RI Tegaskan WN Jepang Negatif COVID-19 Tapi Positif SARS-CoV-2
Awalnya, banyak yang menyangka ada salah sebut saat pejabat Kementerian Kesehatan berbicara soal WN Jepang yang terinfeksi virus corona sepulang dari Indonesia. Dikatakan, WN Jepang tersebut tidak terinfeksi COVID-19 tetapi positif SARS-CoV-2.
Membingungkan, karena COVID-19 adalah nama resmi yang ditetapkan WHO untuk penyakit yang disebabkan oleh virus corona baru yang mewabah di Wuhan. Sedangkan SARS-CoV-2, adalah nama resmi virus corona yang menyebabkan COVID-19.
Namun dalam temu media di Kementerian Kesehatan RI, Selasa (25/2/2020), Sesditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr Achmad Yurianto, kembali mempertegas pernyaannya. Kembali ia tegaskan, WN Jepang yang dimaksud negatif COVID-19 dan positif SARS-CoV-2.
"Ada hal yang mendasar yang kami terima dari para pakar. SARS-CoV2 ini penyebab COVID-19 seperti yang ditulis oleh WHO, tapi para pendapat lainnya mengatakan ini (SARS-CoV2) adalah bentuk mutasi dari COVID-19 yang ditengarai menjadi jinak dengan tanda-tanda minimal," jelas dr Yuri.
Mutasi yang dialami virus penyebab COVID-19, menurut dr Yuri menyebabkan beberapa pasien yang terinfeksi hanya menunjukkan gejala minimal. Bahkan ada yang tidak bergejala, atau asimptomatis.
Ditegaskan, hasil koordinasi dengan Dinas Kesehatan Bali tidak menunjukkan adanya peningkatan pneumonia yang dicurigai kontak dengan pasien. Beberapa saat lalu, Kemenkes mendapat laporan dari Jepang keluarga yang bersama dengan pasien tidak mengalami keluhan.
"Kalau mau dibedakan silahkan dibedakan tapi kami punya referensi. Kami tidak akan memperdebatkan nama tetapi survailans kita lakukan, tracing dilakukan. Itu yang lebih penting,"
3 'Doping' Alami Penangkal Tumbang Usai Kebanjiran
Mempunyai aktivitas yang padat, kerap kali membuat tubuh menjadi mudah lelah, apalagi dalam cuaca buruk seperti ini. Terlebih bila tak didukung dengan pola hidup yang sehat, sehingga daya tahan tubuh menurun dan mudah terserang penyakit.
Tentu dalam menjaga daya tahan tubuh, tak cukup hanya dengan olahraga dan istirahat yang teratur. Tetapi juga perlu didukung asupan nutrisi yang baik sebagai penunjang imun tubuh agar tetap kuat melawan penyakit.
Berikut ini adalah 3 ramuan alami yang baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh, seperti dikutip dari Boldsky.
1. Sari jahe dan bawang putih
Apabila kamu pulang kerja, cobalah untuk menyeduh jahe dengan bawang putih dan lemon. Mungkin rasanya akan aneh di lidah, tetapi sari jahe ini memiliki khasiat yang baik untuk melindungi tubuh dari flu dan batuk.
2. Air hangat dan bawang putih
Kandungan senyawa aktif allicin di dalam bawang putih terbukti ampuh membunuh penyakit seperti flu, batuk dan radang tenggorokan. Kamu bisa mengonsumsi bawang putih, dibantu dengan air hangat agar lebih nyaman ketika ditelan.
3. Madu dan bawang putih
Madu dan bawang putih sudah terbukti memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk tubuh. Mengonsumsi satu sendok madu dan ditambah dengan irisan bawang di setiap pagi, ternyata bisa menguatkan sistem imun tubuhmu lho!
https://kamumovie28.com/shoukoku-no-altair-episode-13/
Komentar
Posting Komentar