Pipa dan Kabel Laut Akan Ditata, Ini Komentar APJII
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan akan mengatur pipa dan kabel bawah laut di Indonesia. Rencana tersebut disambut positif oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII).
"Kalau kita melihatnya sangat setuju dengan Pak Luhut bahwa kita Indonesia bisa menjadi hub di Asia," ujar Ketua Umum APJII Jamalul Izza, Selasa (23/3/2021).
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa pipa dan kabel bawah laut yang ada di wilayah Indonesia harus diatur karena kondisinya dinilai semrawut.
Terkait semrawut yang dimaksud Luhut itu, Jamal mengaku belum mengetahui apa artinya. Namun ia melihat ada poin penting dari rencana kebijakan pemerintah tersebut.
"Ada konteks untuk jadi hub internet, itu poin penting. Kalau semrawut, kabel dirapihin terus dibenerin. Tapi, konteks untuk jadi hub itu yang penting," kata Jamal.
Sebagai informasi, lalu lintas internet internasional, Indonesia masih numpang ke negara tetangga, seperti Singapura. Padahal dari sisi trafik internet dari Indonesia saat ini terbilang besar, sehingga APJII menilai sudah saat hub internet global bisa ada di Indonesia.
"Dulu awal bangun, Singapura punya exchange besar, jadi perlu ke sana dulu. Sekarang trafik dari Indonesia, dari sisi konten dan semuanya besar juga. Secara pangsa pasar, konten luar masuk ke Indonesia, kita lihat OTT luar ke Indonesia, besar. Ini bisa membuat Indonesia jadi salah satu hub internet di dunia," tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, pipa dan kabel bawah laut di Indonesia akan diatur. Hal itu tertuang dalam Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan (Kepmen KP) No. 14 Tahun 2021 tentang Alur Pipa dan/atau Kabel Bawah Laut.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan berharap kebijakan itu membuat Indonesia lebih disiplin dan tertib dari permasalahan tumpang tindih selama ini tentang pipa dan kabel bawah laut.
"Saya berharap ini membuat negeri kita makin disiplin, jadi negeri kita jangan jadi korban dari ketidakdisiplinan kita dan dimanfaatkan oleh banyak pihak. Kita harus makin bangga Indonesia yang tertib, bukan Indonesia yang semrawut," kata Luhut kemarin.
Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan telah disepakati ada 43 alur pipa, 217 alur kabel dan 209 beach main hole yang ditetapkan dalam rangka penataan pipa dan kabel bawah laut di wilayah Batam, Kupang, Manado dan Jayapura. Aturan ini dapat dievaluasi sebanyak satu kali dalam lima tahun jika terjadi perubahan terkait kebijakan nasional yang bersifat strategis, kondisi lingkungan dan bencana.
https://tendabiru21.net/movies/madame-freedom-2/
Realme C21 dan C25 Resmi Dirilis, Ini Harga dan Spesifikasinya
- Realme memilih Indonesia sebagai negara pertama tempat peluncuran Realme C25. Mereka juga mengenalkan Realme C21 yang sebelumnya telah dikenalkan di Malaysia.
Dua ponsel entry level ini digadang sebagai ponsel yang tahan banting dengan sertifikasi TÜV Rheinland. Berikut spesifikasi lengkap dan harga Realme C21 dan C25.
Realme C21 memiliki panel LCD berukuran 6,5 inch dengan resolusi 1.600 x 720 pixel (HD+) dengan rasio 20:9 dan desain notch tetesan air. Notch ini menjadi tempat kamera depan 5 MP.
"Layar ini dapat meningkatkan pengalaman menonton kalian, main game maupun bermain sosial media jadi lebih imersif" kata PR Manager Realme Indonesia Krisva Angnieszca dalam peluncuran Realme C21 dan C25, Selasa (23/3/2021).
Sementara itu di belakang terdapat tiga kamera yang ditemani dengan flash. Kamera belakang ini terdiri dari kamera utama 13 MP, kamera B&W 2 MP dan kamera makro 2 MP.
Realme C21 dan C25Realme C21 Foto: dok. Realme
Realme C21 ditenagai oleh chipset MediaTek Helio G35 dengan pilihan RAM 3GB dan 4GB. Ada dua varian memori internal yang ditawarkan yaitu 32GB dan 64GB, serta slot microSD hingga 256GB.
Ponsel ini dilengkapi baterai besar 5.000 mAh yang bisa bertahan hingga 47 hari dalam kondisi siaga. Baterai besar ini bisa digunakan untuk mengisi daya perangkat lain menggunakan fitur Reverse Charging.
Realme C21 juga sudah dilengkapi dengan sertifikasi TÜV Rheinland High Reliability yang membuat bodinya tahan banting. Realme pun langsung mengujinya dengan menjatuhkan Realme C21 dan melindasnya menggunakan sepatu roda.
Komentar
Posting Komentar