Microsoft Setop Duit untuk Politisi AS yang Tolak Biden Menang

 Di Amerika Serikat, banyak juga politisi Partai Republik yang tidak mau mengakui kemenangan Presiden Joe Biden. Microsoft pun menghentikan uang donasi untuk mereka.

Uang donasi ini berasal dari program Microsoft Corporation Stakeholder Voluntary PAC (MSVPAC). Wakil Presiden Microsoft, Fred Humphries, mengatakan donasi ini ditangguhkan bagi anggota Kongres AS yang menolak hasil Pilpres yang memenangkan Joe Biden. Seperti diketahui, banyak politisi Partai Republik yang menolak kemenangan Joe Biden dan menganggap Pilpres AS dicurangi, seperti yang sering digaung-gaungkan Donald Trump.


"Kami yakin langkah-langkah ini tepat mengingat pentingnya masalah ini bagi stabilitas dan masa depan demokrasi Amerika," kata Humphries melalui sebuah unggahan di blog Microsoft seperti dilansir dari CNN Indonesia, Sabtu (6/2/2021).


Humphries menuturkan mereka juga akan membentuk Democracy Forward Initiative demi mendukung reformasi keuangan dalam kampanye politik dan hak memberikan suara. MSVPAC juga telah menangguhkan kontribusi politik perusahaan setelah serangan massa pendukung mantan Presiden Donald Trump ke Gedung Capitol pada 6 Januari lalu.


Kerusuhan Gedung Capitol dipicu pidato Donald Trump yang provokatif. Akibatnya, Trump menghadapi sidang pemakzulan meskipun sudah bukan presiden lagi.


Sementara itu, lebih dari 3.000 karyawan Microsoft selama ini memberikan donasi terhadap para anggota Kongres melalui MSVPAC. Humphries menuturkan langkah tersebut diterapkan setelah mendapat masukan dari para karyawan perusahaan.


Pihaknya menyadari betapa langkah-langkah tersebut signifikan. Meskipun sumbangsih dari para karyawan Microsoft tentu beragam jumlahnya.


"Ada beberapa ide bagus lain yang muncul dari pertemuan para staf baru-baru ini dan kami akan terus mempertimbangkan cara lain untuk memperkuat MSVPAC," pungkasnya.

https://maymovie98.com/movies/love-loyalty-the-making-of-the-remains-of-the-day/


Apple Cegah Pengguna iPhone Googling Konten Porno, Tapi...


- Apple mengenalkan fitur yang bisa memblokir konten dewasa di iOS 14. Meski ditujukan untuk konten porno, filter ini turut memblokir istilah yang terkait dengan kata 'Asian'.

Dalam iOS 14, pengguna iPhone memiliki opsi untuk mengatur batas screen time. Salah satu pengaturan yang bisa diatur termasuk bagian konten dan privasi, di mana orang tua bisa mengatur konten yang ditampilkan di web.


Ada tiga pengaturan yang bisa dipilih yaitu 'akses tanpa batas', 'batasi situs dewasa', dan 'hanya situs yang diizinkan'. Tapi saat memilih opsi 'batasi situs dewasa', browser di iPhone seperti Safari dan Brave memblokir konten yang mengandung kata 'Asian' di URL.


Dalam temuan The Independent, saat fitur ini diaktifkan, hasil pencarian di Google yang mengandung kata Asian seperti 'Asian food' dan 'Asian countries' juga ikut diblokir, seperti dikutip detikINET, Sabtu (6/2/2021).


Tapi beberapa kata kunci yang populer di situs porno seperti 'white', 'Arab', 'Korean', 'French', dan 'schoolgirl' masih bisa lolos dari filter ini. Filter ini baru aktif lagi saat pengguna mencoba mencari kata kunci seperti 'teen', 'amateur' dan 'mature'.


Isu ini pertama kali ditemukan oleh pengembang iOS Steven Shen. Pada Desember 2019 ia sudah melapor ke Apple soal filter yang menampilkan 'perilaku tidak benar' tapi ia tidak menerima tanggapan dari Apple.


"Bug tracking Apple mungkin cukup terkenal di komunitas pengembang Apple. Sebagian besar feedback yang kami ajukan nampaknya masuk ke lubang hitam. Saya berharap mereka memperbaikinya lebih cepat," kata Shen kepada The Independent.


Filter konten Apple juga tersedia di komputer Mac yang menjalankan MacOS. Tapi hasil pencarian untuk kata kunci 'Asian' masih bisa ditampilkan saat fitur ini diaktifkan.

https://maymovie98.com/movies/the-remains-of-nothing/

Komentar

Postingan Populer