kali tersebar isunya. Yaitu saat Google disebut mengembangkan chip sendiri untuk Pixel dan Chromebook. Dalam laporan saat itu, Google bakal mengoptimasi chipnya dengan teknologi machine learning.
https://kamumovie28.com/movies/dirty-dancing/
HP Baru dengan Kamera 108 MP Kini Makin Ramah Kantong
HP dengan kamera 108 MP pertama hadir pada 2019, yaitu di Xiaomi CC9, atau lebih dikenal dengan nama Mi Note 10 di Indonesia. HP tersebut tak masuk golongan HP murah, karena harganya saat pertama dirilis adalah Rp 6 jutaan.
Namun kini, pada tahun 2021, HP baru dengan kamera 108 MP bisa dibeli dengan harga tak sampai Rp 4 juta. Yaitu di Redmi Note 10 Pro, yang harga varian termurahnya adalah Rp 3,5 juta.
Xiaomi tak sendirian merilis HP di kelas menengah dengan kamera 108 MP, karena Realme pun dalam waktu dekat akan merilis HP dengan kamera serupa, yaitu Realme 8 Pro, meski harganya belum terungkap saat ini, namun diperkirakan akan berada di kisaran harga yang sama.
Kedua HP ini menggunakan sensor yang sama, yaitu Samsung Isocell HM2, yang punya resolusi 108 MP. Sebenarnya, penggunaan sensor dengan resolusi setinggi ini pun membuat sangsi sejumlah pihak. Apa benar-benar diperlukan resolusi sampai ratusan megapixel?
"Apa sungguh perlu menjepret foto dengan pixel sebesar itu? Bagi kebanyakan orang, tentu tidak. Mereka memotret dan tak pernah melihatnya lagi. Atau jikapun begitu, mereka upload di layanan foto dan tidak terlalu penting memakai banyak-banyak pixel," tulis Chris Burns dari Slash Gear.
Namun, Country Director Xiaomi Indonesia Alvin Tse punya jawabannya. Ia menyadari adanya pihak yang meremehkan penggunaan kamera 108 MP tersebut, namun ia menyebut resolusi setinggi ini punya beberapa keuntungan.
"Dengan resolusi ini, kita bisa memotong foto untuk melihat objek dengan lebih dekat tanpa kehilangan kualitas gambar," pungkas Alvin dalam acara peluncuran Redmi Note 10 series beberapa waktu lalu.
Fitur yang dimaksud Alvin ini adalah zoom digital, yang dilakukan dengan meng-crop foto yang sudah dijepret agar objek yang diinginkan terlihat lebih dekat. Memang, sensor HM2 yang dipakai tersebut bisa melakukan zoom lossless sampai 3x, yang bisa dicapai karena resolusinya yang tinggi.
Komentar
Posting Komentar