Kemenkes Ungkap Kondisi Terkini Corona B117 Bogor dan Hasil Tracing
Baru-baru ini, satu kasus Corona B117 kembali ditemukan. Adalah warga Bogor yang terinfeksi usai pulang dari Afrika.
Juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan RI menyebut, kasus Corona B117 tersebut sudah sehat. Seluruh hasil tracing kontak erat dengan Corona B117 di Bogor dinyatakan negatif COVID-19.
"Warga Bogor dengan B117 sudah dalam kondisi sehat saat ini dan hasil pemeriksaan kontak semua negatif," ungkap dr Nadia dalam diskusi bersama Alinea.id, Rabu (17/3/2021).
Sebelumnya, Wakil Walikota Bogor Dedie A Rachim menjelaskan total 16 anggota keluarga yang ditracing terkait kasus Corona B117 di Bogor. Saat tracing dilakukan, kasus Corona B117 Bogor sudah kembali ke luar negeri untuk bekerja.
"Yang kita lakukan adalah tracing kepada keluarganya hari ini, kita melakukan tracing meskipun yang bersangkutan sudah kembali ke luar negeri, yang kita tracing ada 16 orang dan kita lakukan swab test," kata Dedie, saat dihubungi detikcom Selasa (16/3/2021).
Waduh! Makin Banyak Anak Muda Usia 20-an Kena Penyakit Jantung, Kok Bisa?
Jika dulu penyakit jantung seringkali disebut kondisi yang hanya diidap orang tua atau mereka yang berusia 50 tahun ke atas, saat ini banyak kalangan muda pun yang berisiko mengembangkan penyakit mematikan ini.
"Jadi sekarang makin ke yang muda, menyerang anak muda banyak sekali. Terakhir pasien saya serangan jantung 22 tahun pasang ring dua, itu kan usia masih belia sekali," kata spesialis jantung dari RS Harapan Kita, dr Isman Firdaus, SpJP(K) dalam bincang bersama Radio Kesehatan, Rabu (17/3/2021).
Jarang olahraga dan mengurangi aktivitas fisik berpengaruh besar pada risiko terkena penyakit jantung. Banyak anak muda yang terkena penyakit jantung juga karena pola hidup tidak sehat, salah satunya sering mengonsumsi fast food.
Fast food atau makanan cepat saji berkontribusi pada peningkatan risiko hipertensi. Kadar kolesterol tinggi bisa menyumbat pembuluh darah dan menghambat aliran darah ke jantung.
"Memang sekarang penyakit jantung (pengidapnya) makin muda. Ada beberapa alasan ya misal dia sudah ada kencing manis, kolesterol, hipertensi, merokok, dan ada riwayat keluarga," jelasnya.
https://nonton08.com/movies/jack-3/
Viral Mahasiswi Kena Piriformis Syndrome akibat Kelamaan Duduk Kuliah Online
Baru-baru ini, seorang perempuan bernama lengkap Waode Nur Anisa (20) viral karena kisahnya mengidap piriformis syndrome. Mahasiswi kedokteran gigi di salah satu universitas di Makassar ini mengaku duduk terlalu lama selama kuliah dalam jaringan (daring).
Pada video yang diunggahnya, Nur Anisa mengisahkan awal mula dirinya terkena piriformis syndrome. Bermula dari kegiatan kuliah online yang mengharuskannya duduk hingga 15 jam sehari, lama-kelamaan tulangnya bermasalah.
"Pada sekitar bulan Juni saya sudah merasakan agak sakit pada saat duduk. Pertama rasa sakitnya itu muncul di bawah lutut, lama kelamaan saya merasa sakit pada saat saya duduk di bagian bokong," kata Anisa saat dihubungi detikcom, Selasa (16/3/2021).
Sebelum mengikuti kuliah daring, Anisa mengaku tidak memiliki keluhan tersebut karena dirinya tidak banyak menhabiskan waktu dengan posisi duduk seperti sekarang.
Tetapi setelah pandemi COVID-19 dan kuliah diadakan secara daring, Anisa lebih banyak menghabiskan waktu dengan posisi duduk untuk melaksanakan perkuliahan dan belajar.
Komentar
Posting Komentar