Zaman Dinosaurus Sudah Ada Tawon, Bentuknya di Luar Dugaan

 Dinosaurus hidup 99 juta tahun lalu. Namun rupanya pada masa itu sudah ada serangga. Tapi jangan kaget dengan bentuknya ya.
Kita tentu tahu hewan purba seperti dinosaurus yang bentuknya besar dan aneh. Tapi bagaimana bentuk serangga yang hidup di zaman dinosaurus ya?

Para ilmuwan pun meneliti 35 serangga yang menjadi fosil di batu amber yang ditemukan di Myanmar Utara. Batu amber adalah getah purba dari pohon konifer yang memfosil jadi batu bening.

Seringkali hewan purba kecil terjebak di dalamnya dan ikut menjadi fosil. Rupanya pada masa dinosaurus, sudah ada serangga seperti kumbang, semut, lalat.

Warnanya sudah pudar karena berusia jutaan tahun. Namun ada satu fosil batu amber berisi seekor tawon yang warnanya masih bertahan. Ilmuwan kaget karena warna dan bentuknya seperti tawon modern yang ada di dunia saat ini.

"Terkait soal warna, hampir sama dengan tawon cuckoo yang hidup hari ini," kata ahli paleoentomologis Chenyang Cai dari Chinese Academy of Science.

Hasil riset Cai dan para ilmuwan ini berjudul Structural Colours in Diverse Mesozoic insects. Risetnya sudah diterbitkan oleh The Royal Society Publishing yang dilihat detikINET, Senin (13/7/2020). Batu amber ini dari masa Cretaceous sekitar 99 juta tahun lalu, ini adalah masa di mana dinosaurus masih berkeliaran di Bumi.

Tawon yang memfosil ini bahkan masih mempertahankan warnanya. Warna tawon ini adalah hijau kebiruan mengkilat, seperti tawon di zaman sekarang. Ilmuwan meneliti dengan mikroskop elektron setelah membelah batu amber dengan pisau bermata berlian.

Cuckoo wasp (Chrysididae sp) adalah hewan yang bersifat kleptoparasit. Tawon ini menyusupkan telurnya ke dalam telur tawon atau lebah lain. Larvanya memakan larva telur yang ditumpanginya. Perilaku ini tidak berubah sejak zaman purba, ketika masih hidup bersama dinosaurus.

"Seperti namanya, ini adalah parasit yang bertelur di sarang lebah dan tawon lain," kata Cai.

Hati-hati! 11 Aplikasi Berbahaya yang Bisa Kuras Dompet

11 Aplikasi Android terpaksa ditarik dari Google Play Store karena disusupi malware jenis baru. Malware jahat ini berpotensi menguras dompet pengguna yang tidak berhati-hati.
Dikutip detikINET dari Ars Technica, Senin (13/7/2020) ke-11 aplikasi ini sebenarnya asli dan bisa berjalan sesuai fungsinya, tapi bisa disusupi malware dengan sangat mudah. Malware ini kemudian mendaftarkan pengguna ke layanan berlangganan yang mahal tanpa sepengetahuan mereka.

Malware yang dimaksud adalah Joker yang telah menghantui Google Play Store sejak tahun 2017. Joker biasanya menunggu selama beberapa jam hingga beberapa hari setelah aplikasi diinstal sebelum mengaktifkan dirinya untuk menghindari deteksi malware milik Google.

Malware Joker versi baru ini ditemukan oleh peneliti dari Check Point. Mereka menemukan malware ini bersembunyi di 11 aplikasi yang telah diunduh sekitar 500 ribu kali di Play Store.

Google telah menghapus semua aplikasi yang terinfeksi Joker dari Play Store. Tapi pengguna yang telah menginstal 11 aplikasi ini di ponsel diimbau untuk segera menghapusnya.

11 Aplikasi yang ditemukan Check Point terinfeksi dengan malware Joker adalah:

- com.imagecompress.android
- com.contact.withme.texts
- com.hmvoice.friendsms
- com.relax.relaxation.androidsms
- com.cheery.message.sendsms
- com.peason.lovinglovemessage
- com.file.recovefiles
- com.LPlocker.lockapps
- com.remindme.alram
- com.training.memorygame

Pengguna juga disarankan untuk mengecek tagihan kartu kredit mereka untuk melihat jika kredensial mereka telah didaftarkan untuk layanan berlangganan. Jika menemukan informasi yang tidak sesuai, pengguna bisa berhenti berlangganan untuk memastikan agar tidak dikenakan biaya lagi di masa depan.

Karena Joker sangat sulit untuk dideteksi oleh sistem Google, kemungkinan malware ini akan kembali lagi dengan varian yang lebih bandel. Untuk berjaga-jaga, hanya unduh aplikasi dari developer yang sudah terbukti keabsahannya dan selalu perhatikan tagihan kartu kredit.

Pada awal tahun ini, Google telah menghapus 1.700 aplikasi yang disusupi malware yang mirip dengan Joker. Untungnya, tidak ada pengguna yang mengunduh aplikasi ini sebelum dihapus, jadi tidak ada korban.
https://cinemamovie28.com/cast/jaimie-sullivan/feed/

Komentar

Postingan Populer