Studi Temukan Kasus Corona 'Eek' Menginfeksi Orang yang Sudah Divaksin

 Meski resikoya kecil, orang yang sudah divaksinasi masih bisa terinfeksi COVID-19. Peneliti menyebut kejadian ini sebagai "breakthrough infection" dan diamati terjadi pada dua di antara 417 orang di Rockefeller University yang mendapat vaksin Corona Pfizer atau Moderna.

Peneliti menyebut risiko kejadian breakthrough infection sebetulnya minim, hanya sekitar 0,5 persen dari responden. Hanya saja yang menjadi catatan adalah dua kasus infeksi tersebut disebabkan oleh varian.


"Pengamatan ini dilakukan bukan untuk meremehkan upaya vaksinasi yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah Amerika Serikat," tulis peneliti dalam New England Journal of Medicine.


"Pengamatan dilakukan sebagai bentuk dukungan dalam mengembangkan booster vaksin (begitu juga vaksin pan-coronavirus) yang bisa memberikan perlindungan lebih terhadap varian," lanjutnya.


Salah satu varian Corona yang menyebabkan dua kasus breakthrough infection ini adalah B1351 dari Afrika Selatan yang mengandung mutasi E484K atau "Eek". Mutasi Eek jadi perhatian peneliti karena diduga membuat virus menjadi lebih sulit dilawan oleh antibodi yang dihasilkan oleh beberapa vaksin.


Kasus infeksi pertama diketahui terjadi pada wanita berusia 51 tahun setelah 19 hari mendapatkan dosis kedua vaksin Moderna. Kasus infeksi kedua dialami oleh wanita berusia 61 tahun sehat, setelah lebih dari sebulan mendapatkan dosis kedua vaksin Pfizer.

https://cinemamovie28.com/movies/take-down/


Tercekik Sex Toys Buatan Sendiri, Mr P Pria Ini Bengkak hingga 12 Jam


Seorang pria asal Maroko harus menjalani operasi gara-gara sex toys buatannya. Ia membuat alat itu dengan cincin emas berdiameter 4 sentimeter untuk 'memperpanjang' masa ereksinya saat masturbasi.

Naasnya, penis pria berusia 36 tahun itu tidak bisa lepas dari sex toys buatannya. Akibatnya, penisnya membiru dan membengkak 12 jam setelah pertama kali menggunakan alat itu.


Ia pun langsung pergi ke Rumah Sakit Marrakech University dengan kondisi skrotumnya membengkak, membiru, dan dingin saat disentuh. Melihat kondisinya, petugas medis langsung membawanya ke ruang operasi untuk mencoba memotong cincin setebal 1 sentimeter dengan pemotong baut, tapi tak berhasil.


Para ahli bedah harus terus menuangkan air dingin ke penisnya. Itu bertujuan untuk mendinginkan area tersebut dan mencegah panas dari gergaji yang bisa saja membakarnya.


Dikutip dari Daily Mail, pria yang diketahui pecandu narkoba ini harus dirawat di rumah sakit selama 12 jam pasca operasi. Kondisi penisnya pun mulai kembali ke ukuran dan warna yang normal tanpa kerusakan yang berlangsung lama.


Sampai saat ini masih belum jelas penyebab pria itu nekat menggunakan 'sex toys rumahan' buatannya. Bisa jadi karena kecanduan obat yang dikonsumsi atau mabuk.


Kasus tersebut pun dipublikasi dalam Urology Case Reports. Dokter yang mengoperasinya, Dr Abdel Latabi, menyoroti perlunya tindakan cepat untuk mengobati penile strangulation atau penis yang terjepit seperti itu.


"Dekompresi genital harus secepat mungkin untuk mencoba memulihkan organ genital luar," katanya yang dikutip dari Daily Mail, Kamis (22/4/2021).


"Gergaji listrik bisa sangat berguna, terutama untuk perangkat dengan ketebalan besar. Tetapi, sangat penting untuk tetap berhati-hati agar tidak merusak jaringan di bawahnya," lanjutnya.

https://cinemamovie28.com/movies/chasing-2/

Komentar

Postingan Populer