Bukan Pagi atau Tengah Malam, Ini Waktu yang Tepat Untuk Bercinta
Saat ingin bercinta, kapan waktu favorit Anda? Menjelang tengah malam atau pagi hari? Ternyata waktu yang ideal untuk berbagi kehangatan dengan pasangan menurut ahli pukul 10 malam lho. Kenapa ya?
Hal ini diungkapkan oleh seorang penulis buku When-The Science of Timing, Daniel Pink. Ia menjelaskan saat jam 10 malam, melatonin sudah mulai bekerja hingga membuat tubuh lebih rileks tapi tidak sampai mengantuk.
"Jika Anda bercinta saat pukul 10 malam, tubuh yang rileks akan mempermudah seseorang untuk mendapatkan orgasmenya," jelasnya, dikutip dari Daily Mail.
Di waktu tersebut hormon oksitosin sedang banyak diproduksi tubuh. Hormon oksitosin atau hormon cinta sangat berperan penting dalam meningkatkan kepuasan saat mencapai orgasme.
Meskipun itu waktu terbaik, Pink menyarankan untuk tidak memaksa pasangan atau diri sendiri untuk berhubungan seks saat itu juga. Jika Anda atau pasangan kurang mood, momen bercinta tidak akan maksimal dan memuaskan.
"Saat pukul 9 malam, kadar hormonkortisol di dalam tubuh sedang berada pada puncaknya. Itu yang membuat munculnya rasa penat saat pulang bekerja dan gampang marah-marah karenakortisol sedang tinggi," ujarnya.
Kerap Keguguran, Wanita dengan 2 Vagina Akhirnya Bisa Melahirkan
Wanita dengan dua vagina belum lama ini membagikan kisahnya tentang kondisi langka yang ia idap. Setelah berjuang dengan kondisinya dan kerap keguguran, ia akhirnya bisa melahirkan anak perempuan.
Bethany McMillin, 27, hamil pada Oktober 2017 lalu memeriksakan dirinya ke dokter saat hamil 10 minggu. Saat itu ia tak menyangka ada sesuatu yang tidak biasa pada tubuhnya.
Bethany kemudian didiagnosis dengan kondisi langka yang disebut uterus didelphys yaitu saat seseorang memiliki dua uterus, dua serviks, dan dua vagina. Oleh karena itu, janinnya berhenti berkembang dalam enam minggu dan Bethany keguguran pada Januari 2018 ketika dia hamil tiga bulan.
"Dokter di sana juga memberi tahu saya bahwa USG menunjukkan bahwa saya memiliki dua rahim dan dua leher rahim," katanya dikutip dari Mirror.
Bethany sebelumnya telah merasa ada yang salah sebab setiap ia menstruasi, satu tampon tidak cukup untuk menyerap aliran karena darah ternyata keluar dari lubang vagina keduanya. Setahun setelah kehilangan bayi pertamanya, Bethany hamil lagi pada Desember 2018, tetapi kali ini dia merasa lebih berhati-hati.
Ketika ia memeriksakan kandungannya yang berusia 9 minggu, akhirnya Bethany senang bisa mendengar jantung bayinya untuk pertama kali. Akhirnya di bulan September 2019, ia bisa melahirkan putrinya.
Bethany mengakui bahwa menjadi ibu adalah satu-satunya pekerjaan yang dia inginkan, jadi ketika dia mengalami keguguran, itu adalah waktu yang menghancurkan baginya.
Tetapi ketika dia hamil, hidupnya dipenuhi dengan sukacita setelah menyambut putrinya ke dunia.
"Tuhan lebih kuat, dan semua yang Dia lakukan adalah untuk kebaikan kita dan untuk kemuliaan-Nya. Jadi, jangan putus asa, ada harapan," pungkasnya,
https://kamumovie28.com/yu-gi-oh-vrains-episode-111-subtitle-indonesia/
Komentar
Posting Komentar