5 Tipe Ayah 'Toxic' di Mata Anak Perempuan

 Peran ayah dalam keluarga tak hanya sebagai tulang punggung, namun juga penganyom dari keluarga. Di mata anak terutama anak perempuan, ayah kerap dipandang sebagai role model dan pemimpin.

Dikutip dari laman HaiBunda, terapis keluarga dan pernikahan, Dr Gary Brown, menuturkan bahwa ketika anak telah tumbuh sampai memasuki usia sekolah membutuhkan sosok ayah baik secara psikologi, fisik, dan sosial.


Dalam hal ini anak perempuan membutuhkan ayah untuk berbicara hal yang sensitif atau untuk menanyakan pendapat terkait keputusan yang akan atau telah diambil oleh anak tersebut. Kebanyakan anak perempuan lebih nyaman berbicara hal tersebut tersebut dengan ayahnya dibandingkan dengan ibu.


"Ayah sangat memberikan pengaruh yang kuat untuk membentuk pandangan anak perempuan tentang citra diri, nilai-nilai kehidupan, hubungan dan hak anak untuk menentukan jalan hidup," jelas Brown kepada Red Book.


Namun, tidak semua ayah paham cara untuk mendidik anak perempuan. Sebaliknya, mereka justru menimbulkan dampak buruk atas pola asuh yang mereka diterapkan. Hal ini juga kerap disebut dengan tipe ayah yang 'toxic'. Faktanya, tipe ayah 'toxic' masih banyak ditemukan di kehidupan sehari hari. Berikut ini 5 kategori tipe ayah 'toxic' dalam mendidik anak perempuannya.


1. Menjaga jarak yang jauh dengan anak

Ayah yang jauh dengan anaknya sulit untuk menghadirkan kedekatan emosional dan fisik untuk si anak. Mereka cenderung sulit untuk mengekspresikan emosi dalam kondisi baik atau buruk. Biasanya, hal ini disebabkan oleh kesibukan ayah sehingga tidak ada waktu untuk dekat dengan anak atau disebabkan oleh minimnya pengetahuan ayah dalam membesarkan anak perempuan.


2. Kerap menolak

Biasanya tipe ayah seperti ini kerap berperilaku kasan secara emosional. Ia kerap menolak hal apapun yang dikemukakan oleh anak tanpa mengetahui alasannya. Ayah tipe ini kerap membuat anak perempuannya merasa buruk. Selain itu, ayah tipe ini juga kerap merendahkan orang lain, baik anaknya sendiri atau istrinya.


Ayah dengan kepribadian narsis juga menjadi salah satu tanda ayah yang 'toxic'.


KLIK DI SINI UNTUK KE HALAMAN SELANJUTNYA

https://cinemamovie28.com/movies/lover/


5 Fakta Pre Order Vaksin COVID-19 di RS: Harga, Cara Pesan, hingga Jenisnya


Vaksinasi COVID-19 di Indonesia belum dimulai, masih menunggu emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Meski begitu, pre order vaksin COVID-19 sudah dilayani di sejumlah rumah sakit.

Salah satu rumah sakit yang melayani pre order vaksin COVID-19 adalah RS Universitas Islam Indonesia (RS UII). Direktur Utama RS UII Widodo Wirawan mengatakan ada permintaan dari Kementerian Kesehatan untuk mendata pemesanan.


"Nggak, sebenarnya dari Kemenkes sudah meminta rumah sakit untuk mendata yang 1,2 juta kan untuk nakes. Nah, Januari-Februari masuk 45 juta dosis. Jadi pemerintah sudah mulai mendata ke rumah sakit yang mau memesan siapa dan lewat asosiasi rumah sakit juga sudah. Cuma nanti tiap rumah sakit beda timing-nya, ada yang menunggu," katanya.


Beberapa fakta pre order vaksin COVID-19 terangkum sebagai berikut:


1. Cara pre order

Di sejumlah rumah sakit, termasuk RS UII, pre order vaksin COVID-19 dilayani dengan pemesanan melalui call center yang tersedia. Kedatangan vaksin diperkirakan 1-2 bulan ke depan, dengan jenis dan harga yang akan ditentukan kemudian.


2. Harga mulai Rp 450 ribu

Secara resmi, pemerintah belum menetapkan harga vaksin COVID-19 untuk skema vaksinasi mandiri. Karena itu, pre order vaksin COVID-19 di sejumlah rumah sakit masih menggunakan harga perkiraan.


"Biaya itu kisaran ya, jadi estimasi karena ini juga aslinya kita kan menunggu dari pemerintah ya. Itu kisaran Rp 450-500 ribu per dosis suntikan," kata Widodo.

https://cinemamovie28.com/movies/the-best-of-sex-and-violence/

Komentar

Postingan Populer