Ini Alasan Vivo Boyong X50 Series ke Indonesia
Vivo sejatinya memiliki sejumlah seri flagship. Tapi kenapa mereka lebih pilih X50 Series yang diboyong ke Indonesia?
Tyas K Rarasmurti, Senior Public Relations Manager Vivo Indonesia, menerangkan pihaknya ingin membawa teknologi terkini ke Tanah Air. Vivo X50 series yang memenuhi hal tersebut.
"X50 Series ini berbeda dari yang lain. Teknologi yang dibawa hasil inovasi terbaru yang diperkenalkan tahun ini. Biasanya prototipe diinovasi lagi agar bisa diterapkan di ponsel konsumer," kata Tyas saat sesi product experience yang dilakukan secara online.
Seperti Vivo X50 Series membawa teknologi gimbal di kamera smartphone yang diperkenalkan pertama kali di ponsel konsep APEX awal tahun ini. Selang beberapa bulan kemudian secara mengejutkan Vivo membawa ke ponsel komersialnya.
"Karena melihat kebutuhan fotografi dan videografi menjadi kami membawa Vivo X50 series ke Indonesia sebagai photography flagship smartphone," ujar Tyas.
Vivo X50 series akan diluncurkan 16 Juli mendatang. Saat ini Vivo tengah menggelar blind pre-order di Blibli.com
Konsumen cukup membayar DP senilai Rp 500.000 untuk mendapatkan keuntungan berupa Blibli Voucher hingga Rp 500.000 dan hadiah lainnya seperti Vivo TWS Neo dan Google Nest Mini 2 hingga Rp 2.000.000.
Robot di Jepang Beralih Jadi Cheerleader Pertandingan Bisbol
Selama pandemi virus Corona, robot-robot di Jepang banyak yang beralih fungsi untuk membantu memerangi penyebaran virus. Kali ini untuk mengisi stadion yang kosong, robot-robot ini malah menjadi cheerleader di pertandingan bisbol.
Karena penggemar baseball di Jepang masih belum bisa menonton langsung di stadion, tim bisbol SoftBank Hawks memiliki cara kreatif untuk menyemangati pemainnya. Tim yang berlaga di Nippon Professional Baseball ini mengerahkan robot Pepper untuk menjadi cheerleader di stadion PayPal Dome.
Dikutip detikINET dari Observer, Kamis (9/7/2020) pada pertandingan melawan Rakuten Eagles yang berlangsung Selasa kemarin, SoftBank Hawks menurunkan skuad cheerleader yang terdiri dari 20 robot humanoid Pepper yang mengenakan seragam tim.
Selain itu ada juga 20 robot Spot buatan Boston Dynamics yang mengenakan topi tim tuan rumah. Puluhan robot ini menyorakkan yel-yel dan menampilkan tarian yang aneh tapi menakjubkan untuk menyemangati tim.
Penggemar bisbol di Jepang dikenal dengan lagu dan yel-yel mereka yang kompak, lengkap dengan banner yang kreatif. Sebagai gantinya, skuad robot ini dilatih untuk menari mengikuti lagu tim SoftBank Hawks yang berjudul "Iza Yuke Wakataka Gundan".
Tidak heran jika robot Pepper menyemangati tim SoftBank Hawks, mengingat robot humanoid ini dikembangkan oleh anak perusahaan SoftBank. Robot ini sudah cukup terkenal di Jepang dan banyak digunakan di hotel dan ritel serta membantu merawat orang berusia lanjut.
Di tengah pandemi COVID-19, Pepper juga dikerahkan pemerintah Jepang untuk mengawasi dan mengingatkan orang-orang agar menggunakan masker. Teknologi pengenalan wajah yang dibenamkan pada robot Pepper membuatnya bisa mengenali orang yang tidak mengenakan masker.
Sedangkan robot mirip anjing yang menemaninya adalah Spot, yang diproduksi oleh Boston Dynamics. Robot ini biasanya digunakan untuk mengawasi area konstruksi dan mengumpulkan data di daerah berbahaya.
Skuad robot cheerleader ini akan terus tampil di stadion PayPal Dome hingga 31 Juli. Sementara itu NPB akan mulai menguji coba untuk mengizinkan penggemar menonton langsung di stadion pada 10 Juli.
Komentar
Posting Komentar