Trump: Jangan Beli Ban Goodyear!
Presiden AS Donald Trump pada Rabu kemarin menyerukan boikot terhadap Goodyear Tire & Rubber Co (GT.O). Ia menuduh perusahaan yang berbasis di Ohio itu 'berpolitik' karena melarang pekerjanya memakai topi 'Make America Great Again'.
Trump yang kembali mencalonkan diri jadi Presiden AS itu juga mengancam akan mengganti ban Goodyear pada mobil kepresidenannya.
"Jangan beli BAN GOODYEAR - Mereka mengumumkan LARANGAN MAGA HATS," tulis Trump di akun Twitternya dilansir dari Reuters, Kamis (20/8/2020).
"Saya tidak senang dengan Goodyear karena apa yang mereka lakukan adalah bermain politik," kata Trump di Gedung Putih.
Goodyear yang memiliki pendapatan hampir US$ 15 miliar tahun lalu, menyatakan bahwa gambar yang beredar luas yang memicu kontroversi tidak dibuat atau didistribusikan oleh grup perusahaan perusahaan.
Gambar tersebut menunjukkan tampilan yang pantas dan tidak pantas, dengan 'Black Lives Matter' dan 'Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender Pride' dianggap dapat diterima, sedangkan 'Blue Lives Matter' dan 'MAGA Attire' tidak.
"Untuk memperjelas kebijakan perusahaan lama kami, Goodyear sama sekali tidak menoleransi segala bentuk pelecehan atau diskriminasi," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.
Genjot Vaksin Corona, RI Mau Gandeng 2 Perusahaan China Lagi
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengungkapkan Indonesia akan kembali menggandeng 2 industri farmasi asal China untuk mengembangkan vaksin COVID-19 setelah menjalin kerja sama dengan Sinovac.
Dua perusahaan yang sudah dijajaki kerja samanya adalah Sinopharm dan CanSino Biologics. Pertemuan dengan pihak mereka sudah dilakukan oleh Menlu bersama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dalam kunjungan kerja ke China hari ini.
"Kami berdua juga telah melakukan pertemuan dengan sejumlah industri farmasi dan manufaktur vaksin yaitu Sinovac, Sinopharm, dan CanSino," kata dia dalam konferensi pers virtual, Kamis (20/8/2020).
Retno juga mengatakan bahwa komunikasi dilakukan dengan beberapa pihak lain di luar China yang tujuannya untuk memperoleh hasil yang lebih baik di tengah kompetisi yang sangat ketat di antara negara-negara dunia.
Di sisi lain, Indonesia juga berupaya mandiri dalam memenuhi kebutuhan vaksin virus Corona dengan mengembangkan vaksin yang dijuluki vaksin 'Merah Putih'.
"Saya perlu tekankan lagi bahwa secara simultan pengembangan vaksin mandiri yaitu vaksin Merah Putih juga terus dikembangkan untuk tujuan jangka panjang kemandirian vaksin nasional," tambah dia.
Erick Thohir Tegaskan Bio Farma Bukan Tukang Jahit dalam Urusan Garap Vaksin
Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan salah satu tujuannya berkunjung ke China dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi untuk memajukan industri kesehatan Tanah Air.
"Tentu sudah menjadi bagian yang sudah disampaikan tadi Ibu Menlu, bahwa kehadiran kita disini ingin memastikan dan memperkuat hubungan daripada bagaimana kita membangun tidak saja untuk ekonomi, tetapi untuk kesehatan," kata Erick Thohir di Jakarta, Kamis (20/8/2020).
Erick mengatakan, saat ini Bio Farma sedang menggarap vaksin virus Corona yang dikembangkan oleh Sinovac. Ia menegaskan kerja sama Bio Farma dengan perusahaan asal China itu sama-sama menguntungkan. Bukan sekadar urusan jual beli, tapi juga ada transfer ilmu pengetahuan.
"Kita ingin memastikan transformasi dari industri kesehatan kita, di mana Bio Farma kerja sama dengan sinovac adalah sebuah kerja sama yang win-win, menang-menang, bahwa Bio Farma tak tukang jahit, tapi Bio Farma adalah kesepakatan dengan Sinovac yang ada namanya transfer knowledge, transfer teknologi, ini yang perlu digarisbawahi," jelasnya.
"Ibu Menlu dan saya juga menekankan ketika ditemukan Sinovac kita memastikan transfer teknologi itu bukan hanya sekedar beli, dan ini yang saya harapkan kita semua agar bisa bangkit, sesuai dengan timeline yang sudah dipastikan oleh Ibu Menlu tadi, bagaimana imunisasi buat masal dan Indonesia bisa segera tahun depan," sambungnya.
https://cinemamovie28.com/scary-movie/
Komentar
Posting Komentar