Ambisi Dahsyat Elon Musk: Tanam Komputer di Otak Sampai Jelajah Mars
Elon Musk sering melontarkan prediksi ataupun keyakinan soal masa depan dunia teknologi maupun penjelajahan antariksa yang kerap mencengangkan. Bos Tesla dan SpaceX ini memang sejak lama punya pemikiran besar dan ingin merealisasikannya.
Berikut beberapa prediksi terbaru Elon Musk yang dihimpun dari berbagai sumber:
Bangun Pemukiman di Mars
Sudah cukup lama Musk ingin membangun koloni di planet Mars, bahkan mati di sana. Setelah SpaceX belum lama ini sukses meluncurkan astronaut NASA ke International Space Station, Elon Musk pun beralih fokus mempersiapkan pesawat untuk menuju ke planet itu.
Di Twitter, Musk yang juga bos Tesla ini menekankan bahwa Starship bakal digunakan untuk membangun koloni di planet lain. "Starship adalah kunci untuk membuat kehidupan multi planet dan melindungi sinar kesadaran manusia," cetusnya.
Itu karena suatu saat Bumi akan hancur, misalnya saat Matahari mencapai akhir hidupnya. Walau masih dalam kisaran miliaran tahun, Musk tampaknya ingin mempersiapkan diri dari sekarang.
"Itulah di saat seluruh kehidupan di Bumi akan terebus. Apa yang penting adalah seberapa lama peradaban bisa melompat ke Mars. Bisa jadi ini hanya memakan waktu pendek, dalam dekade," tulisnya.
Dalam rangka memastikan peradaban manusia akan bertahan dari kemungkinan kerusakan Bumi, Musk menyatakan kita harus mulai mengirimkan manusia ke Mars. Dari sana, ilmuwan bisa mulai mempelajari cara bagaimana membangun koloni berkelanjutan.
Di lain kesempatan, Musk pernah menyebut untuk membangun koloni di Mars membutuhkan setidaknya 1.000 sistem kendaraan antar planet. Selain itu, ia pun mengatakan kalau setidaknya membutuhkan waktu 20 tahun untuk mengirimkan benda yang dibutuhkan ke Mars.
Komputer Terkoneksi Otak Manusia
Elon Musk punya gagasan bahwa manusia harus terhubung dengan komputer, dalam rangka melawan perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Teknologinya dikembangkan oleh salah satu perusahaan Elon yang dinamainya Neuralink.
Neuralink sudah memberi teaser tentang sebuah produk yang secara efektif akan menghubungkan otak manusia dengan komputer. Caranya adalah dengan memakai chip yang diimplan.
November tahun 2018, Elon menjelaskan teknologinya akan melibatkan 'elektroda ke interface neutron dalam level mikro'. Bentuknya semacam chip serta kabel-kabel kecil yang diimplan di tengkorak manusia melalui operasi.
"Aspirasi jangka panjang dengan Neuralink adalah untuk mencapai simbiosis dengan AI dan mencapai semacam demokratisasi intelijensi, sehingga tidak dimonopoli oleh pemerintah dan korporasi besar," tutur Elon.
"Aku yakin hal ini bisa dilakukan, mungkin dalam satu dekade," kata dia seperti dikutip detikINET dari Daily Mail.
Pria yang ingin meninggal di planet Mars ini meyakini manusia harus mengekplorasi teknologi sejenis cyborg seiring perkembangan pesat AI. "Jika kita punya jutaan orang dengan link bandwidth tinggi ke ekstensi AI diri mereka sendiri, itu akan membuat mereka super pintar," papar Elon.
Mobil Otonom Penuh
Mobil Tesla memang telah memiliki sistem kemudi mobil otonom walau belum sempurna. Nah sang CEO Elon Musk, menyatakan teknologi kendaraan otonom Tesla yang benar-benar bisa mengemudi sendiri bakal rampung di akhir tahun ini.
Teknologi Autopilot level dua di Tesla saat ini masih mensyaratkan pengemudi waspada dan tangan tetap di setir. Namun menurut Musk, update software di masa depan akan menjadikan sistemnya level 5 tanpa perlu hardware baru.
"Saya sangat yakin bahwa level 5 atau otonomi yang lengkap akan terjadi dan saya pikir akan terjadi sangat cepat. Saya merasa kami sangat dekat," katanya dalam siaran video di ajang World Artificial Intelligence Conference di Shanghai.
https://cinemamovie28.com/cast/bethany-whitmore/feed/
Komentar
Posting Komentar