Posisi Ini Bikin Sesi Bercinta Jadi Makin Intim dan 'Pecah', Mau Coba?
Bagi beberapa orang posisi bercinta yang tepat mampu membangkitkan gairah berapi-api, membangun mood, dan keintiman bersama pasangan. Apakah Anda salah satunya?
Dikutip dari Vogue, seks memang efektif membangun ikatan emosi dengan pasangan. Akan tetapi, posisi seks yang tak pas atau tak sesuai selera kerap membuat seks gagal membangun keintiman. Bahkan pada beberapa kondisi, posisi seks yang tak bisa dinikmati justru bikin gairah merosot mendadak.
Berikut beberapa posisi seks yang boleh Anda coba dengan pasangan untuk membangun hubungan emosi makin intim:
1. Spooning
Spooning jelas ada di posisi seks nomor 1 soal efektivitas membangun keintiman. Jika Anda berperan sebagai big spoon alias berposisi di belakang, Anda menganalogikan posisi pelindung (protector). Sebaliknya sebagai little spoon, Anda bisa merasa aman sembari mengeksplorasikan pose dan posisi untuk pasangan.
Dengan posisi spooning, Anda bisa saling menyalurkan rasa aman dan percaya bersama pasangan.
2. Wraparound
Mirip dengan posisi 'klasik' misionaris. Namun dalam posisi wraparound, sang wanita bisa memeluk tubuh lelaki dengan kedua kaki sehingga dorongan lelaki terasa lebih dalam.
Nilai plusnya, Anda tetap bisa menjaga kontak mata dengan pasangan. Jangan lupa, seks seperti komunikasi. Jelas komunikasi yang baik adalah kunci dari keintiman Anda dan pasangan.
3. Modified Doggy
Minimnya kontak mata membuat kebanyakan orang beranggapan doggy style tak cocok untuk hubungan seks yang intim dan romantis.
Padahal tak selalu begitu! Jika dilakukan tepat, posisi 1 ini justru bisa bikin seks makin 'pecah'. Sebab, posisi ini membantu Anda dan pasangan semakin skin to skin.
Yang terpenting, kenali baik-baik pasangan Anda. Seampuh apa pun posisi membangun seks yang intim, emosional, dan romantis, seks terbaik adalah seks yang sesuai selera Anda dan pasangan.
https://movieon28.com/movies/youngju/
Gas! UGM Sudah Vaksinasi Massal, Yuk yang Lain Nyusul
Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan vaksinasi massal mulai hari ini sampai tanggal 21 Maret 2021 bertempat di Grha Sabha Pramana UGM. Vaksinasi hari ini diikuti 2.681 peserta dari berbagai kalangan.
"Harapannya jika program ini semakin banyak pesertanya, Indonesia dapat segera mengatasi pandemi sehingga perekonomian bergulir kembali dengan cepat," ucap Rektor UGM Prof. Panut Mulyono usai mengikuti vaksinasi di hari pertama di Grha Sabha Pramana UGM, Sabtu (20/3/2021).
Secara rinci, Panut menjelaskan, bahwa peserta vaksinasi massal kali ini terdiri atas 2.489 dosen dan tenaga kependidikan UGM berstatus aktif maupun purnatugas yang berusia lanjut beserta suami atau istri. Kemudian terdapat 126 warga lansia sekitar UGM dari 7 padukuhan di Kelurahan Sinduadi dan Caturtunggal.
Wakil Rektor UGM Bidang Sumber Daya Manusia dan Aset, Prof. Dr. Ir. Bambang Agus Kironoto melanjutkan, bahwa terdapat pula 66 dosen dan tenaga kependidikan lansia dari sejumlah perguruan tinggi negeri dan swasta di DIY. Seperti halnya Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Pembangunan Nasional Veteran, dan Universitas Sanata Dharma.
"Dosen yang menerima vaksinasi baru sekitar dua puluh persen. Mudah-mudahan sebelum puasa semua dosen susah divaksin sehingga kegiatan belajar mengajar bisa dilaksanakan dalam waktu yang tidak terlalu lama," katanya.
https://movieon28.com/movies/yongju-valley/
Komentar
Posting Komentar