Dihujat Fans, Cardi B Ungkap Alasan Ajak Kylie Jenner di Video Klip WAP
Rapper Cardi B tak mau tinggal diam setelah fans menghujat penampilan Kylie Jenner di video klip terbarunya, 'WAP'. Ia pun membela adik Kendall Jenner tersebut.
Di Twitter, seorang fans sempat mengindikasikan adanya isu rasialis di video tersebut. Kylie Jenner yang tak bisa menyanyi mendapat sorotan lebih banyak, ketimbang Normani, mantan personel Fifth Harmony, yang hanya muncul untuk melakukan gerakan split. Di salah satu adegan, Kylie berpose sambil membuka pintu.
Cardi B membalas cuitan tersebut dan mengatakan Normani adalah salah satu seniman perempuan terbaik dan tariannya di video klip WAP sangat maksimal. "Lalu kenapa dia yang harus membuka pintu?" ungkap ibu satu anak itu.
Ia lalu menegaskan bahwa penampilan Kylie Jenner dan Normani tak ada kaitannya dengan 'warna kulit'. "Tidak semuanya karena ras. Ada banyak isu rasisalisme di dunia ini dan saya selalu menyuarakannya setiap saat. Ini bukan tentang ras," jelas Cardi.
Di kicauan berikutnya, Cardi mengungkapkan alasan dia menggandeng Kylie Jenner sebagai salah satu bintang tamu di video klip WAP. "Dia sangat baik pada adik dan anakku. Benar-benar ramah di ulangtahun anaknya.
Alasan lain, suami Cardi, Offset, berteman dekat dengan Travis Scott, ayah dari anak Kylie. Kedekatannya dengan Kris Jenner, ibu Kylie, juga menjadi salah satu faktor.
Sebelumnya, sudah muncul sebuah petisi yang meminta penampilan Cardi di video klip WAP dihapus. Adalah Nini, seorang fans Cardi B, yang pertama kali membuat petisi tersebut di Change.org.
"Video itu sangat sempurna sampai aku melihat Kylie dan aku pun ingin melempar ponselku," tulisnya. Menurut dia, penampilan Kylie Jenner terlalu seksi di video WAP.
Hal itu pun didukung oleh banyak orang, bahkan hingga saat ini sudah ada 13 ribu orang yang menandatangani petisi tersebut.
"Sejujurnya ada gadis lain yang lebih layak untuk tampil di sana. Kylie terlalu diekspos seperti biasanya," tulis salah seorang netizen. "Oh tidak, jangan Kylie Jenner si pencuri lagi," tulis lainnya.
Haru, Kisah Kakek Rela Terinfeksi Corona & Meninggal Usai Jenguk Istri di RS
Seorang kakek yang berasal dari Florida dikabarkan positif terinfeksi virus Corona setelah menemui istrinya di rumah sakit. Pasangan kakek-nenek itu lalu viral setelah pihak keluarga mengunggah sebuah video emosional pertemuan keduanya untuk saling mengucapkan salam perpisahan.
Seperti dikutip dari People, kakek berusia 90 tahun yang bernama Sam itu mengunjungi istrinya, JoAnn Reck, 86 tahun, untuk mengucapkan salam perpisahan sebelum istri tercintanya itu meninggal. Pada 12 Juli JoAnn Reck dikabarkan menyerah dengan infeksi COVID-19 yang dideritanya dan meninggal.
Sebulan setelahnya, sang kakek menyusul kepergian istrinya akibat infeksi Corona yang dideritanya. Infeksi tersebut didapatkan oleh Sam ketika dia mengunjungi sang istri, JoAnn di rumah sakit.
Sebelum mengunjungi rumah sakit, Sam sebenarnya sudah tahu bahwa dirinya sangat berisiko terinfeksi. Tapi menurut Sam hal itu sepadan asalkan dia bisa bertemu dengan istrinya.
"Setelah Sam dinyatakan positif COVID, saya bertanya apakah dia menyesali kunjungannya ke rumah sakit. Tanpa jeda dia menjawab, 'Tidak sedetikpun.' Dia berkata apapun yang terjadi, dia sangat senang dia memiliki kesempatan untuk mengucapkan selamat tinggal dan memegang tangannya sekali lagi," tulis Scott Hooper, anak pertama JoAnn dari pernikahan pertamanya, di Facebook.
Sekitar setahun yang lalu JoAnn didiagnosis menderita demensia dan harus tinggal di panti jompo yang terpisah dengan suaminya. Walaupun pemerintah di Florida telah melarang pengunjung datang ke panti jompo karena alasan COVID-19, namun Sam tidak kehabisan cara. Dia selalu berusaha berkomunikasi dengan istrinya dengan cara melambaikan tangan dari apartemen balkon Sam.
Hal itu membuat pasangan kakek-nenek ini sering disebut 'Romeo dan Juliet'. Namun sayang, setelah JoAnn menunjukkan gejala dan didiagnosa positif COVID-19, suaminya pun tidak dapat mengunjungi atau melihatnya lagi.
Dalam video viral yang beredar terlihat Sam menggunakan pakaian pelindung diri lengkap untuk mengunjungi istrinya sebelum istrinya tersebut meninggal. Saat itu, Sam dan JoAnn sudah terpisah selama beberapa bulan.
"Mereka cocok untuk kita semua dalam semua perlengkapan pelindung. Kami mungkin kelihatannya tidak menyenangkan, tapi kami bisa memegang tangannya dan berbicara dengannya untuk mencoba meyakinkannya bahwa kami mencintainya," kata Sam kepada USA Today sebelum dirinya meninggal.
https://kamumovie28.com/blusukan-jakarta-2/
Komentar
Posting Komentar