Pendamping Lansia Ingin Vaksin Duluan? Syarat: Bawa 'Downline'
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin akan segera mengeluarkan kebijakan agar pendamping lansia bisa mendapat vaksinasi lebih awal. Salah satu syaratnya adalah harus ada dua orang tua atau lansia yang dibawa saat menerima vaksin Corona.
Racana ini disampaikan juga oleh Juru Bicara Pemerintah dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), dr Reisa Broto Asmoro. Menurut dr Reisa, kelompok usia lebih muda yang menjadi pendamping lansia bakal bisa mendapat vaksinasi lebih dulu.
"Dengan syarat wajib membawa beberapa warga lanjut usia atau lansia untuk ikut divaksin," jelasnya dalam live Sekretariat Presiden, Jumat (26/3/2021).
"Peraturan pendukung akan sedang dirumuskan oleh Menkes dan petunjuk teknisnya akan segera diumumkan," lanjutnya.
dr Reisa juga mengingatkan untuk semua kepala daerah memprioritaskan vaksinasi Corona pada lansia dan mengerahkan semua SDM yang ada.
Jika dilihat dari data saat ini, cakupan vaksinasi lansia masih tertinggal jauh dengan pelayanan publik. Menkes Budi sebelumnya menyebut, sangat menyayangkan banyak lansia yang masih sulit mendaftarkan diri untuk divaksin Corona.
Tak sedikit pula dari mereka yang saat diajak, enggan untuk vaksinasi Corona. Padahal, angka kematian COVID-19 terbanyak dilaporkan dari kalangan lansia sehingga mereka perlu diprioritaskan.
"Saya nanti akan segera keluarkan kebijakan satu orang muda relawan boleh disuntik asal bawa dua orang tua. Karena orang tua juga susah diajaknya, itu pesannya," jelas Budi, dikutip dari unggahan video Instagram Rumah Sakit Universitas Indonesia (RS UI).
https://tendabiru21.net/movies/hansel-and-gretel/
Update Corona 26 Maret: Tambah 4.982 Kasus Baru, Total Kasus Aktif 124.497
Jumlah kasus COVID-19 di Indonesia bertambah 4.982 kasus pada Jumat (26/3/2021). Total kasus positif menjadi 1.487.541, sembuh 1.322.878, dan meninggal 40.166.
Spesimen yang diperiksa mencapai 71.559 dan ada 52.528 suspek. Total kasus aktif hari ini 124.497, berkurang 782 dibandingkan kemarin.
Detail penambahan kasus Corona di Indonesia adalah sebagai berikut.
Kasus positif bertambah 4.982 menjadi 1.487.541
Pasien sembuh bertambah 5.679 menjadi 1.322.878
Pasien meninggal bertambah 85 menjadi 40.166
Sebelumnya, pada Kamis (25/3/2021), tercatat total sebanyak 1.482.559 kasus positif virus Corona COVID-19, 1.317.199 pasien sembuh, dan 40.081 kasus meninggal dunia.
DKI Catat 1.381 Kasus, Ini Sebaran 4.982 Kasus Baru COVID-19 RI 26 Maret
Indonesia melaporkan penambahan 4.982 kasus baru COVID-19 yang terkonfirmasi pada hari Jumat (26/3/2021). Total pasien terkonfirmasi saat ini 1.487.541 kasus COVID-19.
DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penambahan kasus COVID-19 tertinggi yakni 1.381, disusul dengan Jawa Barat dengan 855 kasus, dan Jawa Timur sebanyak 340 kasus.
Detail perkembangan virus Corona Jumat (26/3/2021), adalah sebagai berikut:
Kasus positif bertambah 4.982 menjadi 1.487.541
Pasien sembuh bertambah 5.679 menjadi 1.322.878
Pasien meninggal bertambah 85 menjadi 40.166.
Tercatat sebanyak 71.559 spesimen diperiksa hari ini di seluruh Indonesia, sedangkan jumlah suspek sebanyak 52.528.
Sebaran 6.107 kasus baru Corona di Indonesia pada Jumat (26/3/2021), sebagai berikut:
DKI Jakarta: 1.381 kasus
Jawa Barat: 855 kasus
Jawa Timur: 340 kasus
Jawa Tengah: 262 kasus
Kalimantan Timur: 252 kasus
DI Yogyakarta: 232 kasus
Kalimantan Selatan: 215 kasus
Bali: 178 kasus
Banten: 176 kasus
Riau: 169 kasus
Sumatera Barat: 115 kasus
Kalimantan Tengah: 95 kasus
Sumatera Selatan: 89 kasus
Papua: 89 kasus
Sumatera Utara: 79 kasus
Kalimantan Barat: 54 kasus
Bangka Belitung: 52 kasus
Kalimantan Utara: 48 kasus
Lampung: 43 kasus
Nusa Tenggara Timur: 43 kasus
Sulawesi Tengah: 34 kasus
Sulawesi Selatan: 32 kasus
Gorontalo: 21 kasus
Papua Barat: 18 kasus
Kepulauan Riau: 17 kasus
Nusa Tenggara Barat: 17 kasus
Sulawesi Utara: 17 kasus
Aceh: 15 kasus
Jambi: 15 kasus
Maluku Utara: 9 kasus
Bengkulu: 8 kasus
Sulawesi Tenggara: 6 kasus
Maluku: 6 kasus
Komentar
Posting Komentar