7 Manfaat Salat Tarawih bagi Kesehatan, Bakar Kalori hingga Kurangi Stres

  Salat Tarawih merupakan salah satu ibadah sunnah yang dilakukan setiap malam setelah salat isya dan dianjurkan untuk dilakukan selama bulan Ramadhan. Rakaat salat Tarawih sendiri bervariasi, mulai dari 8 rakaat hingga 20 rakaat.

Selain bisa mendapatkan pahala dengan menjalankan sunnah Rasulullah SAW, salat Tarawih ternyata juga memiliki manfaat bagi kesehatan, lho.


Biasanya, sebelum berbuka, kadar gula darah dan insulin berada pada tingkat terendahnya. Sementara setelah berbuka puasa, gula darah akan terus meningkat dari makanan yang dicerna oleh tubuh.


Satu jam atau lebih setelah berbuka, gula darah akan mulai meningkat bersamaan dengan plasma dan insulin. Setelah dua jam, gula darah akan berada pada tingkat tertingginya. Di sini lah salat Tarawih memiliki peran.


Mengutip New Straits Times, saat salat gula darah yang bersirkulasi akan dimetabolisme menjadi karbon dioksida dan air. Dengan demikian, salat tarawih dapat membakar ekstra kalori, meningkatkan fleksibilitas dan koordinasi, mengurangi respons otonom stres pada orang sehat, serta mengurangi gangguan kecemasan dan depresi.


Selain itu, gerakan yang dilakukan saat salat tarawih dapat meningkatkan kebugaran fisik, kesejahteraan emosional, dan meningkatkan umur panjang.


Salat Tarawih juga memiliki manfaat yang sama dengan salat wajib yang dilakukan pada 5 waktu setiap harinya, yakni dapat menghasilkan perubahan fisiologis tanpa adanya efek samping yang tidak diinginkan seperti yang dihasilkan pada saat jogging atau berjalan.


Dengan demikian, seseorang yang menjalankan kewajiban salat 5 waktu ditambah dengan salat Tarawih selama bulan Ramadhan dapat merasakan manfaatnya. Tak hanya manfaat spiritual, tetapi juga manfaat kebugaran fisik.

https://cinemamovie28.com/movies/captain-sabertooth-and-the-magical-diamond/


UGM Ungkap Manfaat Virgin Coconut Oil untuk Terapi Adjuvan COVID-19


Para peneliti di berbagai belahan dunia masih terus berupaya menemukan obat virus Corona atau COVID-19. Termasuk di antaranya bahan-bahan alam atau herbal yang bisa digunakan untuk pengobatan Corona, salah satunya virgin coconut oil (VCO).

Pakar Pulmonologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FKKMK UGM) sekaligus Ketua Tim Airbone Disease RSUP Dr Sardjito, dr Ika Trisawati, M.Sc., Sp.PD., KP., FINASIM menyampaikan pilot studi VCO sebagai terapi adjuvan COVID-19 saat ini tengah berlangsung di 4 rumah sakit Yogyakarta yakni RSUP Dr Sardjito, RSA UGM, RSUD Wonosari, dan RSUD Sleman.


Penggunaan VCO dalam terapi COVID-19 ini dilatarbelakangi kandungan di dalamnya yang memiliki aktivitas antivirus yang baik seperti asam laurat (C12) dan monolaurin (ML) beserta derivatnya.


"VCO merupakan medium chain fatty acids (MCA) yang mengandung asam laurat diubah menjadi monogliserida monolaurin mempunyai fek antiviral dengan cara menghancurkan membran lipid virus," ujar Ika dalam keterangan tertulis yang dikirim Humas Universitas Gadjah Mada (UGM) kepada wartawan, Kamis (15/4/2021).


Ika memaparkan seperti pada sabun, VCO bekerja merusak membran sel pada virus. Saat VCO masuk ke dalam tubuh akan diubah menjadi monolaurin yang saat berinteraksi dengan membran sel virus akan merusak lapisan lipid pada sel tersebut. Dengan begitu, membran sel virus menjadi rusak dan tidak berfungsi.


Dalami pilot studi di empat rumah sakit tersebut, Ika mengungkapkan adanya hasil yang signifikan (p<0,05) penggunaan VCO dalam menurunkan TNF α pada kelompok VCO dibandingkan plasebo. Selain itu terdapat penurunan marker inflamasi anatar alain CR, ferritin, dan IL6 meskipun tidak siginifikan secara statistik.


Temuan lain, lanjut Ika, menunjukkan adanya penurunan D Dimer dan ferritin yang signifikan (p<0,05) baik sebelum maupun setelah intervensi pada kelompok VCO. Lalu, terjadi penurunan CRP, IL6 dan procalcitonin, tapi tidak signiffikan.


"VCO dapat menurunkan marker inflamasi pada penderita COVID-19 sehingga diharapkan dapat mencegah perberatan penyakit," terangnya.

https://cinemamovie28.com/movies/accepted/

Komentar

Postingan Populer