Diisukan Dapat Kursi Mensos, Risma: Sopo Sing Ngomong?

 Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini atau Risma mendapat tawaran menjadi Menteri Sosial (Mensos) menggantikan Juliari Batubara. Bagaimana respons Risma?

Saat ditemui di rumah dinasnya Jalan Sedap Malam, Risma justru mengaku tidak tahu akan isu yang beredar padanya. Risma pun kaget saat ditanya wartawan soal tawaran menjadi mensos.


"Sopo sing ngomong? (Siapa yang bilang?). Awakmu paling, iyo? (Kamu paling, ya?)," kata Risma dengan ekspresi kaget di rumah dinasnya Jalan Sedap Malam, Senin (14/12/2020).


Risma juga tampak bingung saat ditanya apakah sudah ada tawaran menduduki kursi mensos. Jika pun ada tawaran, wali kota dua periode ini melihat terlebih dulu dari Ketum PDIP Megawati Soekarno Putri.


"Seng nawari sopo? (Yang nawari siapa?). Nanti kita lihat lah, saya lihat Ibu Mega saja," ujarnya.


Namun berbeda ucapan dengan Plt Ketua DPD PSI Surabaya, Yusuf Lakaseng yang menyebut, jika informasi valid Risma akan menjabat dari sumber orang terdekat. Informasi tersebut santer terdengar kemarin Minggu (13/12). Apalagi, setelah ini jabatan Risma sebagai Wali Kota Surabaya akan habis.


"Informasi yang saya bilang valid dari sumber valid yang saya dapat. Bu Risma kemungkinan akan jadi mensos, Pak Jokowi sudah menelepon Bu Risma, kita tunggu aja," kata Plt Ketua DPD PSI Surabaya, Yusuf Lakaseng.

https://trimay98.com/movies/insidious/


Risma Diisukan Jadi Mensos, PKS Tak Setuju


Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini atau Risma diisukan mendapat tawaran menjadi Menteri Sosial (Mensos). PKS menilai jabatan Mensos tidak sesuai dengan bidang keahlian Risma.

"Rasanya sangat tidak sesuai dengan wilayah bidang garapannya (Risma)," kata Ketua DPP PKS Bukhori Yusuf kepada wartawan, Senin (14/12/2020).


Anggota Komisi VIII DPR RI ini kemudian menyarankan sejumlah syarat yang seharusnya dimiliki oleh seorang Mensos. Ia berharap Mensos tidak dibayangi partai politik tertentu serta dapat mengentaskan warga dari kemiskinan.


"Kementerian Sosial harus dikelola oleh orang, pertama, tidak dibayang-bayangi oleh parpol dalam kerjanya. Kedua, mengerti bagaimana cara mengentaskan kemiskinan bukan memelihara kemiskinan dan mencintai orang miskin," ucapnya.


Selain itu, Bukhori berharap sosok pengganti Mensos Juliari Batubara dapat bekerja dengan sepenuh hati. Serta, Mensos dinilai harus memiliki solusi terhadap permasalahan sosial bangsa.


"Ketiga, bekerja dengan sepenuh hati bukan dengan setengah hati. Keempat, memiliki solusi bagi problem sosial kita," ujarnya.


Diberitakan sebelumnya, isu mengenai Risma mendapat tawaran menggantikan Mensos Juliari Batubara diungkapkan oleh Plt Ketua DPD PSI Surabaya Yusuf Lakaseng. Hal ini disampaikannya dalam acara tasyakuran pilkada atas kemenangan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi dan Armuji, di Surabaya.


"Saya dapat kabar bahwa Ibu Risma ditunjuk Presiden RI Joko Widodo menjadi Menteri Sosial di Kabinet Indonesia Maju," kata Yusuf Lakaseng seperti dilansir Antara, Senin (14/12).


Saat dikonfirmasi ulang, Plt Ketua DPD PSI Surabaya Yusuf Lakaseng justru menyebut informasi valid Risma akan menjabat dari sumber orang terdekat. Apalagi, setelah ini jabatan Risma sebagai Wali Kota Surabaya akan habis.


"Informasi yang saya bilang valid dari sumber valid yang saya dapat. Bu Risma kemungkinan akan jadi Mensos, Pak Jokowi sudah menelepon Bu Risma, kita tunggu aja," ujarnya.

https://trimay98.com/movies/home-alone-3/

Komentar

Postingan Populer