DKI-Jabar Masih Tertinggi, Ini Sebaran 6.570 Kasus Baru COVID-19 RI 18 Maret
Pemerintah melaporkan penambahan 6.570 kasus baru COVID-19 yang terkonfirmasi pada hari Kamis (18/3/2021). Total pasien terkonfirmasi saat ini 1.443.853 kasus COVID-19.
DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penambahan kasus COVID-19 tertinggi yakni 1.719, disusul dengan Jabar dengan 1.261 kasus, dan Jawa Tengah sebanyak 658 kasus.
Detail perkembangan virus Corona Kamis (18/3/2021), adalah sebagai berikut:
Kasus positif bertambah 6.570 menjadi 1.443.853
Pasien sembuh bertambah 6.285 menjadi 1.272.958
Pasien meninggal bertambah 227 menjadi 39.142.
Tercatat sebanyak 75.737 spesimen diperiksa hari ini di seluruh Indonesia, sedangkan jumlah suspek sebanyak 59.666.
Sebaran 6.570 kasus baru Corona di Indonesia pada Kamis (18/3/2021), sebagai berikut:
DKI Jakarta: 1.719 kasus
Jawa Barat: 1.261 kasus
Jawa Tengah: 658 kasus
Jawa Timur: 339 kasus
Kalimantan Timur: 328 kasus
Bali: 306 kasus
Banten: 293 kasus
DI Yogyakarta: 257 kasus
Nusa Tenggara Timur: 167 kasus
Sulawesi Selatan: 146 kasus
Papua: 126 kasus
Kalimantan Selatan: 118 kasus
Riau: 108 kasus
Sumatera Barat: 105 kasus
Sumatera Utara: 87 kasus
Kalimantan Tengah: 75 kasus
Nusa Tenggara Barat: 67 kasus
Bangka Belitung: 59 kasus
Kalimantan Barat: 51 kasus
Sumatera Selatan: 39 kasus
Lampung: 37 kasus
Papua Barat: 37 kasus
Jambi: 35 kasus
Gorontalo: 34 kasus
Kalimantan Utara: 29 kasus
Sulawesi Tengah: 24 kasus
Maluku: 14 kasus
Aceh: 10 kasus
Sulawesi Utara: 10 kasus
Maluku Utara: 9 kasus
Bengkulu: 8 kasus
Kepulauan Riau: 8 kasus
Sualwesi Tenggara: 5 kasus
Sulawesi Barat: 1 kasus.
https://cinemamovie28.com/movies/rembulan-tenggelam-di-wajahmu/
Mau Benahi Sistem Logistik, Luhut: yang Halangi Kita Buldozer!
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan ingin mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dengan cara mengurangi biaya logistik. Salah satunya dengan memperbanyak platform seperti Batam Logistic Ecosystem (BLE) yang baru diluncurkan hari ini.
Selain di Batam, platform seperti BLE akan ditambah di tujuh daerah lainnya yang ada di Indonesia dan ditargetkan bisa berjalan semua tahun ini. Jika ada yang menghalangi, Luhut berkelakar akan menyerang orang tersebut dengan alat berat buldoser.
"Ini kan ada 8 yang besar-besar. Ada di sini (Batam), Jakarta (Tanjung) Priok itu ya, nanti juga Patimban, kemudian Tanjung Mas, Surabaya, Medan, Semarang, Makassar. Jadi itu kita mau tahun ini jadi. Saya sudah bikin rapat kemarin, pokoknya nih bisa. Siapa yang menghalangi kita buldozerin," kata Luhut dalam konferensi pers launching BLE yang dilihat virtual, Kamis (18/3/2021).
Menurut Luhut, saat ini biaya logistik di Indonesia masih mahal. Biaya itu lebih mahal 10% dibandingkan negara tetangga, padahal biaya logistik menjadi salah satu pendorong investasi masuk ke tanah air.
"Kita pengin supaya kita efisien. Jadi kita semua pengin Indonesia bisa bersaing. Anda bayangin kalau perdagangan kita itu banyak yang sudah beda 10%, ngapain (investor) datang ke Indonesia buat investasi," ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan adanya BLE dapat meningkatkan level kompetitif Batam. Pasalnya, selama ini kinerja ekonomi di daerah tersebut masih di bawah pertumbuhan ekonomi nasional.
"Batam dari kinerja ekonominya selama 5 tahun terakhir di bawah pertumbuhan ekonomi nasional, padahal potensinya sangat besar. Jadi ini BLE untuk meningkatkan kepastian berusaha dan daya tarik untuk berinvestasi di Batam," jelas Sri Mulyani.
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu berharap pemulihan ekonomi nasional, terutama perbaikan ekspor dan impor akan segera terjadi. Menurutnya saat ini adalah momen yang tepat untuk membenahi diri guna memberikan pelayanan yang lebih baik.
"Jadi ini bagian dari upaya pemulihan ekonomi dan meningkatkan, serta mengakselerasi pemulihan tersebut," tandasnya.
Komentar
Posting Komentar