Baru Lagi! Lidah Merah Kini Jadi Gejala COVID-19 pada Pasien Usia Muda
Semakin banyak kondisi klinis yang dikaitkan dengan gejala COVID-19. Selain delirium dan sakit mata, baru-baru ini lidah merah juga bisa menunjukkan seseorang terpapar COVID-19 khususnya pada anak-anak.
Dikutip dari Express UK, virus Corona COVID-19 menjadi ancaman serius anak-anak. Anak yang mengidap Corona bisa memicu kondisi reaksi parah yang disebut sindrom inflamasi multisistem (MIS-C).
Studi baru menemukan beberapa kaitan sindrom ini yang dipicu infeksi COVID-19 dengan tanda-tanda tak biasa saat terpapar Corona. Salah satu yang terbaru adalah lidah memerah.
Petugas medis dari Fakultas Kedokteran Universitas New York Grossman menemukan 35 anak mengidap sindrom inflamasi atau peradangan serius akibat COVID-19. Pasien dengan usia lebih muda mengeluhkan gejala mata bengkak, pipi memerah, dan lidah memerah.
Petugas medis menganalisis 35 anak yang dirawat di RS antara 1 April dan 14 Juli. Dari 35 pasien, ada 29 anak yang dinyatakan positif COVID-19.
Gejala lidah memerah dialami 8 pasien. Sementara 29 anak seluruhnya mengeluhkan mata memerah.
Selain itu, 18 pasien ada yang mengalami telapak memerah karena sindrom yang dipicu COVID-19. Namun, petugas medis juga mengkhawatirkan perbedaan sindrom MIS-C pada anak karena COVID-19 dan penyakit kawasaki.
Lantas bagaimana kondisi sindrom yang dipicu penyakit kawasaki? Berikut tanda-tandanya menurut National Health Service (NHS).
Ruam
Kelenjar bengkak di leher
Bibir kering dan pecah-pecah
Jari tangan atau kaki merah
Mata merah.
https://cinemamovie28.com/movies/house-with-a-good-view-3-2/
Cukai Rokok RI Naik, Perokok Diperkirakan Turun 5-6 Persen
Pemerintah resmi menetapkan cukai hasil tembakau atau cukai rokok naik sebesar 12,5 persen tahun depan. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut regulasi terkait kebijakan cukai rokok ini tengah disusun dan akan diterbitkan dalam waktu dekat.
Atas kebijakan tersebut, Komnas Pengendalian Tembakau (Komnas PT) memuji keputusan yang diambil pemerintah dengan menaikkan cukai rokok sebagai salah satu cara pengendalian konsumsi merokok. Kenaikan cukai akan membuat harga rokok jadi lebih mahal sehingga makin tak terbeli khususnya di kalangan anak.
"Kenaikan 12,5 persen ini kan rata-rata, pada rokok putih dan mesin naiknya sampai 18 persen. Jadi kalau ada kenaikan 18 persen akan ada penurunan perokok sekitar 5-6 persen. Mudah-mudahan perokok remaja akan lebih tinggi penurunannya kalau harga rokok lebih mahal," ujar Ketua Umum Komnas PT, Hasbullah Thabrany, saat dihubungi detikcom dan ditulis Sabtu (12/12/2020).
Hasbullah mengatakan kebiasaan merokok di Indonesia sudah menjadi endemi, sehingga kebijakan untuk menaikkan harga cukai menurutnya darurat. Terlebih harga rokok di Indonesia termasuk murah sehingga bisa menjangkau kalangan remaja.
"Harga rokok di Indonesia itu sangat murah dalam 5 tahun terakhir namanya affordability impact. Impact keterjangkauan jg membuat banyak orang beli rokok makanya harus dinaikkan," ujarnya.
Tips Bayi Tidur Nyenyak Sepanjang Malam
Bayi yang baru lahir biasanya belum memiliki pola tidur yang teratur dan sering kali terbangun di tengah malam. Mereka terbangun bisa saja karena kelaparan, popok yang penuh, atau suasana tidur yang tidak nyaman.
Bayi yang susah tidur juga akan berdampak pada tidak teraturnya pola tidur Bunda. Bahkan, penelitian telah membuktikan bahwa kurang tidur berdampak terhadap kualitas hidup dan energi di saat siang.
Berdiri sejak tahun 2014, Bumbee Collection terus concern membantu para orang tua agar dapat memberikan yang terbaik untuk buah hatinya. Bumbee Collection punya tips agar si kecil dapat tidur nyenyak sepanjang malam. Yuk simak tipsnya!
1. Mengatur Waktu Tidur
Bayi baru lahir 0-7 minggu biasanya membutuhkan waktu tidur 16 jam sehari, yang terbagi pada malam hari 8-10 jam. Sedangkan, bayi berusia sekitar 8 minggu tidur selama 6 jam di malam hari tanpa harus diberi makan.
Komentar
Posting Komentar