Viral Foto Para Menteri Tak Pakai Masker, IDI Ingatkan Peran Public Figure

- Viral foto-foto para menteri Kabinet Indonesia Maju di media sosial berpose tak memakai masker. Jarak mereka pun saling berdekatan.
Foto yang diunggah akun Twitter @septian pada Minggu (23/8/2020) memperlihatkan para menteri dan pejabat eselon I lintas kementerian. Namun, Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita mengklarifikasi foto viral tersebut. Dia mengatakan, mereka tidak menggunakan masker hanya pada saat sesi pemotretan.

"Tidak pakai masker hanya untuk kepentingan berfoto saja. Sebelum dan sesudah berfoto bersama selalu pakai masker. Dalam rapat-rapatnya pun physical distancing selalu terjaga dan selalu dengan masker" kata Agus melalui pesan singkat kepada detikcom, Minggu (23/8/2020).

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mengingatkan pentingnya peran publik figur di masa pandemi Corona. Masyarakat selalu menyoroti apa yang tokoh atau pejabat lakukan.

"Iya jadi makanya gini, kita kan makanya saya sering bilang petugas kesehatan, tokoh masyarakat, figur, pemimpin, influencer, itu harus berusaha memberikan contoh, penjelasan, itu perlu," ungkap dr Daeng saat ditemui di Kantor Pusat PB IDI, Jakarta Pusat, Senin (24/5/2020).

dr Daeng menilai sebagian masyarakat mungkin tidak mengetahui pentingnya penerapan protokol kesehatan selama publik figur yang dikenalnya tidak menerapkan hal tersebut. Maka dari itu, peran para tokoh, pejabat publik, hingga influencer dalam hal ini sangat penting agar pandemi Corona bisa teratasi.

"Kenapa? Itu dilihat oleh masyarakat, karena masyarakat itu pada level bawah dia hanya mungkin mendengarkan apa yang dikatakan publik figurnya tadi," lanjutnya.

Ia juga menegaskan garda utama dalam memastikan pencegahan Corona dilakukan secara efektif berada pada publik atau masyarakat. Tidak heran, hal inilah yang terus disosialisasikan demi memutus rantai penularan Corona di masyarakat.

Gejala Infeksi Salmonella yang Mewabah di AS di Tengah Corona

 Belum selesai dengan pandemi virus Corona, Amerika Serikat dikejutkan dengan munculnya wabah Salmonella sejak 19 Agustus 2020 lalu. Diduga wabah Salmonella Enteritidis ini bersumber dari buah persik yang dijual para pengecer.
Pada 19 Agustus lalu, pasien yang sakit dan dirawat di rumah sakit akibat wabah Salmonella ini mencapai 68 pasien yang berasal dari sembilan negara bagian di Amerika Serikat. Dengan adanya pemberitahuan ini, pihak Food and Drug Administration (FDA) menghimbau masyarakat untuk segera membuang buah persik yang dibelinya sebelum 3 Agustus 2020.

Gejala apa saja yang bisa muncul?

Diare (bahkan bisa berdarah)
Demam
Kram perut
Mual dan muntah
Sakit kepala
Sebagian orang yang terinfeksi Salmonella akan mengalami diare, demam, dan kram perut 6 jam bahkan 6 hari setelah terpapar bakteri. Biasanya penyakit ini akan berlangsung selama 4-7 hari, bahkan kebanyakan bisa sembuh tanpa pengobatan.

Dikutip dari laman resmi CDC, infeksi Salmonella bisa menyebar dari usus, ke aliran darah, dan kemudian ke area lain yang ada di dalam tubuh.

Pada beberapa orang, penyakit ini mungkin bisa sangat parah, sehingga perlu dirawat di rumah sakit. Gejala ini bisa muncul pada anak-anak di bawah 5 tahun sampai 65 tahun, terutama orang-orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.
https://cinemamovie28.com/free-love-era/

Komentar

Postingan Populer