Dampak Makan Berlebihan Saat Sahur
Hayo siapa yang suka makan berlebihan saat sahur? Sebaiknya kurangi deh kebiasaan ini, karena bisa berdampak buruk bagi kesehatan kamu.
Mungkin sebagian orang sengaja untuk menambah porsi makan saat sahur agar lebih bertenaga saat menjalani puasa. Namun, kenyataannya akan ada banyak masalah kesehatan jika kebiasaan ini kamu biarkan.
Memang apa saja sih dampak makan berlebihan saat sahur? Berikut telah dirangkum detikcom.
1. Berat badan naik
Kebiasaan makan berlebihan saat sahur sebaiknya dikurangi deh kalau nggak mau berat badan jadi bertambah. Apalagi kalau terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak saat sahur.
Menurut ahli gizi Mochamad Aldis Rusliadi, terlalu banyak makan lemak saat sahur justru bisa membuat berat badanmu bertambah, bukan meningkatkan energi.
"Lemak nggak bisa disuplai jadi energi. Lama dipecah dan bikin gendut," kata Aldis beberapa waktu lalu.
2. Cepat lapar
Selain berisiko membuat berat badan bertambah, terlalu banyak makan saat sahur juga membuatmu jadi cepat lapar. Hal ini karena ketika kamu makan berlebihan, hormon leptin yang mengatur sinyal lapar dan kenyang di otak bisa menjadi terganggu.
Akibatnya, rasa lapar bisa saja muncul saat isi perut sebenarnya masih penuh.
3. Malah ngantuk
Ketika perut sedang mencerna makanan, sel-sel di pankreas akan memproduksi insulin yang dapat memicu peningkatan hormon melatonin dan serotonin, yang menyebabkan rasa kantuk.
Oleh karena itu, jika terlalu berlebihan saat makan sahur, kamu akan menjadi mengantuk dan bisa mengganggu aktivitasmu.
4. Perut tidak nyaman
Jumlah makanan yang bisa ditampung oleh lambung umumnya berkisar antara 1-1,5 liter makanan. Apabila lambung sudah penuh, butuh waktu sekitar 2 jam untuk mengosongkannya lagi. Selama itu pula perut kamu akan terasa penuh dan menjadi tidak nyaman.
https://movieon28.com/movies/bad-cop/
Dampak Makan Berlebihan Saat Sahur
Mengapa banyak orang yang justru menjadi gemuk saat puasa Ramadhan? Padahal, kita diwajibkan untuk tidak makan dan minum selama 13-14 jam dalam sehari.
Bukannya berat badan menjadi turun, tetapi malah bertambah. Namun, ternyata ada penyebabnya mengapa hal ini bisa terjadi.
Dirangkum detikcom dari berbagai sumber, berikut 4 penyebab seseorang bisa bertambah gemuk saat berpuasa.
1. Kalap saat berbuka puasa
Setelah menahan lapar seharian saat berpuasa, wajar rasanya jika kamu ingin cepat-cepat makan. Namun, kerap kali porsi makanan yang diambil menjadi berlebihan.
Segala macam makanan, dari yang mengandung karbohidrat sampai tinggi kadar gula dan garam, semuanya dimakan secara bersamaan. Hal inilah yang membuat berat badanmu malah menjadi naik dari sebelumnya.
"Sayangnya, banyak pasien muslim pada umumnya, cenderung makan berlebihan saat berbuka puasa, dan biasanya melibatkan makanan berlemak, tinggi kalori, dan juga gula," kata Kepala Emirates Diabetes Society, Dr Al Madani, yang dikutip dari La Times.
2. Aktivitas fisik berkurang
Tak jarang orang mengeluh badannya lemas saat berpuasa, sehingga malas untuk melakukan aktivitas fisik seperti olahraga atau hanya sekedar berjalan-jalan.
Apabila kebiasaan 'memanjakan' diri ini dibiarkan, kalori di dalam tubuh tidak akan terbakar secara maksimal. Akibatnya, kalori berlebih dari makanan yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka puasa akan menumpuk, sehingga menyebabkan berat badan bertambah.
3. Kurang tidur
Sejumlah penelitian menemukan bahwa orang yang kurang tidur cenderung mudah mengalami penambahan berat badan. Mengapa begitu?
Saat kurang tidur, hormon yang mengatur metabolisme dan nafsu makan, yakni leptin, menjadi terganggu. Apabila hormin ini terlalu tinggi, tubuh akan terus-menerus merasa lapar walaupun sudah banyak makan. Akibatnya, berat badanmu jadi bertambah deh.
"Siklus tidur yang terganggu mempengaruhi hormon yang bekerja untuk mengatur metabolisme dan nafsu makan. Tubuh akan merespons dengan makan lebih banyak dari biasanya," jelas Dr Al Madani.
Komentar
Posting Komentar