Tombol Like Facebook Pages Bakal Dihilangkan
- Facebook Pages (halaman publik) untuk akun publik figur, artis, kreator, dan brand mendapatkan pembaruan fitur dan tampilan. Perubahan yang paling kentara yakni hilangnya tombol Like dan adanya newsfeed untuk pemilik atau pengelola Facebook Pages.
Berdasarkan keterangan resmi Facebook yang diakses detikINET, Jumat (8/1/2020) tombol like dihapus agar popularitas setiap halaman publik dapat diukur dengan presisi. Facebook mendapati jumlah likes kerap menjadi acuan tingkat kepopuleran suatu halaman.
Banyak pengguna Facebook yang memberikan Like pada sebuah halaman, tapi kemudian unfollow agar tidak lagi mendapatkan notifikasi update dari halaman yang disukai tersebut.
Tampilan halaman publik yang baru ini memfokuskan interaksi antara pemilik halaman (para publik figur, artis, dan brand) dengan para pengikutnya (followers). Tata letak halaman publik dibuat lebih sederhana dan intuitif. Navigasi antara profil pribadi dan halaman publik untuk para publik figur dan brand turut dipermudah.
Di tampilan yang baru ini, pemilik Facebook Pages disuguhkan news feed yang berisi aktivitas dari followers dan tren yang sedang naik daun. Dari situ, mereka bisa ikut dalam sebuah percakapan, mengikuti sebuah tren, hingga berinteraksi dengan penggemar. Fitur tersebut membuat para publik figur atau brand bisa menjalin interaksi lebih karib dengan teman maupun penggemar lewat Facebook karena pemilik halaman bisa menanggapi aktivitas dari pengikutnya.
News feed tersebut juga memberikan rekomendasi akun publik figur lain, halaman, grup, hingga konten trending yang dapat diikuti oleh pemilik halaman publik.
Untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi pengguna, pada versi terbaru ini sistem Facebook dapat mendeteksi konten berisi ujaran kebencian, kekerasan, seksual, spam, pencurian data, hingga kemungkinan akun tiruan.
Kami ingin Facebook menjadi tempat yang aman untuk terhubung dengan penggemar, jadi kami telah meningkatkan kemampuan kami untuk mendeteksi aktivitas yang tidak diizinkan di platform kami, termasuk ujaran kebencian, konten kekerasan, seksual atau konten spam, dan peniruan identitas," kata Head of Public Connections and Monetization Facebook Asad Awan.
Pada versi terbaru ini Facebook juga menyediakan fitur Q&A dengan format baru. Konsepnya mirip dengan Q&A di Instagram, yakni pemilik halaman menjawab pertanyaan dari para followers melalui fitur Stories di Facebook. Fitur tersebut diyakini bisa membantu para publik figur dan brand untuk menjalin hubungan yang lebih personal dengan para followers.
Keterangan resmi Facebook menyatakan pembaruan Facebook Pages tersebut rencananya akan mulai diaplikasikan mulai bulan depan.
https://maymovie98.com/movies/friends-young-mom/
Elon Musk, Korban Bully yang Jadi Orang Terkaya Sedunia
Elon Musk telah berstatus orang terkaya dunia versi Bloomberg Billionaires Index, dengan harta diestimasi USD 194 miliar atau Rp 2.722,9 triliun. Pada tahun 2020, kekayaannya memang melesat begitu tinggi terutama berkat performa saham Tesla yang meroket.
Ia merevolusi industri pesawat antariksa melalui perusahaan SpaceX, juga mobil listrik via Tesla. Hyperloop, transportasi kereta masa depan super cepat, juga adalah gagasannya, demikian pula ide menanamkan chip ke otak manusia melalui perusahaan Neuralink. Ia memang berasal dari keluarga berada, tapi masa kecilnya tidak mengenakkan.
Elon yang lahir di Pretoria, Afrika Selatan pada 49 tahun lalu, memang bukan bocah biasa. Ia gila membaca buku, suka hal-hal berbau fiksi ilmiah dan komputer. Senang menyendiri, Elon juga agak canggung bergaul. Maka ia jadi incaran pelaku bully di sekolahnya.
Elon jadi bulan-bulanan di sekolahnya, kadang dihajar sampai pingsan. Terluka karena dijatuhkan dari tangga ke lantai bahkan sampai harus masuk rumah sakit pun pernah dialaminya.
"Mereka memanfaatkan teman baikku untuk membujukku keluar dari persembunyian sehingga bisa menghajarku. Dan itu sakit. Untuk beberapa alasan, mereka mengincarku jadi korban dan mereka melakukannya non stop," katanya yang dikutip detikINET dari Business Insider, Jumat (8/1/2021)
Komentar
Posting Komentar