Kylie Jenner Dituduh Melebihkan Kekayaan, Gelar Miliardernya Dicabut Forbes

Gelar Kylie Jenner sebagai 'miliarder' baru saja dicabut oleh Forbes. Pebisnis kosmetik sekaligus bintang reality show tersebut dikeluarkan dari daftar orang terkaya dengan usaha sendiri karena dianggap melebihkan nilai perusahaan. Forbes mengatakan perusahaan Kylie Jenner membuat rangkaian kebohongan mengenai penghasilan yang menggelembungkan kesuksesannya.

Forbes telah memberi pernyataan terbaru bahwa Kylie Jenner bukanlah seorang miliuner dan telah memalsukan dokumen finansial untuk mendukung klaim bahwa ia miliarder. Forbes mengatakan bahwa laporan keuangan Securities Exchange Commision (SEC) menunjukkan Kylie Jenner mungkin berbohong mengenai kesuksesan brand kosmetiknya. SEC sendiri merupakan badan independen pemerintah AS yang mengawasi pelaksanaan perdagangan efek dan mengatur pasar dagang bursa efek.

Hal ini pun telah ditanggapi oleh Kylie Jenner yang menganggap jika pemberitaan tersebut mengada-ngada. Menurut ibu satu anak tersebut, angka-angka yang dituduhkan Forbes tidak akurat dan asumsi mereka tidak punya bukti. Meski mengaku tidak bersalah, pakar menyebutkan bahwa ia bisa saja segera diinvestigasi lebih lanjut karena masalah ini.

Seorang pengacara bernama Jan Handzlik memberi opininya mengenai masalah ini. Pria yang pernah menjadi jaksa federal itu menyebutkan jika Kylie bisa saja mendapat investigasi kriminal bahkan dipenjara jika terbukti menggelembungkan kesuksesannya.

"Dugaanku adalah bahwa SEC akan memulai apa yang mereka sebut sebagai penyelidikan informal lalu mungkin meningkatkannya menjadi investigasi formal, yang mana memberi mereka kewenangan untuk memanggil," ujar Jan Handzlik kepada Dailymail.

"Untuk masalah ini ada banyak hal yang dapat mengarah pada pengawasan sipil dan kriminal sejak awal. Tentunya aspek (bahwa Kylie adalah) selebriti, banyaknya kelebihan angka yang dituduhkan, dan keingintahuan publik yang sangat tinggi. Semua ini seperti catnip untuk para jaksa di SEC karena ini akan membawa pada peliputan yang sangat berat," tambahnya.

Sebelumnya Forbes menyebutkan jika bungsu dariklanKardashian/Jenner tersebut adalah orang terkaya termuda di dunia. Tahun lalu, ia dianugerahi gelar miliuner di usia 21.KylieJenner bahkan menggeserMarkZuckerberg yang sebelumnya menjadi miliuner dunia di usia 23 tahun.

Ini Alasan Orang Suka Selimutan Saat Tidur Walau Tidak Kedinginan

 Banyak orang merasa tidak bisa tidur nyenyak jika tidak pakai selimut saat tidur malam. Padahal kain berbahan tebal tersebut tak selalu benar-benar dibutuhkan ketika tubuh tidak kedinginan. Tapi selimut seperti punya kekuatan magis yang membuat orang bisa lebih cepat terlelap. Mengapa demikian? Berbagai studi dan pendapat pakar mencoba untuk mengetahui alasan di baliknya.

Selimut menjadi bagian penting dalam rutinitas tidur banyak orang, termasuk di Indonesia yang cuacanya sering panas. Bahkan tanpa AC atau kipas angin, banyak orang tetap mengenakannya untuk merasa lebih 'lengkap'. Tak hanya karena kebiasaan, selimut ternyata memang bikin nyaman karena bisa mengatur temperatur tubuh hingga menjadi sinyal untuk istirahat. Ini lima alasannya.

Manusia Berdarah Panas
Dilansir Brightside, manusia adalah makhluk berdarah panas. Tubuh kita mengatur temperatur untuk menjaganya tetap hangat. Karena itu, kita sering mencari sesuatu yang bisa menghangatkan untuk membantu tubuh menyesuaikan dan mempertahankan temperatur yang dibutuhkan.

Menurunkan Kadar Stres dan Cemas
Selain itu, selimut bisa memunculkan serotonin yakni zat yang membuat tubuh merasa senang. Serotonin pun penting untuk menjaga tubuh tetap tenang yang dibutuhkan agar cepat terlelap. Bagi orang yang suka merasa cemas dan overthinking sebelum tidur, selimut mungkin bisa membantu kamu.

Menjaga Suhu Tubuh
Selimut pun menciptakan microclimate yakni pembatas agar temperatur tidak berubah. Hal ini akan membuat tidur jadi tidak terganggu ketika suhu kamar tiba-tiba terasa lebih dingin atau panas.
https://kamumovie28.com/warkop-dki-reborn/

Komentar

Postingan Populer