23 Wilayah RI Masuk Zona Risiko Tinggi 3 Minggu Berturut-turut, Ini Daftarnya
Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, melaporkan ada 23 kabupaten dan kota dengan zona risiko tinggi tanpa ada perubahan selama tiga minggu berturut-turut.
"Ada 23 kabupaten-kota dengan zona risiko tinggi tanpa perubahan selama tiga minggu berturut-turut, kami sampaikan ini agar menjadi alarm untuk kita semuanya secara nasional, maupun khususnya 23 kab/kota ini karena jangan sampai berlarut-larut zona risiko tingginya ini karena akan membahayakan untuk keadaan keselamatan dari seluruh masyarakat yang ada di 23 kab/kota ini," jelas Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito dalam konferensi pers di YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (15/9/2020).
Selain itu, Wiku juga menyebut agar 23 kota dan kabupaten ini agar dapat memperbaiki kondisi wilayahnya dengan cara promosi kesehatan yang lebih baik. Agar penularan Corona bisa ditekan agar kondisi risikonya bisa menurun menjadi zona risiko sedang maupun rendah.
Berikut daftar 23 kabupaten dan kota dengan zona risiko tinggi tanpa perubahan selama tiga minggu berturut-turut.
1. Aceh
- Aceh Besar
2. Bali
- Bangli
- Karangasem
3. DKI Jakarta
- Jakarta Barat
- Jakarta Timur
- Jakarta Utara
4. Jawa Barat
- Bekasi
- Kota Depok
5. Jawa Timur
- Banyuwangi
- Kota Malang
- Kota Pasuruan
- Pasuruan
6. Kalimantan Selatan
- Kotabaru
7. Kalimantan Timur
- Kota Balikpapan
- Kota Bontang
- Kota Samarinda
8. Kepulauan Riau
- Kota Batam
9. Riau
- Kota Pekanbaru
10. Sumatera Selatan
- Muara Enim
11. Sumatera Utara
- Deli Serdang
- Kota Medan
- Kota Sibolga
-Mandailing Natal
Kata Ahok Soal Pandemi COVID-19: Jangan Harap Cepat Berlalu, Ini Panjang!
Pandemi virus Corona sampai saat ini masih melanda Indonesia dan pertambahan kasus masih terus terjadi. Dalam hal ini, Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok memberikan pesan dan harapan bagi Indonesia dalam menghadapi pandemi Corona.
Salah satunya, ia mengingatkan agar masyarakat untuk jangan terlalu berharap pandemi akan cepat berlalu.
"Pertama, jangan berharap ini (pandemi) akan cepat berlalu. Ini panjang dan kita harus membiasakan hidup dengan virus ini. Makanya saya katakan setelah normal pun, tetap virusnya akan ada di tengah-tengah kita," jelasnya dalam akun YouTube Panggil Saya BTP, Selasa (15/9/2020).
"Maka dari itu, selain kita menunggu vaksin, vaksin pun kita belum tahu apakah bisa cepat satu-dua tahun ini. Tapi, di antara itu gunakanlah perspektif yang benar yaitu Tuhan. Sebagai orang yang percaya dengan adanya Tuhan, pastilah Dia punya maksud yang baik," imbuhnya.
Selain itu, Ahok juga menegaskan pada masyarakat Indonesia untuk tidak menganggap enteng dan meremehkan pandemi COVID-19 ini. Tetapi, ia juga tidak ingin masyarakat merasa ketakutan bahkan menjadi paranoid yang bisa berdampak pada daya tahan tubuh.
"Jangan jadi paranoid sampai akhirnya daya tahan tubuh turun karena stres. Tetap berolahraga, karena saya kira nggak ada alasan tidak berolahraga,"
Ahok memberikan contoh beberapa olahraga ringan yang bisa dilakukan di tengah pandemi ini, terutama saat work from home (WFH). Beberapa olahraga ringan yang bisa dilakukan adalah jalan kaki hingga jogging ringan.
"Kita harus tetap sehat, ada sukacita dan damai di hati kita. Kita harus optimis, yang penting kita harus tetap sehat," pungkasnya.
https://indomovie28.net/a-good-mother-3/
Komentar
Posting Komentar