PS5 Langka, Sony Beberkan Biang Keroknya
Konsol game PlayStation 5 atau PS5 laku keras di mana-mana sehingga banyak gamer tidak kebagian, termasuk di Indonesia. Sony selaku pembuatnya dinilai seharusnya bisa menyediakan lebih banyak stok PS5 sehingga tak sampai ada kelangkaan yang mengecewakan para gamer. Apa jawaban mereka?
Dalam laporan keuangan terbarunya, perusahaan asal Jepang itu mengungkap bahwa PS5 telah laku 4,5 juta unit sejak penjualannya, setara dengan penjualan PS4 dahulu di kurun waktu yang sama. Namun demikian, tentunya jumlah itu bisa lebih banyak andai stok PS5 melimpah.
Pihak Sony menyatakan ada kesulitan dalam pengadaan chip PS5 dan masalah itu belum dapat terselesaikan sejauh ini. Maka akibatnya dalam waktu dekat, tampaknya kelangkaan PS5 masih akan terjadi dan konsumen harus tetap bersabar.
"Sulit bagi kami untuk meningkatkan produksi PS5 terkait kelangkaan semikonduktor dan juga komponen-komponen yang lain," kata Chief Financial Officer Sony, Hiroki Totoki, seperti dikutip detikINET dari Reuters, Kamis (4/2/2021).
Di sisi lain, Sony juga membenarkan bahwa sebenarnya mereka menjual PS5 lebih murah dari ongkos pembuatannya alias jual rugi. Mereka tampaknya mengandalkan penjualan dari software di mana dalam masa pandemi ini, terjadi peningkatan besar.
Antara bulan Oktober sampai Desember tahun silam, Sony menjual 103,7 juta unit game. Angka itu merupakan peningkatan pesat dari jumlah 83,3 juta di periode tahun sebelumnya.
Di Indonesia, PS5 sudah hadir di Tanah Air dalam dua model, yaitu PS5 Digital Edition yang dijual di harga Rp 7,3 jutaan dan PS5 versi Blue Ray senilai Rp 8,7 jutaan. Tapi kabarnya, stoknya sudah sulit didapatkan pada saat ini.
https://nonton08.com/movies/sacrifice-7/
Aneka Layanan Apple Down dari iCloud sampai Apple Music
Anda tidak bisa akses iCloud, foto, iWork bahkan Find My? Rupanya Anda tidak sendirian. Aneka layanan Apple dilaporkan bermasalah.
Dilansir dari Endgadget, Kamis (4/1/2021) Apple mengumumkan dalam halaman System Status mereka soal masalah ini. Ada 10 layanan yang down dan tidak bisa diakses pengguna.
Layanan yang down itu adalah Find My, iCloud Backup, iCloud Bookmarks & Tabs, iCloud Contacts, iCloud Drive, iCloud Keychain, iCloud Mail, iCloud Notes, iWork for iCloud dan Photos.
Apple mengatakan pihak mereka belum mengetahui penyebab dari masalah ini. Mereka juga belum tahu seberapa besar dampaknya untuk para pengguna Apple di seluruh dunia.
Apple dalam System Statusnya mengatakan, "Beberapa pengguna akan terdampak."
Apapun penyebabnya, aneka layanan Apple yang down ini berlangsung cukup lama. Sejak pagi hari dilaporkan Endgadget, sejumlah pengguna tidak bisa mengakses App Store dan Apple Music.
Masalah tersebut sudah selesai diatasi. Namun, belum demikian dengan layanan Apple yang lainnya.
Menurut The Verge, sejumlah layanan yang sudah dipulihkan adalah App Store, Apple Books, Apple Card, Apple Music, Apple Music radio, iCloud Calendar, iMeddage, iTunes Store, Radio, Mac App Store, iCloud Web Apps dan iCloud Storage Upgrades. Wah, banyak juga nih masalahnya.
Pengguna juga sempat menghadapi kondisi lemot saat mengakses layanan-layanan tersebut. Namun tidak semua pengguna Apple di dunia mengalaminya.
Macworld memberitakan masalah ini akan menimpa pengguna bergantung lokasi geografisnya. Namun banyak pengguna di Amerika yang terdampak.
Kalau detikers terdampak juga, sabar-sabar dulu ya. Menurut Macworld, tidak ada yang bisa dilakukan kecuali menunggu Apple memperbaiki masalahnya.
Komentar
Posting Komentar