Kalahkan Psy, Rose BlackPink Ukir Rekor YouTube
Rose, salah satu anggota girlgroup tenar BlackPink asal Korea Selatan, telah debut dengan single pertamanya berjudul On The Ground. Debut itu sukses mencatat rekor baru di YouTube, mengalahkan Psy.
Dilansir detikINET dari NME, berdasarkan laporan dari Korea JoongAng Daily, lagu baru Rose ini dalam waktu 24 jam berhasil mencacat rekor sebagai video musisi solo K-Pop paling banyak ditonton sebanyak 41,6 juta kali tayang.
Angka tersebut bahkan berhasil mengalahkan rekor yang dibuat Psy pada tahun 2012 pada video klip Gangnam Style yang mencapai 36 juta views untuk 24 jam pertama. Hingga saat ini, jumlah views video klip pada lagu Rose yang dirilis pada Jumat 12 Maret 2021 masih terus bertambah.
Dipantau detiKINET, video tersebut sudah mendapatkan angka 98 juta views dan masuk dalam trending YouTube.
Diketahui juga, lagu baru Rose mencetak pula rekor lewat penjualan di minggu pertama untuk album bertajuk R. Album single solo pertama Rose tersebut dinobatkan sebagai rilis dengan penjualan terbanyak di minggu pertama untuk solois perempuan di Korea.
R berhasil mengalahkan rekor yang sebelumnya dicetak album Love Poem milik IU. Album milik Rosé BlackPink ini mencetak angka penjualan 282.674 dalam satu hari sementara album Love Poem IU terjual 147.856 di minggu pertamanya.
Itu baru penjualan di Korea Selatan saja. Album R milik Rose sebelumnya sudah mencatat angka pre-order lebih dari 500 ribu kopi. Angka ini merupakan akumulasi pemesanan dari Korea dan negara-negara lain seperti Amerika Serikat, Jepang, dan Tiongkok.
https://tendabiru21.net/movies/forever-holiday-in-bali/
Mau Ada Instagram Khusus Buat Anak di Bawah 13 Tahun
- Facebook sedang mengembangkan Instagram versi khusus untuk anak-anak di bawah 13 tahun. Hal ini terungkap dari memo di forum internal perusahaan.
BuzzFeed News menemukan memo tersebut di mana Vice President of Product Instagram Vishal Shah mengatakan 'pilar anak muda' saat ini menjadi prioritas bagi perusahaan.
Instagram khusus ini akan dikembangkan oleh tim Community Product Group yang akan fokus pada isu privasi dan keamanan untuk memberikan pengalaman paling aman bagi penggunanya.
Head of Instagram Adam Mosseri mengonfirmasi keberadaan proyek ini. Ia akan mengepalai proyek ini bersama dengan Vice President Facebook Pavni Diwanji.
Mosseri mengatakan saat ini banyak anak-anak yang ingin menggunakan Instagram. Meski belum ada rencana yang lebih rinci, ia menegaskan orang tua akan memegang kontrol terhadap akun Instagram anak.
"Tapi bagian dari solusi adalah menciptakan versi Instagram untuk anak muda atau anak-anak di mana orang tua memiliki transparansi atau kontrol," kata Mosseri kepada BuzzFeed News, seperti dikutip dari The Verge, Sabtu (20/3/2021).
Seperti diketahui, Instagram tidak mengizinkan anak-anak berusia di bawah 13 tahun untuk membuat akun. Tapi hal ini tidak menghentikan anak-anak untuk mendaftar menggunakan tanggal lahir palsu.
Proyek baru Instagram ini terungkap beberapa hari setelah mereka mengumumkan sederet fitur baru untuk melindungi pengguna remaja di platform-nya. Mereka juga mengembangkan teknologi kecerdasan buatan dan machine learning baru untuk mendeteksi usia seseorang saat membuat akun baru.
Komentar
Posting Komentar