Kemenristek Dilebur Jokowi, Riset Vaksin Merah Putih Dipastikan Tetap Lanjut!
Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) kini resmi turun tangan dalam penggarapan vaksin Merah Putih. Mengingat, vaksin COVID-19 ini adalah kali pertama Indonesia membuat vaksin secara mandiri.
Menristek RI dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro, pengerjaan vaksin Merah Putih ini memang butuh waktu panjang. Pasalnya, ini adalah pertama kali Indonesia membuat vaksin, yang pula diperuntukkan masyarakat dalam jumlah amat banyak.
"Membuat vaksin Merah Putih memang harus diakui, kita belum punya pengalaman. Membuat vaksin dari nol sampai akhirnya dikembangkan dalam manufaktur, sampai siap untuk vaksinasi, kita belum punya pengalaman tersebut," ujarnyadalam konferensi pers, Selasa (13/4/2021).
Namun menurutnya, pengerjaan vaksin ini memerlukan dukungan besar lantaran penemuan inovasi alat kesehatan berperan besar dalam penanganan pandemi COVID-19.
Kapan diproduksi?
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito menyebut, prediksi paling dekat, vaksin Merah Putih garapan Universitas Airlangga (Unair) bisa masuk uji klinik sekaligus diproduksi mulai Oktober atau November 2021
"Yang sudah lebih lanjut, adalah dari Unair dengan platform inactivated virus. Itu sudah memulai uji preklinik pada hewan per tanggal 9 kemarin," ujar Penny saat ditemui di Jakarta, Selasa (13/4/2021).
Lainnya, vaksin Merah Putih garapan Lembaga Biologi Molekuler Eijkman (LBME) berbasis protein rekombinan, kini masih menjelang tahap pre uji klinik pada hewan. Diprediksi, baru akan mulai diproduksi pada Oktober 2022.
"Itu teknologinya bio engineering, jadi lebih baru. Jadi harapannya (produksi pada) kuarter ke-3, sekitar Oktober 2022," pungkas Penny.
Vaksin Merah Putih ini turut digarap oleh Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), dan Institut Teknologi Bandung (ITB).
https://maymovie98.com/movies/frenzy/
Aduh Ngilu! Mr P Pria Ini Tersangkut di Botol Plastik, Ditolong Damkar
Seorang pria di Malaysia harus dilarikan ke rumah sakit dan mendapat pertolongan pemadan kebakaran. Alat kelaminnya terjepit sebuah botol platik dan tak bisa dilepaskan.
Insiden itu terjadi pada Minggu (11/4/2021) di Johor, Malaysia. Mengutip Sinar Harian, Word of Buzz mengabarkan Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Pontian (BBP) menerima laporan pukul 19.18 waktu setempat.
Petugas Damkar Senior II Julia Sani mengatakan, enam anggotanya dikirim ke Rumah Sakit Pontian untuk membantu pria tersebut.
"Saat tiba di rumah sakit, diketahui alat kelamin pria 47 tahun tersebut tersangkut di botol plastik. Petugas pemadam kebakaran memotong botol dengan menggunakan alat pemotong khusus," ujar Julia.
Berdasarkan keterangan di laman Facebook Info Roadblock JPJ/POLIS, tindakan tersebut dilakukan oleh lintah darat.
Kepala BBP Pontian, Asisten Pengawas Azhar Abd Jalil berujar, anggotanya berhasil menyelamatkan penis korban.
"Lelaki itu selamat namun sedikit berdarah," jelasnya. Mereka kemudian bertanya bagaimana botol itu bisa masuk kelaminnya.
Pria yang tak disebutkan identitasnya tersebut mengungkapkan, pelakunya adalah seorang ah long (lintah darat).
Menurut Azhar, korban mengaku dia dianiaya oleh pemberi pinjaman dan tak bisa mengeluarkan botol itu sehingga dirujuk ke rumah sakit.
Komentar
Posting Komentar