Tembus Setengah Juta Kasus! Total 502.110 Corona di Indonesia 23 November
Jumlah kasus positif virus Corona COVID-19 pada Senin (23/11/2020), bertambah 4.442 kasus. Total positif jadi 502.110, sembuh 422.386, meninggal 16.002.
Sementara jumlah suspek per hari ini sebanyak 66.279 dan jumlah spesimen yang diperiksa yaitu 40.083.
Detail perkembangan virus Corona di Indonesia pada Senin (23/11/2020), adalah sebagai berikut:
Kasus positif bertambah 4.442 menjadi 502.110
Pasien sembuh bertambah 4.198 menjadi 422.386
Pasien meninggal bertambah 118 menjadi 16.002
Sebelumnya pada Minggu (22/11/2020), jumlah kasus positif virus Corona COVID-19 tercatat sebanyak 497.668, sembuh 418.188, dan meninggal 15.884.
https://movieon28.com/movies/the-guest-5/
Corona RI Tembus 500 Ribu, DKI-Jateng Catatkan Lebih dari 1.000 Kasus Baru
Pemerintah melaporkan 4.442 kasus baru COVID-19 yang terkonfirmasi pada hari Senin (23/11/2020). Total kasus terkonfirmasi saat ini sudah mencapai 502.110 kasus semenjak virus Corona mewabah di Indonesia.
DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penambahan kasus paling tinggi sebanyak 1.009 kasus, disusul Jawa Tengah sebanyak 1.005 kasus dan Jawa Barat sebanyak 602 kasus baru per 23 November.
Dikutip dari laman covid19.go.id, hari ini ada sebanyak 4.198 kasus sembuh, sementara kasus kematian Corona sebanyak 118 orang.
Berikut detail sebaran 4.442 kasus baru Corona di Indonesia pada Senin (23/11/2020):
DKI Jakarta: 1.009
Jawa Tengah: 1.005
Jawa Barat: 602
Jawa Timur: 365
Kepulauan Riau: 273
Banten: 171
Kalimantan Timur: 132
Riau: 113
Sulawesi Selatan: 100
Kalimantan Tengah: 85
Sumatera Utara: 83
DI Yogyakarta: 82
Bali: 68
Lampung: 60
Sulawesi Tengah: 37
Sumatera Barat: 33
Sumatera Selatan: 33
Papua Barat: 31
Aceh: 30
Sulawesi Utara: 25
Maluku: 16
NTB: 15
Sulawesi Tenggara: 14
Bangka Belitung: 11
Kalimantan Selatan: 11
Kalimantan Barat: 10
Kalimantan Utara: 10
NTT: 8
Bengkulu: 5
Sulawesi Barat: 2
Maluku Utara: 2
Gorontalo: 1
Viral Gara-gara Kisah 10 Bulan Telat Haid, Ini Fakta-fakta Penting PCOS
Di media sosial viral video tentang kisah wanita yang tidak haid selama 10 bulan. Tetapi, wanita bernama Ria ini baru menyadari bahwa dirinya mengidap PCOS atau polycystic ovary syndrome.
Ria membagikan pengalamannya ini lewat media sosial TikTok. Sebelum tahu dirinya mengidap PCOS, siklus haidnya memang tidak teratur, misalnya hanya 2-6 bulan sekali.
"Dan setelah diperiksa dokter, ternyata aku kena PCOS :') Jujur aku lemes banget saat itu, tapi aku yakin aku pasti bisa laluin ini semua, untuk semua wanita yang mungkin merasakan hal sama seperti aku, menstruasi tidak teratur, bisa cepet ke dokter spOG yah, biar semakin cepet diobatin," tulisnya dalam video tersebut, dikutip detikcom atas izin yang bersangkutan.
Sebenarnya apa itu PCOS dan apa saja penyebabnya? Berikut beberapa fakta soal PCOS yang dirangkum detikcom dari Mayo Clinic.
1. PCOS itu penyakit apa?
PCOS merupakan gangguan keseimbangan hormon yang seringkali terjadi pada wanita di usia reproduktif aktif. Salah satu dampak dari PCOS adalah sulit hamil atau mengalami kondisi infertil atau tidak subur.
Saat seseorang PCOS ia akan mengalami periode menstruasi yang tidak teratur. Dampaknya membuat kadar hormon testosteron yang ada di dalam tubuh pengidapnya berlebih, itu menyebabkan sel telur tidak dilepaskan tubuh secara teratur.
2. Apa penyebab PCOS?
Penyebab pasti penyakit PCOS ini belum diketahui. Tetapi ada beberapa faktor yang kemungkinan bisa berperan menjadi penyebabnya, yaitu:
- Kadar insulin yang berlebih
Insulin adalah hormon yang diproduksi pankreas yang memungkinkan sel menggunakan gula untuk sumber energi utama tubuh. Jika sel menjadi resisten terhadap tindakan insulin, kadar gula darah akan naik dan produksi insulin berlebih. Akibatnya, produksi androgen meningkat dan menyebabkan kesulitan dengan ovulasi.
- Peradangan tingkat rendah
Istilah ini digunakan untuk menggambarkan produksi sel darah putih untuk melawan infeksi. Penelitian menunjukkan bahwa wanita dengan PCOS memiliki peradangan tingkat rendah yang merangsang ovarium polikistik untuk memproduksi androgen, yang bisa menyebabkan masalah pada jantung dan pembuluh darah.
Komentar
Posting Komentar