Tambah 6.393, Total Kasus COVID-19 RI Ada 1.392.949 Per 9 Maret

  Jumlah kasus COVID-19 di Indonesia bertambah 6.393 pada Selasa (9/3/2021). Total positif menjadi 1.392.949, sembuh 1.210.877, dan meninggal 37.757 kasus.

Detail perkembangan kasus virus Corona di Indonesia pada hari ini adalah sebagai berikut.


Kasus positif bertambah 6.393 menjadi 1.392.949

Pasien sembuh bertambah 7.496 menjadi 1.210.877

Pasien meninggal bertambah 210 menjadi 37.757

Sebelumnya, pada Senin (8/3/2021), tercatat total sebanyak 1.386.556 kasus positif virus Corona COVID-19. Ada 1.203.381 pasien sembuh dan 37.547 kasus meninggal dunia.

https://tendabiru21.net/movies/sri-asih/


BKKBN: Jangan Cuma Fokus Pre-Wedding, Prakonsepsi Juga Penting Sebelum Nikah


 Sebagai calon pengantin, akan banyak sekali persiapan yang harus dilakukan sebelum hari-H tiba. Mulai dari menyewa gedung, catering, menentukan desain undangan, dan banyak lagi.

Tapi ada satu hal krusial yang sayangnya sering terlewatkan oleh calon pengantin, yakni prakonsepsi, atau mempersiapkan diri dengan sehat terutama jika ingin memiliki anak. Prakonsepsi juga adalah salah satu cara untuk mengurangi risiko anak lahir stunting di kemudian hari.


"Prakonsepsi yang hanya Rp 20 ribu tidak dikerjakan, pre-wedding yang Rp 20 juta dibela-belain," kata Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), dr Hasto Wardoyo, SpOG, saat ditemui detikcom, Selasa (9/3/2021).


dr Hasto mengatakan tingginya prevalensi stunting di Indonesia juga disebabkan karena pasutri tidak melakukan perencanaan kehamilan, khususnya sebelum menikah. Tak hanya stunting, pemeriksaan kesehatan prakonsepsi juga bisa mengurangi risiko komplikasi saat kehamilan dan kelahiran.


"Tiga bulan sebelum menikah dipersiapkan. Tidak hanya untuk perempuan, laki-laki pun sama karena kesehatan sperma itu penting bagi pembuahan. Harus konsumsi zinc, vitamin c, kurangi merokok dan alkohol," tegasnya.


Nutrisi yang didapatkan dari prakonsepsi akan berpengaruh pada kualitas sel telur, dinding rahim, dan calon bayi yang berdampak positif bagi tumbuh kembang anak di masa yang akan datang.


Fakta WhatsApp Bisa 'Mati Suri' Tak Lama Lagi


 Dua bulan bukan waktu yang lama. Pada 15 Mei mendatang, WhatsApp akan memberlakukan aturan privasi baru yang jadi kontroversi. Pengguna tidak wajib menerimanya, tapi ada konsekuensi yang tidak enteng. Berikut fakta-faktanya:

Tak Bisa Kirim Pesan


WhatsApp memang takkan menghapus akun jika belum menerima kebijakan privasi baru. "Agar Anda memiliki cukup waktu untuk meninjau perubahan, tanggal berlakunya pembaruan telah kami undur menjadi tanggal 15 Mei 2021. Jika Anda belum menerima pembaruan hingga tanggal tersebut, WhatsApp tidak akan menghapus akun Anda," demikian keterangan WhatsApp.


"Namun, Anda tidak akan mendapatkan seluruh fungsionalitas WhatsApp sampai Anda menerima pembaruan. Untuk sementara waktu, Anda akan tetap dapat menerima panggilan dan notifikasi, tetapi Anda tidak akan dapat membaca atau mengirim pesan di WhatsApp," tambah mereka.


Buat apa WhatsApp jika tidak bisa kirim pesan? Maka bisa dikatakan akun yang belum menerima aturan privasi baru mati suri. Hanya dapat menerima panggilan dan ada notifikasi tentu bakal amat menyulitkan pengguna.

https://tendabiru21.net/movies/santet/

Komentar

Postingan Populer