Merasa Difitnah, Amazon Beri Jawaban Menohok ke Elon Musk

 SpaceX dan Amazon terlibat dalam debat sengit. CEO SpaceX Elon Musk menuding bahwa Amazon berupaya melumpuhkan satelit internet Starlink.

Sebagai informasi, Amazon dan SpaceX sama-sama tengah menggarap jaringan internet yang dipancarkan dari satelit mereka masing-masing. Starlink milik SpaceX, sedangkan Amazon dengan Project Kuiper.


Merasa difitnah melumpuhkan satelit, Amazon merespon pernyataan Musk tersebut. Melalui Penasihat Perusahaan Amazon Mariah Dodson mengimbau agar Federal Communications Commission (FCC) tidak menyetujui permintaan modifikasi SpaceX terhadap jaringan satelit internet Starlink.


Amazon mengatakan bahwa perubahan yang diusulkan ke Starlink terlalu besar untuk dianggap sebagai modifikasi sederhana oleh FCC. Sebaliknya, Amazon menegaskan agar FCC harus mempertimbangkan Starlink sebagai 'sistem yang baru dirancang' dan memasukkannya ke dalam putaran proses peraturan yang lebih luas yang terbuka ketika SpaceX mengajukan permintaan tahun lalu.


"Melakukan hal itu akan konsisten dengan preseden Komisi, melindungi kepentingan publik, mendorong koordinasi, dan mempromosikan persaingan," ujar Dodson dilansir dari CNBC, Sabtu (6/2/2021).


Amazon tidak sendirian. Upaya yang dilakukan SpaceX terhadap Starlink itu juga ditentang oleh operator satelit lainnya, mulai dari Viasat, SES, dan Kepler Communications.


Permintaan modifikasi SpaceX akan memerlukan pemindahan sekitar 2.800 satelit pada fase awal konstelasi Starlink ke orbit ketinggian yang lebih rendah daripada yang telah diizinkan oleh FCC.


Sejauh ini FCC belum membuat keputusan tentang proposal tersebut, meskipun regulator memberikan SpaceX permintaan yang lebih kecil untuk menyebarkan 10 satelit bulan lalu ke orbit yang lebih rendah dari yang direncanakan.


Sorotan Amazon terhadap modifikasi SpaceX menyangkut masalah keamanan dan gangguan. Disampaikannya bahwa perubahan Starlink akan secara signifikan meningkatkan gangguan ke Kuiper dan sistem satelit lainnya.

https://maymovie98.com/movies/all-that-remains/


Microsoft Setop Duit untuk Politisi AS yang Tolak Biden Menang


Di Amerika Serikat, banyak juga politisi Partai Republik yang tidak mau mengakui kemenangan Presiden Joe Biden. Microsoft pun menghentikan uang donasi untuk mereka.

Uang donasi ini berasal dari program Microsoft Corporation Stakeholder Voluntary PAC (MSVPAC). Wakil Presiden Microsoft, Fred Humphries, mengatakan donasi ini ditangguhkan bagi anggota Kongres AS yang menolak hasil Pilpres yang memenangkan Joe Biden. Seperti diketahui, banyak politisi Partai Republik yang menolak kemenangan Joe Biden dan menganggap Pilpres AS dicurangi, seperti yang sering digaung-gaungkan Donald Trump.


"Kami yakin langkah-langkah ini tepat mengingat pentingnya masalah ini bagi stabilitas dan masa depan demokrasi Amerika," kata Humphries melalui sebuah unggahan di blog Microsoft seperti dilansir dari CNN Indonesia, Sabtu (6/2/2021).


Humphries menuturkan mereka juga akan membentuk Democracy Forward Initiative demi mendukung reformasi keuangan dalam kampanye politik dan hak memberikan suara. MSVPAC juga telah menangguhkan kontribusi politik perusahaan setelah serangan massa pendukung mantan Presiden Donald Trump ke Gedung Capitol pada 6 Januari lalu.

https://maymovie98.com/movies/the-remaining/

Komentar

Postingan Populer