Giliran iPhone 12 Jadi Made in India
- Varian iPhone buatan India kembali bertambah. Terbaru, giliran iPhone 12 yang kini dirakit di Negeri Bollywood.
Foxconn yang merupakan mitra manufaktur Apple saat ini sedang merakit model dasar iPhone 12, meskipun saat ini belum ada model iPhone 12 lainnya, seperti iPhone 12 Pro, iPhone 12 Pro Max, dan iPhone 12 Mini dibuat di India.
"Apple berdedikasi untuk membuat produk dan layanan terbaik di dunia guna memuaskan pelanggan kami. Kami dengan bangga memulai produk iPhone 12 di di India untuk pelanggan lokal kami," ujar Juru Bicara Apple dikutip dari Tech Crunch, Jumat (12/3/2021).
Apple mengasumsikan hanya punya 2% pasar ponsel pintar India, tetapi telah tumbuh dalam beberapa kuartal terakhir. Perusahaan yang bermarkas di Cupertino, AS, ini telah mengirimkan lebih dari 1,5 juta unit iPhone untuk pasar India pada kuartal terakhir lalu, naik 100% secara dari tahun ke tahun menurut firma riset Counterpoint dan CyberMedia Research.
Berbeda dengan perusahaan lain yang menawarkan produk dan layanan mereka dengan harga terjangkau di negeri ini, Apple masih bertahan dengan harga 'mahalnya' untuk menyasar segmen pasar yang mau merogoh kocek lebih dalam.
Langkah Apple untuk melokalkan iPhone 12 mereka menggarisbawahi bahwa India muncul sebagai pasar yang mampu menarik perusahaan teknologi raksasa, mulai dari Samsung, Xiaomi, Oppo, Vivo, hingga OnePlus sudah merakit model smartphone di negeri ini.
Untuk menarik para perusahaan tersebut, India menawarkan manfaat pajak yang ingin melokalkan produk mereka dan dalam beberapa kuartal terakhir telah meningkatkan tunjangan tersebut secara signifikan.
"Kami optimis dan berharap dapat membangun ekosistem yang kuat di seluruh rantai nilai dan berintegrasi dengan rantai nilai global, sehingga memperkuat ekosistem manufaktur elektronik di negeri ini," ucap Menteri TI India Ravi Shankar Prasad.
https://tendabiru21.net/movies/habibie-ainun/
Desainer MacBook Bocorkan Rahasia, Apple Murka
Apple murka dan menggugat Simon Lancaster, mantan desainer produk mereka karena dianggap menjual rahasia perusahaan ke wartawan.
Lancaster dituding menjual informasi rahasia terkait produk Apple yang belum dirilis ke koresponden dari media yang tak disebut namanya, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Jumat ( 12/3/2021).
Ia pun dituding melakukan hal ini untuk meningkatkan popularitasnya, yang akan membantu di pekerjaan selanjutnya setelah meninggalkan Apple.
"Puluhan ribu pegawai Apple bekerja tanpa henti setiap hari untuk menggarap produk, fitur dan layanan baru dengan tujuan memuaskan konsumen kami. Mencuri ide dan informasi rahasia merusak usaha mereka, melukai Apple dan konsumen kami," ujar juru bicara Apple terkait gugatan ini.
"Kami mengambil langkah serius terhadap individu yang dengan sengaja mencuri rahasia perusahaan, melanggar etika dan kebijakan kami, untuk kepentingan pribadi. Kami akan melakukan segalanya untuk melindungi inovasi yang sangat kami banggakan," tambahnya.
Dalam gugatan Apple ditulis kalau Lancaster dan si wartawan ini mulai berkomunikasi sejak 2018, yaitu mengenai kemungkinan membocorkan informasi. Keduanya kemudian terus berkomunikasi selama tahun itu.
Lancaster kemudian disebut menghubungi si wartawan pada musim semi 2019, memintanya untuk menginvestigasi mengenai potensi produk Apple yang bisa menjadi masalah untuk startup miliknya.
Pada Oktober 2019, Lancaster mengaku ke si wartawan kalau ia berencana meninggalkan Apple, dan akan memberikan informasi rahasia Apple serta meminta si wartawan menulis artikel mengenai veteran desainer Apple yang mengundurkan diri untuk membuat sebuah startup.
Sebagai gantinya, si wartawan disebut meminta Lancaster mencari informasi lebih banyak mengenai proyek Apple yang bernama 'Project X'.
Pada 15 Oktober Lancaster resmi mengajukan pengunduran dirinya, dan tetap berkomunikasi dengan si wartawan. Kemudian ia pun diminta untuk memberikan dokumen soal informasi rahasia sebelum ia meninggalkan Apple.
Apple juga menuding Lancaster dengan sengaja mengikuti rapat mengenai 'Project X' setelah ia mengajukan pengunduran dirinya. Tujuannya tentulah untuk mencari informasi lebih banyak untuk dibocorkan.
Lancaster mulai bekerja di Apple pada 2008, dan kemudian selama 11 tahun bekerja di sana sebagai desainer produk sampai akhirnya mengundurkan diri pada 2019 untuk bergabung dengan Arris Composites, sebuah perusahaan pendesain material.
Dalam keterangan persnya saat pindah ke Arris, ia mengklaim ikut mendesain MacBook Pro 13 inch dan 15 inch Touchbar selama bekerja di Apple.
Komentar
Posting Komentar