Samsung Rilis HP Tahan Banting Galaxy XCover 5, Harganya?

 - Samsung resmi meluncurkan handphone (HP) tahan banting bernama Galaxy XCover 5. Seberapa tangguh dan berapa harga ponsel ini?

Galaxy XCover 5 memiliki eksterior kokoh yang tahan guncangan. Diklaim HP ini tahan ketika jatuh dari ketinggian hingga 1,5 meter.

Sudah bersertifikat IP68 yang berarti dapat terendam di bawah satu meter air selama lebih dari 30 menit. Layarnya juga dilengkapi fitur Glove Touch yang disempurnakan, yang berguna bagi pengguna yang harus mengenakan sarung tangan saat bekerja.


Galaxy XCover 5 didukung oleh prosesor Exynos 850, dipasangkan dengan RAM 4GB dan penyimpanan internal 64GB.


Dibekali dengan baterai 3000mAh yang dapat diganti, fitur yang pada dasarnya sudah jarang terdengar di smartphone modern. Baterai dapat diisi baik melalui port USB-C atau pin Pogo di tepi bawah.


Mengenai kamera, HP ini memiliki satu kamera belakang 16MP dengan aperture f / 1.8 dan kamera depan 5MP dengan aperture f / 2.2.


Samsung Galaxy XCover 5 akan dijual di Inggris mulai 12 Maret, tersedia online dengan harga 329 pounds atau Rp 6,5 juta. Sementara di Eropa, tersedia dengan harga 289 Euro atau Rp 4,9 juta. Nantinya akan hadir di pasar di Asia dan Amerika Latin.

https://kamumovie28.com/movies/a-perfect-day-4/


Rusia Dituding Sebar Hoax Soal Vaksin Corona


Empat media online yang diduga terkait dengan badan intelijen Rusia, menyebarkan misinformasi atau hoax terkait vaksin Corona.

Informasi ini didapat dari sumber di divisi Global Engagement Center Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat, seperti dikutip detikINET dari The Verge, Senin (8/3/2021).


Keempat situs tersebut adalah New Eastern Outlook, Oriental Review, News Front, dan Rebel Inside. Semuanya itu menyebarkan hoax terkait efek samping dari vaksin Pfizer dan juga bermacam vaksin lain asal Negara barat.


Hoax yang disebar itu bermacam, dari masalah stok sampai apakah vaksin tersebut benar-benar efektif ataupun proses pemberian izinnya yang terburu-buru.


Situs-situs tersebut memang tak banyak dibaca orang, namun informasi dari situs tersebut seringkali diambil dan disirkulasikan ulang oleh bermacam media internasional.


"Badan intelijen Rusia dianggap ada di balik empat platform yang menyebarkan kebohongan dan propaganda ini," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri AS.


Tak cuma menyebar hoax soal vaksin Corona buatan Negara Barat, Rusia pun lewat situs media dan akun Twitternya gencar mempromosikan vaksin Sputnik V buatan mereka.


Tudingan di atas dibantah oleh juru bicara Pemerintahan Rusia.


Pada November lalu Rusia mengumumkan kalau vaksin Sputnik V punya tingkat efikasi 90%. Namun pernyataan ini dikritisi karena uji klinis yang dilakukan terhadap vaksin tersebut dinilai terlalu sedikit.


Kemudian sebuah jurnal medis asal Inggris bernama The Lancet melaporkan kalau Sputnik V sudah diuji secara besar-besaran, yang kemudian membuktikan kalau vaksin tersebut aman dan punya tingkat efikasi 91%.


Per 4 Februari lalu, baru 4 juta orang di Rusia yang menerima vaksin Corona, atau hanya 3% dari total populasi mereka.

https://kamumovie28.com/movies/a-perfect-day-3/

Komentar

Postingan Populer