Jadi Hub Distribusi Vaksin Corona Asia Tenggara, Ini 3 Fakta Vaksinasi Singapura

 Dari berbagai kandidat vaksin COVID-19 yang tengah dikembangkan, Pfizer-BioNTech akhirnya bisa mendapatkan izin pemakaian darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat. Vaksin ini juga diketahui telah diberikan di dua negara, yaitu Inggris dan AS.

Singapura akhirnya menyusul Inggris dan AS dalam memberikan persetujuan penggunaan vaksin COVID-19 yang dikembangkan Pfizer dan BioNTech tersebut. Dikutip dari berbagai sumber, berikut beberapa fakta terkait vaksinasi COVID-19 di Singapura.


1. Vaksinasi dilakukan akhir 2020

Sebelumnya di Inggris dan Amerika terlah menyetujui penggunaan vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech. Kali ini, Singapura juga menyusul menyetujui penggunaan vaksin Corona tersebut dan rencananya akan dilakukan pada akhir tahun 2020.


Pada Senin (14/12/2020) lalu, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong berencana akan menjadi salah satu penerima pertama vaksin Corona tersebut. Selain lee, petugas medis hingga orang yang lebih renta dan pejabat juga akan menerima vaksin tahap pertama.


"Rekan-rekan saya dan saya, termasuk yang lebih tua, akan divaksinasi lebih awal. Ini untuk menunjukkan kepada kalian, terutama senior seperti saya, bahwa kami percaya vaksin itu aman," kata Lee dalam siaran nasional, yang dikutip dari Reuters.


2. Rencana akan diberikan secara gratis

Selain itu, negara tersebut berharap bisa memiliki dosis vaksin yang cukup pada kuartal ketiga 2021. Rencananya, vaksin COVID-19 Pfizer tersebut akan diberikan secara gratis untuk warga negara Singapura.


"Kami telah memperoleh dosis vaksin yang cukup untuk semua warga Singapura dan penduduk jangka panjang," jelas direktur layanan medis kementerian kesehatan, Kenneth Mak, kemudian mengatakan pada konferensi pers.


3. Rencana Bandara Changi jadi pusat distribusi vaksin Corona di Asia Tenggara

Dikutip dari Nikkei Asia, Singapura tepatnya di Bandara Changi akan menjadi pusat distribusi atau hub vaksin Corona untuk Asia Tenggara. Bandara tersebut juga sudah melakukan berbagai kesiapan seperti kapasitas pendingin hingga membentuk satuan tugas untuk proyek tersebut.


Bandara Changi juga akan berfungsi sebagai pusat pengiriman vaksin yang berasal dari AS dan Eropa. Vaksin akan didistribusikan di Asia Tenggara dan Osenia.


Dengan jalur tersebut, bisa memudahkan pendistribusian vaksin ke kota-kota terpencil di Asia Tenggara, yang tertinggal dalam pembangunan infastruktur logistik.

https://trimay98.com/movies/gossip-girl/


Data Vaksin Corona China Dituding Tak Transparan, Ini Alasannya


Baru-baru ini regulator kesehatan Brasil, Anvisa, menuding vaksin Corona China tak transparan soal data penggunaan darurat atau emergency use of authorization (EUA). Hal ini diungkap dalam pernyataan resmi Anvisa melalui situsnya.

"Brasil adalah pemimpin internasional dalam proses evaluasi untuk CoronaVac," kata Anvisa dalam sebuah pernyataan di situsnya.


"Vaksin tersebut telah mendapat izin penggunaan darurat di China sejak Juni tahun ini. Kriteria China untuk memberikan otorisasi penggunaan darurat tidak transparan, dan tidak ada informasi yang tersedia tentang kriteria yang saat ini digunakan oleh otoritas China untuk membuat keputusan ini," lanjut Anvisa.


Seperti yang diketahui, Presiden Brasil Jair Bolsonaro kerap mengkritik vaksin CoronaVac yang dikembangkan Sinovac. Ia meragukan efikasi vaksin Corona Sinovac.


Sementara itu, di Sao Paulo, negara bagian terpadat di Brasil, pihak berwenang telah mempertaruhkan vaksin Corona Sinovac. Gubernur Joao Doria, mengatakan negara bagian tersebut diperkirakan akan mulai vaksinasi COVID-19 Januari 2021.


Namun, Sao Paulo tidak bisa mulai menggunakan vaksin Corona Sinovac hingga mendapat persetujuan Anvisa. Kritik Bolsonaro juga memicu kekhawatiran di kalangan profesional kesehatan bahwa keputusannya mungkin dipengaruhi pertimbangan politik.

https://trimay98.com/movies/good-moms-friend-3/

Komentar

Postingan Populer