Ramai Seruan Pencopotan Trump Usai Rusuh Capitol, Ini Kata Biden
Presiden terpilih Amerika Serikat Joe Biden mengindikasikan bahwa dirinya tidak mendukung langkah-langkah untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Biden mengatakan bahwa cara tercepat untuk mengeluarkannya dari jabatan adalah melalui transisi dalam dua minggu.
"Cara tercepat yang akan terjadi adalah kami dilantik pada tanggal 20," kata Biden, yang akan diambil sumpahnya pada 20 Januari mendatang.
"Apa yang sebenarnya terjadi sebelum atau sesudah, itu keputusan yang akan dibuat oleh Kongres. Tapi itulah yang saya nantikan: dia meninggalkan jabatannya," imbuh Biden seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (9/1/2021).
Biden menyampaikan hal itu saat berbicara kepada para wartawan di kampung halamannya di Wilmington, dua hari setelah massa pendukung Trump menyerbu gedung Capitol AS yang merupakan gedung Kongres.
Para pemimpin Demokrat di Kongres mendapatkan momentum untuk mencoba memakzulkan Trump untuk kedua kalinya dalam masa kepresidenannya. Namun, sejauh ini hanya ada sedikit dukungan di antara Partai Republik, meskipun mereka juga dengan keras mengutuk perilaku Trump yang menghasut massa untuk berdemo di gedung Capitol AS.
Ini adalah reaksi pertama Biden terhadap usulan pemakzulan Trump atau upaya untuk membujuk Wakil Presiden Mike Pence menggunakan amandemen ke-25 Konstitusi untuk mencopot Trump dari jabatannya.
Keragu-raguan Biden untuk mendukung partainya terkait pemakzulan Trump mencerminkan fakta bahwa dia menghadapi tugas berat dalam bekerja untuk menyembuhkan perpecahan dalam masyarakat AS usai pilpres November 2020.
"Kami akan melakukan tugas kami dan Kongres dapat memutuskan bagaimana melanjutkannya," ujar Biden.
Sementara itu, peran Trump dalam penghasutan para perusuh di Capitol, Washington DC mulai diusut oleh jaksa-jaksa federal AS. Orang-orang yang terlibat dalam kerusuhan turut diselidiki.
Seperti dilansir CNN, Jumat (8/1/2020), aparat penegak hukum di Washington DC bergerak cepat menjeratkan dakwaan-dakwaan pidana terhadap para perusuh yang menyerbu Gedung Capitol AS pada Rabu (6/1) waktu setempat. Di dalam Gedung Capitol, para perusuh memicu kekacauan dan melakukan aksi perusakan.
Para perusuh itu diketahui ikut berunjuk rasa di luar Gedung Capitol AS bersama ribuan pendukung Trump yang memprotes hasil pilpres. Aksi penyerbuan itu terjadi saat Kongres AS tengah menggelar sidang pengesahan kemenangan Biden, di gedung yang sama.
https://indomovie28.net/movies/happy-end-3/
Ada 17 Ribu Pasien COVID-19 di DKI, Terbanyak dari 25 Kelurahan Ini
Dalam beberapa pekan terakhir, penambahan kasus virus Corona (COVID-19) di DKI Jakarta kian melonjak. Saat ini, total pasien COVID-19 di ibu kota sudah mencapai 17.382 orang.
Berdasarkan data corona.jakarta.go.id pada Jumat (8/1/2021), 17.382 pasien tersebut tersebar di 265 dari 267 kelurahan di ibu kota.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Jakarta, Dwi Oktavia, menyampaikan dari 86 persen ruang isolasi di 101 rumah sakit rujukan COVID-19 di ibu kota sudah terisi dan 78 persen ruang ICU juga sudah terisi.
"Total di 101 rumah sakit rujukan COVID di Jakarta terbaru per hari ini 2 Januari 2021 Ruang Isolasi kapasitas 7356 terisi 6330, sudah terisi 86 persen. Ruang ICU kapasitas 954 terisi 741, sudah terisi 78 persen," kata Dwi saat dihubungi, Sabtu (2/1/2021).
Per 8 Januari 2021, ada 25 kelurahan di DKI Jakarta yang menjadi penyumbang pasien COVID-19 terbanyak di ibu kota. Berikut rinciannya, dikutip dari situs web corona.jakarta.go.id.
Cengkareng Barat (Jakarta Barat): 172 pasien
Lubang Buaya (Jakarta Timur): 169 pasien
Kapuk (Jakarta Barat ): 156 pasien
Pondok Kelapa (Jakarta Timur): 151 pasien
Jagakarsa (Jakarta Selatan): 146 pasien
Penggilingan (Jakarta Timur): 141 pasien
Pulo Gebang (Jakarta Timur): 139 pasien
Sunter Agung (Jakarta Utara): 132 pasien
Halim Perdana Kusumah (Jakarta Timur): 130 pasien
Meruya Selatan (Jakarta Selatan): 129 pasien
Pondok Bambu (Jakarta Timur): 126 pasien
Palmerah (Jakarta Barat): 125 pasien
Duren Sawit (Jakarta Timur): 124 pasien
Pondok Pinang (Jakarta Selatan): 123 pasien
Cipinang Muara (Jakarta Timur): 120 pasien
Cipinang (Jakarta Timur): 119 pasien
Cengkareng Timur (Jakarta Barat): 117 pasien
Duri Kosambi (Jakarta Barat): 113 pasien
Kelapa Gading Barat (Jakarta Utara): 113 pasien
Ciracas (Jakarta Timur): 111 pasien
Joglo (Jakarta Barat): 111 pasien
Kebon Jeruk (Jakarta Barat): 111 pasien
Kelapa Gading Timur (Jakarta Utara): 111 pasien
Jatinegara (Jakarta Timur): 107 pasien
Cibubur (Jakarta Timur): 106 pasien.
Komentar
Posting Komentar