Udah Ngebet, Telkomsel Ingin Suntik Rp 4,3 T ke Gojek Lebih Cepat
Telkomsel ingin rencana penambahan investasi US$ 300 juta atau setara Rp 4,37 triliun ke PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) dilakukan lebih cepat.
Direktur Utama Telkomsel, Setyanto Hantoro menjelaskan Telkomsel mempunyai opsi untuk berinvestasi di Gojek sampai dengan US$ 450 Juta dalam waktu 1 tahun sejak investasi yang pertama dilakukan.
"Adapun Investasi pertama dilakukan Telkomsel pada 2020 senilai US$ 150 juta, sedangkan US$ 300 juta berikutnya menjadi opsi bagi Telkomsel untuk mengeksekusinya dalam waktu 1 tahun sejak investasi pertama," terangnya kepada detikcom, Jumat (23/4/2021).
Nah untuk opsi penambahan investasi US$ 300 juta itu, Setyanto mengaku pihaknya ingin lebih cepat terealisasi. Perusahaan melihat dampak positif dari kolaborasi yang sudah berjalan.
"Sekarang kami sedang berupaya mengkaji perihal opsi US$ 300 juta tersebut untuk bisa dilakukan lebih cepat setelah melihat hasil yang positif dari kolaborasi sinergitas yang sudah dijalankan bersama sejak awal tahun 2021," tuturnya.
Setyanto menjelaskan, setelah investasi pertama dilakukan Telkomsel kepada Gojek pada 2020 lalu, integrasi ekosistem telah dilakukan melalui berbagai inisiatif. Di antaranya integrasi layanan customer-centric yang berfokus mendorong penguatan ekosistem digital di sektor UMKM dan bisnis informal.
"Beberapa di antaranya meliputi integrasi Telkomsel MyAds dan DigiPOS! Aja dengan GoBiz, pemberian akses bagi lebih dari 20.000 mitra outlet/reseller Telkomsel di layanan GoShop, serta penyediaan paket data khusus bagi mitra pengemudi Gojek bernama Paket Swadaya yang dapat diakses di aplikasi GoPartner dan MyTelkomsel," tambahnya.
https://movieon28.com/movies/my-annoying-brother/
Atta Halilintar Positif Corona Lagi, Ini Kemungkinan Penyebab Reinfeksi
Youtuber Atta Halilintar mengumumkan dirinya kembali terinfeksi virus Corona COVID-19. Atta diketahui sudah pernah terinfeksi beberapa waktu sebelum menikah dengan Aurel Hermansyah.
"Ya Allah Shock!! Aku positif COVID-19 lagi untuk kedua kalinya... Setelah swab test untuk besok kerja terbang ke Solo...Ternyata hasilnya positif," tulis Atta di halaman Instagram pada Kamis (22/4/2021).
"Untuk teman-teman yang abis ketemu aku sama istri mohon segera swab ya. Maaf ya temen-temen di Solo udah excited banget mau ke sana semoga setelah sembuh tetap bisa ke sana! I'll be back stronger insyaAllah," lanjut Atta dalam keterangan foto yang menunjukkan dirinya sedang terbaring lemas.
Seseorang yang sudah pernah terinfeksi COVID-19 memang bisa mengembangkan imunitas secara alami. Namun, kadang ada saja kasus-kasus penyintas yang kembali terinfeksi atau disebut juga reinfeksi.
Dikutip detikcom dari berbagai sumber, ini berbagai kemungkinan penyebab reinfeksi:
1. Antibodi yang menurun
Saat pertama kali terinfeksi COVID-19, respons sistem imun tiap orang bisa berbeda-beda. Antibodi yang dihasilkan oleh respons awal ini juga kemudian bisa berkurang seiring berjalannya waktu.
"Tingkat imunitas yang rendah setelah infeksi akan sulit untuk disamakan dengan perlindungan pasti dari reinfeksi," tulis peneliti seperti dikutip dari jurnal The Lancet.
2. Varian dan mutan
Beberapa varian virus Corona bisa memiliki mutasi tertentu yang dapat membuat virus dapat menghindari antibodi yang dimiliki oleh sebagian penyintas.
Sebagai contoh varian P1 di Brasil telah dikonfirmasi bisa menyebabkan kasus reinfeksi.
https://movieon28.com/movies/you-belong-to-me-2/
Komentar
Posting Komentar