Update Corona di Indonesia 14 April: 4.839 Positif, 426 Sembuh, 459 Meninggal
Jumlah kasus positif virus Corona COVID-19 di Indonesia terus meningkat. Selasa (14/4/2020), tercatat 4.839 kasus positif, 426 sembuh, dan 459 meninggal.
"Ada penambahan kasus baru sebanyak 282 sehingga total menjadi 4.839 kasus," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona COVID-19, Achmad Yurianto, Selasa (14/4/2020).
Jumlah kasus terkonfirmasi positif bertambah 282 sehingga secara akumulatif menjadi 4.839 kasus.
Pasien yang dalam dua kali pemeriksaan mendapat hasil negatif dan dinyatakan sembuh bertambah 46 kasus menjadi 426.
Kasus meninggal dunia mengalami penambahan 60 kasus menjadi 459 kasus.
WHO Sebut Tak Ada Bukti Pasien 'Kebal' Corona, Infeksi Kedua Bisa Terjadi
Pejabat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan tidak semua orang yang pulih dari virus Corona mengembangkan antibodi untuk melawan infeksi kedua. Sehingga tak ada bukti semua pasien yang sembuh dari COVID-19 jadi kebal.
"Sehubungan dengan pemulihan dan kemungkinan reinfeksi, saya yakin kami tidak memiliki jawaban untuk itu. Masih tidak diketahui," kata Direktur Eksekutif Program Kedaruratan WHO, Dr Mike Ryan, di konferensi pers Jenewa, dikutip dari CNBC.
Sementara itu, Dr Maria Van Kerkhove, ilmuwan utama WHO, mengatakan studi di Shanghai menemukan bahwa ada sebagian besar pasien yang memiliki antibodi dan lainnya tidak terdeteksi. Masih ada kemungkinan reinfeksi setelah sembuh pada beberapa pasien.
Meski sudah lebih dari 300 ribu pasien sembuh dari 1,8 juta yang terinfeksi, WHO menambahkan bahwa perlu lebih banyak data dari pasien yang pulih untuk memahami respons antibodi mereka. Apakah kesembuhan memberi kekebalan atau tidak.
"Ada banyak alasan mengapa bisa terjadi reaktivasi infeksi. Secara umum, ada banyak situasi infeksi virus di mana seseorang tidak bisa menghilangkannya seluruhnya dari dalam tubuh," jelas Ryan.
Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyebut bahwa mereka tengah menembangkan tes untuk mendeteksi keberadaan antibodi virus Corona. Tujuannya untuk menentukan apakah seseorang bisa kebal pada penyakit itu. Meski demikian, tes semacam itu tidak bisa mengidentifikasi dengan jelas siapa pasien yang akan kebal dan tidak.
Cegah Penyebaran Corona, Dian Sastro Ajak Masyarakat Pakai Masker Kain
Berbagai macam cara pencegahan penularan virus Corona COVID-19 telah diimbau oleh pemerintah Indonesia. Salah satunya adalah dengan cara menggunakan masker kain apabila harus beraktivitas di luar ruangan.
Imbauan ini pun disambut baik oleh para selebriti di Indonesia, termasuk Dian Sastrowardoyo. Melalui akun Instagram pribadi milikinya @therealdisastr, ia mengunggah sebuah video untuk menyerukan penggunaan masker kain sebagai pencegahan penularan virus Corona.
"Kita semua harus punya andil untuk bisa membantu mengurangi atau menahan angka penyebaran yang eksponensial. Nah dengan menggunakan masker kain, kita bisa sangat membantu hal tersebut," kata Dian Sastro dalam video unggahan di akun Instagram pribadinya, Senin (13/4/2020).
Dian Sastro mengatakan selain ramah lingkungan, penggunaan masker kain juga bisa memberikan kesempatan kepada para tenaga medis untuk mendapatkan haknya menggunakan masker bedah demi kepentingan saat bertugas menangani pasien.
"Penggunaan masker kain itu melindungi diri kita dan juga melindungi kamu," jelasnya.
"Ayo kita gunakan masker kain," ajaknya.
Komentar
Posting Komentar