Nunggu Jadwal Puskesmas Kelamaan, Para Lansia Pilih Ikut Vaksinasi Massal

  Jalur vaksinasi massal belakangan ini banyak jadi pilihan bagi para lansia yang tak ingin kelamaan menunggu giliran. Beberapa lansia mengaku sudah mendaftar di Puskesmas, tetapi tak kunjung ada kepastian kapan mendapat vaksinasi COVID-19.

Salah satunya, dialami Dendi dan ibunya. Beberapa waktu lalu, Dendi sempat mendaftarkan ibunya untuk vaksinasi di puskesmas kawasan tempat tinggalnya, Ciledug, Tangerang.


Sempat menunggu beberapa hari, ibunda dari Dendi akhirnya baru memperoleh notifikasi kemarin. Namun, ia baru dijadwalkan dapat vaksin pada April 2021.


"Ada respons, tapi dapatnya lama banget. Jadi langsung saja ke sini. Masih sebulan lagi (suntik vaksin). Daftarnya sudah dari kemarin-kemarin minggu awal," ujar Dendi pada detikcom, Rabu (17/3/2021).


Tak mau berlama-lama menunggu, Dendi mencari informasi jalur yang lebih cepat. Bermodal informasi yang terbatas, Dendi mendampingi ibunya yang tergolong lansia ke Istora Senayan hari ini. Berharap bisa ikut divaksin.


Dendi mengaku, sempat dapat info soal Sentra Vaksinasi Bersama BUMN di Istora Senayan ini dari teman ibunya. Menurut info beredar, vaksinasi di Istora Senayan ini terbuka untuk lansia berusia 59 tahun ke atas dari wilayah DKI Jakarta mau pun luar, hanya dengan syarat membawa KTP.


Awalnya, vaksinasi ini disebut-sebut hanya diperuntukkan lansia pemegang KTP DKI Jakarta. Kini, lansia dari luar DKI yang datang 'go show' pun turut dilayani.


Akan tetapi, lansia asal luar DKI Jakarta dan Jabodetabek yang ingin divaksin wajib membawa surat keterangan domisili dari ketua RT.


Lansia yang datang 'go show' tanpa surat tak diperbolehkan mengisi formulir dan mengambil nomor antrean untuk disuntik vaksin.


Seorang lansia asal Medan terpaksa pulang tanpa disuntik. Ia mengaku, sudah 1 bulan menunggu di Jakarta, berharap dapat giliran suntik vaksin.


Namun lantaran tak berbekal surat dari RT, niatnya divaksin terpaksa diurungkan.


"Nggak tahu harus bawa surat dari RT. Sekarang sudah jauh, ya susah. Mau ngehubungin RT juga nggak bisa. Sudah sebulan ini nggak pulang," ujarnya.

https://nonton08.com/movies/black-swans/


Mengenal Piriformis Syndrome, Viral Diidap Mahasiswi Gara-gara Kuliah Online


- Viral seorang mahasiswi mengaku divonis piriformis syndrome lantaran terlalu lama duduk saat kuliah online. Ia mengeluhkan nyeri yang menjalar dari bawah lutut hingga ke bokong.

"Pada sekitar bulan Juni saya sudah merasakan agak sakit pada saat duduk. Pertama rasa sakitnya itu muncul di bawah lutut, lama kelamaan saya merasa sakit pada saat saya duduk di bagian bokong," kata Anisa, seorang mahasiswi di Makassar, saat dihubungi detikcom, Selasa (16/3/2021).


dr Bobby Nelwan SpOT(K) dari RS Royal Progress Sunter Jakarta Utara menjelaskan, secara statistik laporan kasus piriformis syndrome kerap terjadi pada usia muda dan wanita. Pemicunya selain duduk terlalu lama, juga bisa karena aktivitas olahraga intensitas berat.


Menurutnya, piriformis syndrome terjadi akibat terjepitnya saraf yang ada di area bokong, sehingga ada kontraksi otot atau spasme yang memicu terjepitnya atau tertekan saraf sciatik.


"Kumpulan gejala akibat terjepitnya saraf karena saraf yang berada di belakang cukup besar, saraf itu melewati bawahnya otot piriformis, bawahnya piriformis," jelas dr Bobby saat dihubungi detikcom Rabu (17/3/2021).


"Dia kalu kita duduk, spasme, dia akan terjepit dan tertekan piriformisnya itu, menekan sciatik neurve, maka dia akan terasa sakit pada daerah bokong kemudian bisa sampai di paha," lanjutnya.


Apa risikonya?

Jika piriformis syndrome sudah akut, dan tak mendapat penanganan tepat dari ahlinya, besar risikonya mengalami kelumpuhan. dr Bobby mewanti-wanti untuk memperhatikan intensitas atau lamanya duduk hingga aktivitas berat yang melibatkan otot tungkai.


"Risikonya kalau misal dia kronik bisa terjadi kelumpuhan, bisa drop foot (bagian depan kaki sulit diangkat) karena kan saraf yang bermasalah di sini," lanjut dr Bobby.


"Kalau saraf yang kena, lama kelamaan makin parah ya lumpuh, kakinya jatoh, drop foot," pungkasnya.

https://nonton08.com/movies/the-swan-princess-a-royal-family-tale/

Komentar

Postingan Populer