Mentan Blak-blakan Peran Prabowo cs di Proyek Lumbung Pangan

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menegaskan leading sector dalam proyek lumbung pangan nasional (food estate) tetaplah dipegang oleh dirinya. Keterlibatan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Menteri BUMN Erick Thohir tidak akan mengubah posisinya sebagai pemimpin dari proyek ini.

"Kenapa di 700 ribu hektare lahan rawa gambut, Mentan tidak disebut, beliau (Menteri PUPR) menjelaskan. Jadi sebenarnya dalam momen itu, bahwa kehadiran Menteri PUPR, kehadiran Menhan, kehadiran Menteri BUMN dalam proses 700 ribu Ha di situ, Mentan memang tidak langsung masuk, tetapi leading sectornya tetap Menteri Pertanian," kata Syahrul dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI, Jakarta, Selasa (7/7/2020).

Menurut Syahrul, dirinyalah yang pertama kali ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengerjakan proyek tersebut.

"Saya oleh Presiden ditunjuk khusus untuk berkonsentrasi pada 164 ribu Ha, 84 ribu Ha lahan eksisting di Kalimantan Tengah untuk food estate, 79 ribu Ha adalah lahan ekstensifikasi," tutur Syahrul.

Dalam prosesnya, Basuki, Erick, dan Prabowo akan mengerjakan tahapan awal dari proyek lumbung pangan. Misalnya Basuki yang melakukan rehabilitasi saluran irigasi yang memang harus digarap sebelum lahan itu sendiri mulai ditanami. Lalu, Prabowo akan bertugas sebagai penyedia pekerja di lumbung pangan. Sementara, Erick akan menyediakan pupuk untuk kebutuhan lumbung pangan yang akan dipasok melalui BUMN (PT RNI).

"Kenapa di 700 ribu Ha Mentan tidak perlu terlibat awal, karena disana belum ada pengairan primernya, sekunder maupun tersiernya," imbuh dia.

Namun, pernyataan Syahrul berbeda dengan Juru Bicara Menteri Pertahanan, Dahnil Anzar Simanjuntak. Dilansir dari CNBC Indonesia, Dahnil mengatakan, Kemenhan yang dipimpin Prabowo akan menjadi leading sector dari proyek lumbung pangan tersebut.

"Hari ini Kemenhan diberikan tanggung jawab oleh Presiden sebagai leading sector untuk memperkuat food estate. Insyaallah hari Kamis Pak Menhan dan Pak Presiden akan meninjau lokasi di Kalimantan Tengah terkait rencana dengan food estate. Food estate ini akan menjadi logistik cadangan strategis bagi Indonesia yang nanti ditangani oleh prajurit TNI," ujar Dahnil dalam acara peluncuran buku "Ekonomi Pertahanan Menghadapi Perang Generasi Keenam Karya laksdya TNI Agus Setiadji" yang berlangsung secara virtual.

Satu Lagi Obat Antivirus Corona Tunjukkan Hasil yang Efektif

Rusia kembali menyetujui obat antivirus Corona yang kali ini dikembangkan oleh salah satu perusahaan di negara tersebut yaitu R-Pharm. Obat antivirus yang diberi nama Coronavir ini dalam uji coba klinisnya sudah menunjukkan hasil yang efektif.
Dalam uji klinis, perusahaan tersebut melibatkan lebih dari 110 pasien rawat jalan yang terdiri dari kasus yang ringan atau menengah. Hasilnya, obat tersebut bisa menghambat replikasi virus Corona baru.

"Coronavir adalah obat pertama di Rusia dan di dunia yang tidak mengatasi komplikasi akibat virus Corona, tetapi langsung melawan virus itu sendiri," tulis pernyataan perusahaan tersebut, dikutip dari Reuters, Kamis (9/7/2020).

Dari uji klinis yang dilakukan, kondisi pasien tersebut mengalami peningkatan sebesar 55 persen. Peningkatan ini terlihat di hari ketujuh pengobatan dengan Coronavir. Di hari kelima pengobatan, perusahaan tersebut mengatakan virus Corona itu sudah menghilang pada 77,5 persen pasien.

"Dari praktik klinis global dan studi klinis yang kami lakukan, mengkonfirmasi bahwa Coronavir menghentikan infeksi lebih cepat. Ini disebabkan dari efek penghambatan replikasi virus yang efektif," kata direktur medis R-Pharm, Mikhail Samsonov.

Perwakilan dari Russia's Central Research Institute of Epidemiology, Tatyana Ryzhentsova, mengatakan pengujian obat ini dimulai pada akhir Mei lalu.

Sebelum Coronavir, obat antivirus lainnya yaitu Avifavir sudah lebih dulu disetujui oleh Kementerian Kesehatan Rusia untuk mengobati pasien Corona sejak 11 Juni 2020 lalu.
https://cinemamovie28.com/bem-episode-9-subtitle-indonesia/

Komentar

Postingan Populer