Semrawutnya Vaksinasi Corona Dibayangi Potensi Kadaluwarsa

 Sejak dimulai Januari silam, vaksinasi COVID-19 di Indonesia telah menjangkau hampir 4 juta penerima dosis pertama. Berbagai tantangan dihadapi, mulai dari semrawutnya informasi hingga potensi kedaluwarsa.

Kesemrawutan informasi tentang vaksinasi COVID-19 banyak dikeluhkan belakangan ini. Salah satunya tercermin dari pelaksanaan Sentra Vaksinasi Bersama BUMN di Istora Senayan baru-baru ini.


Informasi resmi menyebut, hanya lansia ber-KTP DKI Jakarta yang bisa dilayani. Namun berbagai broadcast viral menyebut lansia manapun bisa datang dan dilayani, bahkan tanpa perlu mendaftar terlebih dahulu.


Pun, informasi yang tercantum dalam spanduk yang ada di lokasi menyiratkan bahwa lansia non-DKI tetap bisa dilayani asalkan membawa surat keterangan domisili. Bahkan dalam praktiknya, siapapun asal sudah berusia 60 tahun ke atas, pada akhirnya bisa dilayani.


Beberapa lansia yang ditemui detikcom pada Sabtu (13/3/2021) datang dari Tangerang Selatan, Bogor, dan Bekasi.


Menunggu tanpa kepastian

Cerita lain datang dari Bandung. Seorang lansia mengisahkan, ia dan istrinya yang juga lansia, sudah mendaftar di puskesmas sesuai anjuran. Namun hingga sebulan menanti kabar, ia tak kunjung mendapat kepastian kapan bakal mendapat vaksin Corona.


Beruntung, sang anak menawarinya jalur vaksinasi massal. Tak perlu menunggu lama, ia dan istrinya langsung bisa disuntik.


Juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi menyebut, lambatnya proses vaksinasi COVID-19 dibayangi risiko kedaluwarsa stok vaksin yang ada saat ini.


"Jadi dengan potensi terjadinya kedaluwarsa ini jadi tantangan kita terutama di daerah yang terpencil, terluar, dan terdalam agar mereka segera melakukan vaksinasi mengingat vaksinasi ini masa penggunaannya cukup singkat. Ini yang jadi monitoring kita," kata Nadia dalam talkshow di Radio Kementerian Kesehatan, Jumat (12/3/2021).


Vaksin Corona buatan Sinovac yang didatangkan pada gelombang pertama bahkan akan kedaluwarsa pada 25 Maret 2021. Namun dr Nadia memastikan, stok vaksin sebanyak 1,2 juta dosis yang akan segera kedaluwarsa tersebut saat ini telah habis digunakan.

https://cinemamovie28.com/movies/1111-what-did-you-see/


Bercinta dengan Posisi Seperti Ini Terbukti Bikin Tidur Lebih Pulas


 Sering kali seseorang merasa lebih mudah tertidur setelah sesi berhubungan intim dengan pasangan. Ternyata, terdapat penelitian yang membahas bagaimana posisi bercinta yang umum dipilih dapat mempengaruhi kualitas tidur, lho.

Fase tidur Rapid Eye Movement (REM) merupakan tahapan tidur yang ditandai dengan adanya gerakan cepat dari mata. Diketahui, fase tidur ini memiliki manfaat yang dapat meningkatkan daya ingat serta suasana hati.


Berdasarkan sebuah studi, ternyata sejumlah variasi bercinta dapat mempercepat fase tidur REM. Studi tersebut dilakukan oleh The Dozy Owl yang meneliti pengaruh posisi seks terhadap tidur REM serta melibatkan 1.652 orang.


Dikutip dari laman Red Online, variasi bercinta yang membuat kamu dan pasangan menjadi lebih mudah tertidur nyenyak dan mendapat tidur lebih berkualitas adalah doggy style. Penelitian tersebut menemukan bahwa melakukan hubungan seksual dengan pasangan sebelum tidur dapat membuat seseorang lebih mudah tertidur.


Pada pria, fase tidur REM dapat meningkat hingga 10 persen lebih banyak daripada wanita. Disebutkan, sebanyak 43 persen dari partisipan mengaku bahwa mereka lebih mudah tertidur setelah bercinta dengan posisi doggy style.


Selain berpengaruh terhadap kualitas tidur, ternyata posisi doggy style juga diketahui memiliki pengaruh pada kesehatan kulit wanita dan suasana hati atau mood. Lebih lanjut, variasi doggy style juga dapat mempererat hubungan pasangan, membakar lebih banyak kalori, meningkatkan sistem imunitas tubuh, dan menurunkan tekanan darah.


Selain doggy style, posisi berhubungan seksual lainnya yang juga memiliki pengaruh terhadap kualitas tidur adalah posisi lotus, yakni posisi bercinta sambil duduk berhadapan (39 persen), variasi missionary dengan posisi kaki sedikit dilebarkan (35 persen), dan posisi bridge atau jembatan di mana pria berbaring dan menaikkan tubuhnya sembari bertumpu dengan tangan dan kaki (30 persen).

https://cinemamovie28.com/movies/kain-kafan-hitam/

Komentar

Postingan Populer