Poco M2 Pro Dirilis, Spesifikasi Mirip Redmi Note 9 Pro

 Xiaomi merilis Poco M2 Pro di India. Spesifikasinya mirip dengan Redmi Note 9 Pro.
Dapur pacu Poco M2 Pro ditenagai dengan Snapdragon 720G. Xiaomi menyediakan RAM 4 GB dan 6 GB, sementara memori internal untuk Poco M2 Pro adalah 64 GB dan 128 GB.

Layar Poco M2 Pro punya bentangan 6,67 inch dengan resolusi Full HD+ dan dilindungi 6,67 inch. Lantaran tidak menggunakan layar AMOLED dan menjaga estetika bagian belakang, maka sensor sidik jarinya ditempatkan di sisi samping. Letaknya tampak menyatu dengan tombol power.

Pada sisi depan Poco M2 Pro terdapat punch-hole di layar, posisinya berada di tengah. Kamera selfie 16 MP disematkan di sana.

Kamera belakangnya ada empat, terdiri dari sensor utama 48 MP bersanding dengan lensa ultrawide 8 MP. Lalu ada lagi kamera makro 5 MP dan kamera depth 2 MP.

Baterainya berkapasitas 5.020 mAh. Xiaomi membekalinya dengan fitur 33W fast charging. Dalam paket penjualan diberikan charger 33W.

Poco M2 Pro mengantongi sertifikasi P2i, artinya tahan debu dan air. Disertakan jack audio, IR Blaster dan Bluetooth 5.0.

Ponsel ini mulai dijual 14 Juli mendatang. Harganya sebagai berikut:
- RAM 4 GB + ROM 64 GB 13.999 rupee atau Rp 2,7 juta
- RAM 6 GB + ROM 64 GB 14.999 rupee atau Rp 2,8 juta
- RAM 6 GB + ROM 128 GB 16.999 rupee atau Rp 3,3 juta

Perangkat ini akan menjadi ponsel pertama seri M. Sebelumnya Poco telah merilis lini X dan F. Dalam teasernya Poco M2 Pro mengusung tagline Surge with Speed yang artinya Poco M2 Pro ingin tampil gahar.

WhatsApp Latih Entrepreneur Muda Rambah Bisnis Online

Bisnis online kini menjadi pilihan banyak usaha kecil dan menengah, terutama di tengah pandemi virus Corona. Memanfaatkan momentum ini sekaligus mengembangkan ekonomi digital Indonesia, WhatsApp akan melatih anak muda Indonesia untuk memulai bisnis online.
Pelatihan ini merupakan kerjasama WhatsApp dengan Prestasi Junior Indonesia, organisasi nirlaba yang fokus melatih entrepreneur muda di Indonesia. Pelatihan ini akan difokuskan pada penggunaan WhatsApp Business untuk memperluas jangkauan bisnis.

"Kita menargetkan lebih dari 1.062 siswa dari 12 kota di Indnoseia dan siswa-siswa ini akan belajar beberapa modul," kata Manajer Kebijakan Publik Facebook Indonesia Karissa A Sjawaldy dalam webinar Youngpreneurs Talk, Selasa (7/7/2020).

"Yang menarik modulnya itu ada yang mengenai WhatsApp Business. Untuk mempelajari bagaimana menggunakan WhatsApp Business dan memaksimalkan bisnis mereka untuk berkembang menggunakan fitur-fitur yang ada di WhatsApp Business," sambungnya.

Selain pelatihan tentang bisnis, WhatsApp juga akan mengajarkan cara menggunakan platform chatting ini dengan aman dan terlindungi. Termasuk cara untuk menangkal hoax dan misinformasi yang semakin marak ditemukan.

Manajer Program Wilayah Barat Prestasi Junior Indonesia Utami Anita Herawati mengatakan pandemi virus Corona memaksa program pelatihan ini untuk diadakan secara online. Padahal biasanya PJI akan mendatangi langsung kota-kota yang dituju.

Semua modul pelatihan bisa diakses lewat situs PJI, tapi saat ini pelatihan hanya terbuka untuk peserta dan alumni program kewirausahaan PJI.

"Di situ modul bisa diakses teman-teman yang jadi peserta dan mereka bisa belajar mandiri dulu lalu nanti kalau ada pertanyaan kita akan buka diskusi. Di tiap kota akan dijadwalkan kita akan ketemu trainer dari WhatsApp maupun PJI," jelas Utami di kesempatan yang sama.

Selain pelatihan, WhatsApp juga akan mempromosikan produk-produk yang dijual oleh 70 peserta dan alumni PJI lewat katalog WhatsApp Business. Karissa berharap promosi ini akan bisa mendorong masyarakat untuk membeli produk lokal dan memberdayakan wirausahawan muda, terutama di periode pandemi.

"Tujuan katalog ini bukan hanya untuk menarik minat pembeli untuk membeli produk, tapi juga dapat digunakan untuk berbagi informasi soal bisnis kecil untuk membantu bisnis berkembang di masa pandemi ini," ucap Karissa.
https://kamumovie28.com/a-taxing-woman/

Komentar

Postingan Populer