DKI-Jatim Tertinggi, Ini Sebaran 2.306 Kasus Corona Indonesia 26 Agustus
Pemerintah melaporkan 2.306 kasus baru COVID-19 yang terkonfirmasi pada hari Rabu (26/8/2020). Total sudah 160.165 kasus terkonfirmasi semenjak virus Corona mewabah di Indonesia.
DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penambahan kasus paling tinggi sebanyak 713 kasus, disusul Jawa Timur sebanyak 331 kasus baru per 26 Agustus.
Dikutip dari laman covid19.go.id, ada sebanyak 115.409 kasus sembuh hingga hari ini, sementara kasus kematian Corona totalnya mencapai 6.944 orang.
Berikut detail sebaran 2.306 kasus baru Corona di Indonesia pada Rabu (26/8/2020):
Aceh: 30 kasus
Bali: 76 kasus
Banten: 29 kasus
Bangka Belitung: 4 kasus
Bengkulu: 3 kasus
DI Yogyakarta: 16 kasus
DKI Jakarta: 713 kasus
Jawa Barat: 178 kasus
Jawa Tengah: 147 kasus
Jawa Timur: 331 kasus
Kalimantan Timur: 134 kasus
Kalimantan Tengah: 8 kasus
Kalimantan Selatan: 54 kasus
Kalimantan Utara: 1 kasus
Kepulauan Riau: 8 kasus
Nusa Tenggara Barat: 28 kasus
Sumatera Selatan: 21 kasus
Sumatera Barat: 87 kasus
Sulawesi Utara: 15 kasus
Sumatera Utara: 137 kasus
Sulawesi Tenggara: 37 kasus
Sulawesi Selatan: 70 kasus
Lampung: 2 kasus
Riau: 42 kasus
Maluku Utara: 30 kasus
Maluku: 6 kasus
Papua Barat: 52 kasus
Papua: 36 kasus
Sulawesi Barat: 2 kasus
Nusa Tenggara Timur: 1 kasus
Rusia Tawarkan Uji Klinis Vaksin Sputnik V di Indonesia
Pemerintah Rusia menawarkan kerja sama terkait uji klinis vaksin Corona Sputnik V di Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Georgievna Vorobieva.
"Russian Direct Investment Fund siap bekerja sama dengan Indonesia dalam 3 arah. Pertama adalah mendistribusikan dan mengembangkan vaksin jika semua uji klinis sudah lengkap. Kami juga siap melalukan uji klinis di Indonesia," kata Dubes Vorobieva dalam konferensi pers virtual di Youtube Russian Embassy IDN, Rabu (26/8/2020).
Rusia juga menyatakan siap menyediakan beberapa komponen vaksin Corona untuk Indonesia. Proposal pengajuan kerja sama tersebut baru dikirimkan belum lama ini namun pihak Indonesia belum memberikan respons mengenai tawaran vaksin Sputnik V yang dikembangkan Rusia.
"Semoga kami mendapat respons yang baik dari Indonesia," ucapnya.
Dubes Rusia Vorobieva juga menyebut harga vaksin Rusia diperkirakan bisa tiga kali lebih murah dari vaksin-vaksin lain.
"Harga final dari vaksin Sputnik V akan lebih rendah dari vaksin lainnya berdasarkan estimasi kami, seperti dua atau tiga kali lebih murah," terangnya.
Rusia diketahui menjadi negara pertama yang menyatakan telah menemukan vaksin Corona. Hanya saja keputusannya banyak mendapat kritikan karena belum melakukan uji klinis fase 3.
Dubes Rusia Vorobieva mengatakan uji klinis vaksin Corona Sputnik V akan dilakukan pekan depan dengan melibatkan 44 ribu orang berusia 18-60 tahun di berbagai negara.
"Uji klinis akan dilakukan di Rusia, tentunya, dan di Filipina, Uni Emirat Arab, Mesir, Brasil, dan India," ungkapnya
https://cinemamovie28.com/roh-fasik/
Komentar
Posting Komentar