Mengenal TeamViewer, Sponsor Baru Manchester United
Manchester United ganti sponsor dari Chevrolet menjadi TeamViewer, sebuah perusahaan teknologi yang berbasis di Jerman dan berbisnis software, khususnya untuk segmen enterprise. Kesepakatan ini bertujuan untuk meningkatkan profil global TeamViewer.
Mereka tidak mengungkapkan rincian kesepakatan, namun dua sumber mengatakan kepada Reuters bahwa nilai tahunan dari kontrak lima tahun ini sekitar 55 juta euro (USD 65 juta, sekitar 934 miliar rupiah) atau kurang dari 40 juta pound (USD 55 juta sekitar 790 miliar rupiah) setahun.
"Team Viewer akan memungkinkan Manchester United untuk membawa penggemar lebih dekat ke tim yang merek cintai melalui solusi AR yang inovatif dan akses jarak jauh ke Theatre of Dreams," kata Manchester United dilansir detikINET dari Reuters, Sabtu (20/3/2021).
TeamViewer mengatakan bahwa, karena peningkatan pengeluaran pemasaran dari kesepakatan dengan Manchester United ini dan inisiatif global lainnya, margin keuntungan akan menyempit. Persentasenya menjadi 49% - 51% dari sebelumnya 55% - 57%. Pengeluaran pemasaran tambahan yang dilakukan TeamViewer juga melonjak.
Namun demikian, diyakini ketenaran global MU akan bermanfaat membuat TeamViewer makin dikenal dan berdampak positif dalam jangka panjang. "Kami yakin eksposur pemasaran yang akan dikumpulkan TeamVIewer dari kesepakatan tersebut dapat secara signifikan membantu daya tarik perusahaan," tulis analis Morgan Stanley.
TeamViewer merupakan perusahaan perangkat lunak dengan sistem konektivitas jarak jauh yang berkantor pusat di Goppingen dan sejak itu telah berkembang secara internasional. Mereka didirikan pada tahun 2005 dan saat ini memiliki lebih dari 800 karyawan.
Produknya seperti platform dengan nama yang sama, TeamViewer, memungkinkan koneksi perangkat berbagai jenis di perusahaan. TeamViewer juga menawarkan aplikasi augmented reality untuk membantu pekerja.
Perusahaan ini menjadi sponsor di kostum Manchester United selama lima tahun, dan menjadi kesepakatan kaos Liga Inggris terbesar selama pandemi virus Corona. Namun tetap bernilai rendah bagi Setan Merah daripada kesepakatan terakhir dengan Chevy yang lebih luas, karena termasuk menyediakan mobil untuk para pemain.
https://tendabiru21.net/movies/chloe-and-theo/
Jalan-jalan ke Mars Pakai Google Maps, Bisa!
Belum pernah ada manusia menyambangi Planet Mars, baru sebatas rencana yang entah kapan jadi nyata. Akan tetapi bagi yang ingin merasakan sensasi ke sana, bisa mencoba layanan peta milik Google.
Pertama adalah Google Maps, lebih spesifik lagi kunjungi atau cari di Google dengan nama Google Mars di link ini. Melalui websitenya yang bisa diakses secara mobile maupun di komputer, kita bisa menjelajah seperti apa permukaan Planet Mars.
Seperti dicoba detikINET, Sabtu (20//3/2021) asyik juga jalan-jalan virtual ke Planet Mars. Pengakses bisa memilih tampilan permukaan Mars berdasarkan ketinggian, kondisi sebenarnya ataupun dengan tayangan infrared. Menu eksplorasi pun cukup banyak.
Pada bagian kiri atas, bisa dijelajahi bagian-bagian permukaan Mars secara spesifik. Dari rover yang pernah mendarat di sana, pegunungan, lembah, perbukitan, kawah sampai dataran. Tentunya semua citra gambar diperoleh dari lembaga antariksa, terutama NASA.
Jika belum puas di Google Maps, maka bisa pula berpindah ke Google Earth di link ini. Memang bukan Mars yang sebenarnya, tapi disebut sebagai Mars On Earth, yaitu Pulau Devon yang terpencil, di mana kondisinya mirip dengan Planet Mars.
Komentar
Posting Komentar