Sinopsis Film Arsenal, Dibintangi Nicolas Cage dan John Cusack
Film Arsenal akan menemani pemirsa Bioskop Trans TV hari ini, Senin (19/10/2020). Film bergenre aksi ini tayang pada pukul 23.30 WIB.
Dirilis pada 2017, Arsenal merupakan film garapan Steven C. Miller yang sebelumnya pernah menyutradarai Silent Night (2012) dan Submerged (2016).
Arsenal menampilkan aktor terkenal Nicolas Cage sebagai bintang utamanya. Tidak ketinggalan, John Cusack, Adrian Grenier dan Johnathon Schaech juga beraksi di film ini.
Sinopsis Arsenal
Dilansir dari detikHOT, film Arsenal menyoroti kehidupan dua bersaudara Mikey (Johnathon Schaech) dan JP (Adrian Grenier).
Keduanya saling menjaga sejak kecil bahkan ketika keduanya akhirnya tak lagi punya orang tua. Paman yang mengurus mereka memutuskan bunuh diri.
Kehidupan keluarga Mikey tak seperti JP yang harmonis. Mikey memiliki beban yang berbeda terlebih ada pengaruh dari sepak terjangnya selama ini yang kerap bersentuhan dengan dunia kriminal. Suatu ketika, Mikey meminta pinjaman 10 ribu dolar kepada JP.
Diam-diam Mikey justru menggunakan pinjaman uang tersebut untuk bisnis narkoba.
Konflik Arsenal kemudian bermula dari perilaku Mikey yang menyeret JP berhadapan dengan mafia keji bernama Eddie King (Nicolas Cage) demi menyelamatkan saudaranya itu.
Eddie menculik Mikey. Ia juga menawan putri Mikey. Eddie pun meminta tebusan senilai USD 350 ribu. Sementara itu JP menolak memberikan uang tebusan yang diminta.
Film berdurasi 97 menit ini mendapat skor 4.0 bintang dari IMDb. Jangan lupa saksikan Arsenal di Bioskop Trans TV 19 September, pada pukul 23.30 WIB.
https://cinemamovie28.com/the-cloth/
Kisah Miris Jenazah Ditaruh di Lantai, Peti Mati Disita karena Belum Dibayar
Sudah jatuh tertimpa tangga. Mungkin peribahasa tersebutlah yang cocok bagi keluarga yang satu ini. Setelah kehilangan salah satu anggota keluarganya untuk selama-lamanya, keluarga yang berasal dari Meksiko ini harus kembali menerima kenyataan pahit. Karena tidak mampu membayar biaya pemakaman, peti mati yang digunakan untuk meletakkan tubuh jenazah keluarga yang meninggal itu terpaksa kembali disita.
Seperti dikutip dari Mirror, keluarga yang tengah berkabung tersebut gagal membayar Rp 2,2 juta untuk biaya pemakaman anak laki-lakinya. Akibatnya pihak rumah duka menyita peti mati dan mengeluarkan jenazah sang anak, lalu meletakkannya di atas lantai rumah duka yang masih dikelilingi dengan bunga dan lilin.
Keluarga tersebut sebenarnya telah berusaha membayar sekitar Rp 272 ribu, namun pihak rumah sakit menolak dan meminta bayaran penuh. Hal itu yang kemudian membuat para pelayat merasa iba dan meminta bantuan sumbangan untuk pemakaman melalui media sosial.
"Keluarga ini membutuhkan bantuan untuk memberikan penguburan yang sehat untuk jenazah. Perlu dicatat bahwa keluarganya miskin dan tidak punya uang untuk membayar layanan pemakaman," tulis salah seorangg pelayat di Twitter.
Insiden menyedihkan itu terjadi di kota Tehuacan, Puebla, Meksiko. Remaja berusia 19 tahun itu dikabarkan meninggal karena sebab alami.
Untungnya berkat aksi penggalangan dana tersebut, kini pihak keluarga sudah mampu untuk membeli peti mati baru dan membayar biaya pemakaman. Pemerintah lokal juga turut membantu dengan menyediakan tempat pemakaman secara gratis.
Komentar
Posting Komentar