COVID-19 Meningkat Lagi, Ruang ICU RS di DKI Jakarta Terisi 68 Persen
Kasus harian COVID-19 di Indonesia kembali meningkat. Ketua Satgas Penanganan COVID-19, Doni Monardo, menjelaskan kemungkinan ini dampak dari libur jangka panjang akhir bulan Oktober lalu.
Dalam laporan kondisi pada hari Sabtu (14/11/2020), tempat tidur di ruang ICU dan isolasi beberapa rumah sakit disebut kembali penuh oleh pasien. Di DKI Jakarta misalnya, Satgas COVID-19 mencatat tingkat keterisian ICU RS rujukan yang tadinya berada di tingkat 58 persen pada 1 November, kini menjadi 68 persen.
Sementara itu keterisian ruang isolasi di RSD Wisma Atlet yang tadinya berada di tingkat 32,68 persen pada periode yang sama kini meningkat jadi 50,76 persen.
"Oleh karenanya bapak ibu sekalian, kita semua harus betul-betul bisa bekerja sama. Kita semua harus betul-betul bisa saling bahu-membahu, saling membantu, dalam menerapkan protokol kesehatan," kata Doni dalam konferensi pers yang disiarkan BNPB dan ditulis Senin (16/11/2020).
"Satgas berharap seluruh komponen masyarakat didukung oleh para relawan, TNI, dan Polri bisa melakukan berbagai langkah dan upaya. Melalui imbauan, melalui berbagai macam kegiatan yang dapat meningkatkan kesadaran kolektif agar upaya-upaya patuh terhadap protokol kesehatan betul-betul bisa dilaksanakan," pungkasnya.
https://kamumovie28.com/movies/the-boys-girls-guide-to-getting-down/
Nikita Mirzani 'Tantang' Habib Rizieq Tes DNA, Bagaimana Sih Prosedurnya?
Perseteruan Nikita Mirzani dan pendukung Habib Rizieq belum menemui titik terang. Kedua pihak kini saling sindir lewat media sosial.
Terbaru, Nikita menantang Rizieq Shihab untuk melakukan tes DNA. Menurutnya ini bisa menjadi bukti kuat jika memang Rizieq adalah cucu Rasulullah.
"Dana yang terkumpul nanti akan saya share Dan untuk keperluan test DNA," tulisnya dalam Instagram Stories.
Tes DNA memang kerap digunakan untuk mengidentifikasi sesuatu, seperti hubungan kekerabatan seseorang.
Dalam mengidentifikasiDNA, seluruh prosedur pemeriksaan harus mengikuti prosedur operasional standar yang sesuai dengan panduan dari Scientific Working Group ofDNA Analysis Method dan rekomendasi dari komisiDNA International Society of Forensic Genetics.
Berikut tahapan proses identifikasi DNA dikutip detikcom dari berbagai sumber:
1. Pengambilan sampel DNA
Tahap pertama adalah pengambilan sampel DNA. Sampel dapat diperoleh dari cairan tubuh seseorang misal darah atau liur, rambut, atau komponen tubuh lain seperti tulang dan gigi. Sampel DNA yang paling umum diambil adalah usap di bagian pipi dalam.
2. Ekstraksi DNA
Selanjutnya adalah ekstraksi sel DNA. DNA terletak di dalam inti sel di seluruh tubuh dan langkah ekstraksi bertanggung jawab untuk memecah inti sel tersebut. Cara ini dilakukan dengan memecah membran sel dan menambahkan enzim ke dalam larutan yang mengandung sampel DNA.
3. Pemisahan DNA
Tahap ketiga adalah pemisahan DNA dengan proses elektroforesis. Metode ini menggunakan medan listrik untuk mengurutkan molekul dalam sampel.
4. Proses amplifikasi
Tahapan ini adalah prises menghasilkan banyak salinan DNA untuk mengkarakteristikkannya. Penyalinan DNA dilakukan melalui proses PCR. Salinan DNA ini kemudian diuji untuk penanda genetik.
5. Analisis dan interpretasi
Ini adalah proses membandingkan sampel DNA secara kuantitatif dan kualitatif dengan profil DNA yang diketahui. Pada tahap ini pengujian DNA juga dilakukan untuk menemukan penanda genetik untuk mengidentifikasi hubungan.
Setelah menemukan penanda genetik, selanjutnya adalah pembandingan DNA. Dalam kasus tes DNA untuk mengetahui status anak dan ayah, ayah harus cocok dengan setengah dari penanda genetik anak. Setengah lainnya berasal dari ibu.
6. Hasil tes DNA
Dari tanggal pengambilan sampel, mungkin diperlukan beberapa minggu hingga beberapa bulan untuk menerima hasil tes. Tapi dalam keadaan darurat, hasil tes DNA bisa diketahui dalam waktu sehari.
Komentar
Posting Komentar