Arab Saudi Setujui Penggunaan Darurat Vaksin COVID-19 Pfizer
Pemerintah Kerajaan Arab Saudi resmi mendaftarkan izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech. Otoritas Makanan dan Obat Arab Saudi (SDFA) mengumumkan telah memberi izin penggunaan darurat vaksin Pfizer pada Kamis (10/12/2020).
Persetujuan tersebut diberikan berdasarkan tinjauan data dari pihak Pfizer dan BioNTech bahwa vaksin telah memenuhi persyaratan terkait dengan kemanjuran, keamanan, stabilitas, dan efikasi juga sesuai standar internasional.
Dalam keterangannya, juru bicara Kementerian Kesehatan Arab Saudi menyebt persetujuan pemberian EUA vaksin telah melalui evaluasi yang tepat karena kesehatan dan keselamatan penduduk di Kerajaan adalah prioritas utama.
"Sejak awal, tujuan kami adalah mengembangkan vaksin yang akan menghasilkan perlindungan cepat dan kuat terhadap COVID-19 dengan profil tolerabilitas di semua usia," kata Sahin dikutip dari Arab News.
Pemerintah Arab Saudi pada akhir November mengungkapkan rencana untuk menggratiskan vaksin COVID-19 bagi 70 persen warganya dan penduduk asing di negara itu yang belum terinfeksi COVID-19.
"Mereka yang belum dinyatakan positif Covid-19 akan diberi prioritas vaksinasi dalam beberapa bulan mendatang," kata Direktur Jenderal Pencegahan Penyakit Kemenkes Saudi, dr. Abdullah Asiri.
Arab Saudi adalah negara keempat yang menyetujui vaksin setelah Inggris, Bahrain dan Kanada.
https://cinemamovie28.com/movies/scarlet-innocence/
Baru Lagi! Lidah Merah Kini Jadi Gejala COVID-19 pada Pasien Usia Muda
Semakin banyak kondisi klinis yang dikaitkan dengan gejala COVID-19. Selain delirium dan sakit mata, baru-baru ini lidah merah juga bisa menunjukkan seseorang terpapar COVID-19 khususnya pada anak-anak.
Dikutip dari Express UK, virus Corona COVID-19 menjadi ancaman serius anak-anak. Anak yang mengidap Corona bisa memicu kondisi reaksi parah yang disebut sindrom inflamasi multisistem (MIS-C).
Studi baru menemukan beberapa kaitan sindrom ini yang dipicu infeksi COVID-19 dengan tanda-tanda tak biasa saat terpapar Corona. Salah satu yang terbaru adalah lidah memerah.
Petugas medis dari Fakultas Kedokteran Universitas New York Grossman menemukan 35 anak mengidap sindrom inflamasi atau peradangan serius akibat COVID-19. Pasien dengan usia lebih muda mengeluhkan gejala mata bengkak, pipi memerah, dan lidah memerah.
Petugas medis menganalisis 35 anak yang dirawat di RS antara 1 April dan 14 Juli. Dari 35 pasien, ada 29 anak yang dinyatakan positif COVID-19.
Gejala lidah memerah dialami 8 pasien. Sementara 29 anak seluruhnya mengeluhkan mata memerah.
Selain itu, 18 pasien ada yang mengalami telapak memerah karena sindrom yang dipicu COVID-19. Namun, petugas medis juga mengkhawatirkan perbedaan sindrom MIS-C pada anak karena COVID-19 dan penyakit kawasaki.
Lantas bagaimana kondisi sindrom yang dipicu penyakit kawasaki? Berikut tanda-tandanya menurut National Health Service (NHS).
Ruam
Kelenjar bengkak di leher
Bibir kering dan pecah-pecah
Jari tangan atau kaki merah
Mata merah.
Komentar
Posting Komentar