Belanja Online di Twitter, Bisa!
Twitter dikonfirmasi telah menguji cara baru untuk menampilkan cuitan yang akan mengarahkan pengguna ke sebuah tautan ke dalam halaman e-commerce. Fitur belanja ini pun sudah ada di platform media sosial lainnya seperti WhatsApp, Facebook dan Instagram.
Dengan format Twitter Card nantinya perusahaan akan menyertakan tombol belanja dan akan mengintegrasikan detail produk langsung ke dalam cuitan tersebut termasuk nama produk, nama toko dan harga produk.
Uji coba ini pertama kali ditemukan oleh konsultan media sosial Matt Navarra, dalam cuitannya ia membagikan tampilan akan fitur tersebut. Ia mengatakan fitur ini pertama kali ditemukan untuk pengguna Android asal Qatar.
"Twitter card baru ini sedang diuji untuk tweet yang berisi tautan ke halaman produk di situs web toko," tulis Matt Navarra di Twitter seperti dilansir detikINET dari TechCrunch, Senin (8/3/2021).
Meskipun tweet ini akan bekerja dengan baik sebagai iklan, Twitter telah mengkonfirmasi bahwa fitur belanja ini ditujukan untuk tweet organik yang berfokus pada e-commerce.
Format ini pun dianggap berpotensi sebagai bagian dari upaya Twitter untuk menjadi platform pembuat konten. Di mana sebelumnya mereka juga telah berencana untuk memperkenal fitur langganan yang dinamai Super Follow.
Dengan Super Follow memungkinkan pengguna dapat mendapatkan akses khusus dari akun yang diikutinya seperti newsletter, konten eksklusif, lencana pendukung, serta penawaran lainnya.
Sebelumnya Twitter juga berencana untuk memulai investasinya di dunia e-commerce. Pada acara Investor Day Bruce Falck selaku Twitter Revenue Lead mengatakan pihaknya sudah mulai mencari cara untuk mendukung perdagangan di Twitter.
"Kami tahu orang-orang datang ke Twitter untuk berinteraksi dengan brand dan mendiskusikan produk favorit mereka. Bahkan, mungkin bisa dilihat beberapa bisnis yang telah mengembangkan cara-cara kreatif untuk memungkinkan penjualan di platform kami," jelas Falck.
"Permintaan ini memberi kami keyakinan pada kekuatan menggabungkan percakapan waktu nyata dengan audiens yang terlibat dan disengaja. Bayangkan dengan mudahnya menemukan, dan dengan cepat membeli, produk perawatan kulit baru atau sepatu kets trendi dari merek yang Anda ikuti hanya dengan beberapa klik, "tambah Falck.
https://kamumovie28.com/movies/blackway/
Gothamchess Blok Video YouTube untuk Netizen Indonesia
- GothamChess, master catur internasional yang baru-baru ini telah viral karena dikalahkan oleh Dadang Subur alias Dewa Kipas, pecatur Indonesia di adu catur online, kemungkinan telah memblokir video di channel Youtube untuk warganet Indonesia.
Setelah kejadian viral tersebut, mendadak semua akun media sosial termasuk Youtube GothamChess di-protected. Bila detikers mengunjungi channel Youtube-nya, kalian tidak dapat mengakses video-video miliknya.
Seperti dicek detikINET, Senin (8/3/2021) akan muncul keterangan "This channel has no video", yang berarti tidak ada video di channel tersebut. Namun bila mencarinya dengan cara biasa, kalian akan menemukan video-video milikGothamChess, namun tidak bisa diakses dengan keterangan, "This video is not available".
Akun Twitter dan Instagram miliknya pun telah di-protected. Maka selain followers, tidak akan mengetahui tweet atau postingan dari GothamChess.
Masih belum diketahui apa alasan dirinya melakukan ini. Namun yang pasti, hal ini terjadi setelah dirinya viral di Internet terkait pertandingan catur dengan Dadang Subur sebagai Dewa_Kipas di adu catur online, chess.com.
Pertandingan dari kedua pecatur ini sempat viral dikarenakan hilangnya akun Dadang Subur dengan nickname Dewa_Kipas setelah berhasil mengalahkan GothamChess alias Levy Rozman.
Hal ini disebabkan akun Dewa_Kipas mendapatkan hukuman banned dari pihak chess.com, diduga setelah terjadi tindak pelaporan dari penggemar GothamChess yang menganggap Dewa_Kipas melakukan kecurangan.
Hal ini pula yang memancing emosi warganet di Indonesia. Mereka berbondong-bondong melampiaskannya dengan memberikan komentar di media sosial, termasuk email GothamChess.
https://kamumovie28.com/movies/the-taste-of-an-affair-directors-cut/
Komentar
Posting Komentar