Saingi Clubhouse, Twitter Spaces Hadir Duluan di Android
Twitter menghadirkan fitur audio chat Spaces untuk pengguna di Android. Saat ini fitur tersebut masih dalam tahap uji coba beta.
Twitter pertama kali mengenalkan fitur pesaing Clubhouse tersebut kepada pengguna iOS di bulan Januari. Meski semua pengguna aplikasi Twitter di iOS bisa berbicara dan mendengarkan percakapan, tidak semuanya bisa membuat room baru.
Untuk uji coba di aplikasi Twitter untuk Android, pengguna juga hanya bisa mendengar dan berbicara di percakapan. Twitter akan segera menghadirkan opsi agar pengguna bisa membuat room obrolan sendiri, tapi mereka tidak memberikan jadwal spesifiknya, seperti dikutip dari TechCrunch, Rabu (3/3/2021).
Sementara itu, dalam keterangan resminya kepada The Verge, juru bicara Twitter mengatakan pengguna Android dan iOS akan bisa memulai dan mendengarkan percakapan di Spaces dalam waktu dekat, tapi mereka tidak memberikan jadwal pastinya.
Sejak diumumkan pada November 2020 silam, Twitter memang bergerak cepat untuk menghadirkan Spaces ke penggunanya. Belum lama ini, tim Twitter Spaces mengadakan diskusi untuk mendapatkan feedback dari pengguna dan mengungkap fitur-fitur apa yang akan hadir di layanan ini.
Dalam obrolan live tersebut, Twitter mengonfirmasi Spaces akan hadir di Android pada bulan Maret. Mereka juga berjanji akan memperbaiki cara menampilkan pendengar Spaces.
Fitur Spaces lainnya yang sedang dikembangkan dan akan diluncurkan antara lain judul dan deskripsi, opsi penjadwalan, dukungan untuk co-host dan moderator, daftar tamu, dan lain-lain.
Twitter juga memperbaiki preview yang muncul di timeline dan memberikan label baru untuk fitur 'captions' agar lebih akurat dari sisi aksesibilitas.
Saking cepatnya dalam mengembangkan Spaces, Twitter bahkan mengalahkan Clubhouse karena lebih dulu menghadirkan fitur audio chat ini ke Android. Saat ini Clubhouse masih eksklusif untuk iOS tapi co-founder Clubhouse Paul Davison baru-baru ini mengungkap bahwa aplikasi untuk Android menjadi prioritas teratas.
Ini bukan satu-satunya fitur berbasis audio yang dikembangkan Twitter. Selain Spaces, perusahaan berlogo burung ini juga menguji coba fitur cuitan dan pesan langsung (DM) berbasis audio untuk pengguna di beberapa negara.
https://cinemamovie28.com/movies/mengejar-malam-pertama/
Selain Diblokir, Snack Video Juga Belum Daftar PSE
Aplikasi Snack Video diblokir Kementerian Kominfo karena permintaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Tapi selain itu, terungkap bahwa aplikasi Snack Video belum mendaftarkan diri sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) di Indonesia.
Mengacu Peraturan Menteri Kominfo Nomor 5 tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkung Privat, setiap PSE harus mendaftarkan diri ke pemerintah. Namun, ditegaskan Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi, pemblokiran Snack Video ini bukan dikarenakan Snack Video belum terdaftar sebagai PSE, tetapi murni karena permintaan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
"Snack Video saat ini belum terdaftar sebagai PSE di Kominfo. Kalau belum terdaftar kan, masih ada waktu enam bulan sejak Permen Kominfo 5/2020 diundangkan," ujar Dedy kepada detikINET, Rabu (3/3/2021).
Berdasarkan permintaan OJK yang diterima Kominfo, terhitung Selasa kemarin (2/3) Snack Video pun tidak bisa diakses oleh para pengguna internet di Tanah Air.
"Sesuai dengan surat yang kami terima, Snack Video dinilai sebagai penyelenggara konten video tanpa izin ke OJK. Mengenai detail izin seperti apa, bisa ditanyakan ke OJK," ungkap Dedy.
Adapun berdasarkan informasi yang diterima Kominfo, pihak Snack Video saat ini sedang mengajukan sanggahan ke OJK mengenai legalitas mereka.
"Dengan kondisi ini, maka posisi Kominfo juga akan ditentukan oleh hasil sanggahan tersebut," kata Dedy.
Diketahui, sejak Peraturan Menteri Kominfo Nomor 5 tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkung Privat, banyak aplikasi atau penyedia layanan yang belum terdaftar, seperti yang lagi viral, Clubhouse. Sebagai informasi, setiap PSE yang menyediakan, mengelola, dan/atau mengoperasikan sistem elektronik kepada pengguna di Indonesia.
Mereka pun diberi waktu selama enam bulan sejak permen tersebut diundangkan atau terhitung dari 24 November 2020 untuk segera mendaftarkan diri. Apabila tidak, maka konsekuensi pemblokiran bisa jadi hukumannya.
https://cinemamovie28.com/movies/anak-kos-dodol/
Komentar
Posting Komentar