Corona Menggila! WHO: Kasus Mingguan COVID-19 Dunia Capai Rekor Tertinggi

 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat sebanyak 5,2 juta kasus baru infeksi virus Corona secara global pada pekan kemarin. Disebutkan, ini merupakan penambahan kasus tertinggi selama sepekan semenjak pandemi COVID-19.

Tak hanya itu, jumlah kasus kematian Corona pun meningkat selama lima minggu berturut-turut. Hingga saat ini, sudah lebih dari 3 juta orang di dunia meninggal akibat COVID-19.


"Butuh waktu sembilan bulan untuk mencapai 1 juta kematian, empat bulan mencapai 2 juta, dan tiga bulan mencapai 3 juta kematian," ucap Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, Senin (19/4/2021), dikutip dari CNN.


"Jumlah yang besar bisa membuat kita mati rasa. Tapi, masing-masing dari kematian ini adalah tragedi bagi keluarga, komunitas, dan bangsa," lanjutnya.


Tedros pun mengatakan jumlah pasien Corona berusia 25-59 tahun yang harus dirawat inap mengalami peningkatan. "Meningkat pada tingkat yang mengkhawatirkan," ujarnya.


Ia menduga hal ini terjadi karena telah menyebarnya varian baru Corona di berbagai negara, yang diyakini lebih cepat menular.

Salah satu negara yang paling terdampak dari lonjakan kasus COVID-19 ini adalah India. Negara itu telah melaporkan lebih dari 200.000 kasus secara berturut-turut selama sepekan terakhir.


"Negara ini sekarang sedang menghadapi perjuangan besar melawan COVID-19. Situasinya sempat membaik, tapi gelombang kedua COVID-19 ini datang seperti badai," ucap Perdana Menteri India, Narendra Modi, dikutip dari Reuters.


"Saya mengucapkan belasungkawa pada semua orang yang telah kehilangan orang dicintai karena COVID-19. Sama seperti anggota keluarga Anda, saya bersama Anda dalam menghadapi masa berduka ini. Perjuangan panjang dan sulit, tapi kita harus bersama-sama menghadapinya dengan dedikasi dan keberanian," pungkas Modi.

https://kamumovie28.com/movies/the-thinning-new-world-order/


Bagaimana Kinerja Asuransi Jiwa Selama Pandemi?


 Perusahaan asuransi jiwa selama pandemi masih mencatatkan bisnis yang stabil dan terus membangun posisi finansial untuk menghadapi tantangan ke depan.

PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) mengumumkan total pendapatan premi sebesar Rp 23,7 triliun. Presiden Direktur Prudential Indonesia Jens Reisch mengungkapkan jika total aset perseroan tercatat Rp 76,3 triliun, total aset investasi sebesar Rp 70,2 triliun.


Jens mengungkapkan Prudential mencatat total klaim sebesar Rp 12,8 triliun. Kemudian laba setelah pajak sebesar Rp 4,7 triliun.


Tingkat solvabilitas atau risk based capital (RBC) perusahaan yang kuat yaitu 549%. Dia menyebut RBC ini lebih dari empat kali ketentuan minimal target internal yang ditetapkan oleh regulator.


"Prudential menghadirkan inovasi untuk dukungan kepada masyarakat dalam menghadapi ketidakpastian dalam hidup," kata dia dalam keterangannya, Rabu (21/4/2021).


Prudential berupaya merespon cepat kebutuhan selama pandemi. Misalnya menjadi perusahaan asuransi jiwa pertama di Indonesia yang menyediakan Santunan Tunai Tambahan jika nasabah terdiagnosis positif COVID-19.


Jens menjelaskan untuk Unit Usaha Syariah (UUS) Prudential mencatat kontribusi premi sebesar Rp 3,7 triliun, total aset sebesar Rp 9 triliun. Solvabilitas dari dana Tabarru yang mencapai 1.630% serta solvabilitas dari Dana Perusahaan sebesar 7.975%.


Di 2020, Prudential Indonesia telah meluncurkan 60 produk dan solusi perlindungan, termasuk di antaranya produk baru dan juga peningkatan dari produk sebelumnya, untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang semakin berkembang, mulai dari Asuransi Jiwa Syariah PRUCinta hingga asuransi kesehatan murni PRUSolusi Sehat dan PRUSolusi Sehat Syariah, di mana ketiga produk tersebut menawarkan premi/kontribusi yang terjangkau sehingga dapat diakses oleh lebih banyak masyarakat Indonesia.


Prudential Indonesia juga memperkenalkan manfaat asuransi tambahan (rider) baru, beberapa di antaranya adalah PRUTotal Critical Protection dan PRUTotal Critical Protection Syariah yang memberikan perlindungan tanpa ada batasan jumlah maupun jenis penyakit kritis.


Di tengah berbagai keterbatasan akibat pandemi sekali pun, masyarakat tetap dapat berkonsultasi mengenai kebutuhan mereka dan mengakses seluruh solusi perlindungan dari Prudential Indonesia.

https://kamumovie28.com/movies/taxi-7/

Komentar

Postingan Populer