Model Playboy Tewas Mengenaskan, Tembak Diri Sendiri di Mulut
Model Playboy Ashley Mattingly ditemukan tewas pada April lalu di rumahnya di Texas. Kini, kematian sang model Playboy yang sempat menjadi misteri itu terungkap. Secara mengenaskan, Ashley menembakkan pistol di mulutnya.
Seperti dikutip dari TMZ, luka tembaknya itu sampai kepala. Dari hasil otopsi juga menemukan adanya obat-obatan di sistem tubuhnya.
Baca juga: Jadi Pebisnis Bola, Model Playboy Ini Dijuluki Agen Sepak Bola Terpanas
Wanita cantik yang pernah tampil di majalah Playboy pada 2011 itu meninggal di usia 33. Menurut pihak keluarga, Ashley selama ini berjuang dengan kecanduan dengan alkohol dan obat-obatan terlarang.
"Mungkin bukan rahasia lagi jika Ashley berjuang dengan kecanduan alkohol dan narkoba, tapi dia berusaha ingin menjadi lebih baik," ujar saudara kembar Ashley, William dan Christy.
Sebelumnya William dan Christy melaporkan bahwa saudarinya tewas bunuh diri setelah ditemukan sepucuk surat kematian. Meski mereka tidak mengungkapkan isi surat tersebut.
Belakangan Ashley pun diduga depresi. Hal tersebut karena masa karantina yang mewajibkannya berada di rumah selama pandemi Corona.
Pada April silam, kepolisian Austin menerima laporan dari teman Ashley untuk mengecek keberadaannya. Setelah sang teman tidak mendapatkan kabar dari Ashley selama beberapa hari. Beberapa hari setelah laporan, pihak kepolisian menemukan jasad Ashley di daerah Bee Cave Texas.
Cerita Wanita Belanda yang Cari Ibu Kandungnya di Indonesia
Anak mana yang tidak merasa shock dan gelisah ketika mengetahui bahwa ia bukanlah darah daging orangtuanya. Seperti yang dialami wanita warga Belanda bernama bernama Widya Astuti Boerma ini. Widya pun berusaha mencari orangtua kandungnya dan ingin mengetahui identitas aslinya. Ditambah dengan adanya dugaan dirinya diadopsi dari hasil jual beli anak secara ilegal.
Melalui Twitter @Widyastuti2020, Widya berbagi kisah pencarian ibu kandungnya di Indonesia yang hingga kini belum ditemukannya. Widya mengungkapkan dia lahir di Yogyakarta dan dibesarkan di Belanda
Widya yang tak bisa berbahasa Indonesia dibantu oleh teman sekantornya yang bernama Tazia untuk mengungkapkan kisah sedihnya ini. "Widya diadopsi ke Belanda pas umurnya sekitar 5 tahun. Dia ga tau pasti tanggal lahir dia karena dokumen2 adopsi, termasuk akte lahir, dipalsuin sama Panti Asuhan Kasih Bunda," tulis @taziateresa, Senin (15/6/2020).
Ketika diwawancara oleh Wolipop, Widya mengungkapkan bahwa ia terakhir mengunjungi Indonesia pada Desember 2019. Saat datang ke Indonesia, dia mengunjungi Kota Tua dan Stasiun Tebet, Jakarta.
"Kunjungan terakhir saya ke Indonesia adalah pada Desember 2019, tetapi sangat sulit untuk menggali informasi. Saya mengunjungi kota tua Jakarta dan Stasiun Tebet yang memberi saya rasa pengakuan yang kuat. Seperti yang Anda mengerti, saya tidak pernah lupa dengan ibu biologis saya dan bahkan di bawah keadaan yang paling sulit merasa selalu aman dan dicintai oleh dia," ungkap Widya saat dihubungi lewat Whatsapp, Selasa (16/6/2020).
Ia juga menyadari bahwa permasalahannya ini dialami oleh orang lain yang nasibnya tak jauh berbeda dengannya. Widya kerap melihat pemberitaan tentang jual beli anak lewat adopsi ilegal dan memalsukan berkas dan identitas.
https://kamumovie28.com/terraferma-2/
Komentar
Posting Komentar