Kehabisan Oksigen, Puluhan Pasien COVID-19 di India Meninggal Dunia

  India yang kewalahan menghadapi gelombang kedua COVID-19 saat ini juga mengalami krisis suplai oksigen medis. Dikabarkan setidaknya sudah ada 24 pasien COVID-19 di bagian barat India yang meninggal kareha ventilatornya kehabisan okgisen.

Menteri Kesehatan Negara Bagian Maharashtra, Rajesh Tope, bahwa suplai oksigen sudah habis di rumah sakit. Hal ini menurutnya terjadi karena ada kebocoran tangki.


"Kebocoran terdeteksi pada tangki yang menyuplai oksigen untuk pasien. Suplai yang terganggu bisa dikaitkan dengan kematian pasien di rumah sakit," kata Rajesh seperti dikutip dari Reuters, Kamis (22/4/2021).


Kenyataannya masalah krisis oksigen juga terjadi bahkan di rumah sakit besar di Ibu Kota Delhi dan kota-kota lainnya. Laporan dari media televisi setempat menunjukkan video orang-orang ramai mengantre untuk mengisi tabung oksigen demi keluarga atau kerabat yang sakit.


Kondisi ini dilaporkan begitu parah bahkan sampai memicu penjarahan tangki oksigen. Otoritas terpaksa meningkatkan pengamanan di tempat-tempat pengisian oksigen.


Berbagai ahli meyakini kondisi gelombang kedua Corona yang terjadi di India disebabkan oleh kelengahan terhadap protokol kesehatan dan kemunculan varian

https://cinemamovie28.com/movies/wife-for-rent/


4 Cara Biar Asam Lambung Tak Naik Saat Puasa


Pada bulan Ramadhan ini, umat muslim di dunia sedang melaksanakan ibadah puasa. Ibadah ini memiliki berbagai manfaat bagi umat muslim di seluruh dunia. Selain diketahui memiliki manfaat bagi kesehatan, puasa juga dapat meningkatkan sisi spiritual bagi yang melaksanakannya.

Agar dapat melaksanakan ibadah puasa dengan khusyuk atau sepenuh hati, diperlukan persiapan untuk melaksanakannya, salah satunya berkaitan dengan kondisi tubuh.


Terlebih lagi, saat berpuasa, seseorang tidak makan dan minum lebih dari 12 jam. Bagi seseorang yang memiliki penyakit asam lambung atau Gastroesophageal reflux disease (GERD), berikut ini adalah 4 cara atasi asam lambung agar tidak naik saat puasa, dikutip dari Healthline.


1. Jangan makan berlebihan

Pada penderita asam lambung atau refluks asam, otot sfingter esofagus bagian bawah melemah atau disfungsional. Sehingga isi asam lambung naik ke kerongkongan.


Refluks asam juga dapat terjadi bila ada terlalu banyak tekanan pada otot, menyebabkan asam masuk melalui lubangnya.


Makan berlebih diketahui dapat memperburuk gejala itu. Sehingga, salah satu cara meminimalkan terjadinya kondisi tersebut adalah dengan menghindari makan dengan porsi yang besar baik saat berbuka puasa maupun sahur.


2. Tidur setelah sahur

Untuk menghindari naiknya asam lambung, hindari langsung tidur setelah makan. Umumnya, orang dengan kondisi asam lambung yang sering naik disarankan untuk menghindari makan dalam tiga jam sebelum tidur.


Sehingga, saat setelah melaksanakan sahur, penderita asam lambung harus menghindari untuk tidur agar kondisi asam lambung tidak naik.


3. Jangan minum kopi terlalu banyak

Studi menunjukkan bahwa kopi dapat melemahkan sfingter esofagus bagian bawah dan dapat meningkatkan risiko asam lambung.


Beberapa bukti menunjukkan kafein sebagai kemungkinan penyebabnya. Sehingga, untuk menghindari naiknya asam lambung karena minum kopi, pilihlah kopi tanpa kafein.


4. Ikuti diet rendah karbohidrat

Diet rendah karbohidrat dapat meredakan gejala naiknya asam lambung. Peneliti melihat bahwa karbohidrat yang tidak tercerna dapat menyebabkan pertumbuhan bakteri yang berlebihan dan peningkatan tekanan di dalam perut.


Studi menunjukkan bahwa pertumbuhan bakteri yang berlebihan disebabkan oleh gangguan pencernaan dan penyerapan karbohidrat.


Saat pencernaan memiliki banyak karbohidrat yang sulit dicerna, sistem pencernaan akan mengeluarkan gas dan membuat tubuh menjadi kembung.

https://cinemamovie28.com/movies/the-accountant-3/

Komentar

Postingan Populer